Sayangi jantung anda karena tidak ada serepnya

Mengunakan alat sensor detak jantung bagi pesepeda sudah menjadi barang umum. Sensor seperti pengukur heart rate dengan bentuk jam atau langsung di taruh di atas dada pengendara. Tetapi berapa ukuran denyut jantung yang aman bagi pengendara sepeda. Hal ini disesuaikan dengan faktor usia. Ukuran denyut jantung berbeda antara mereka yang masih muda dengan orang tua.

Mengukur detak jantung haruslah dalam kondisi prima, anda harus tidur cukup dan tidak sakit. Dalam kondisi yang sehat barulah alat ini dapat menjadi ukuran atau catatan medis anda selama berkendara sepeda. Maksimum denyut jantung yang di ijinkan adalah 220 detak per menit sebagai ukuran teratas

Fungsi dari heart rate atau pengukur denyut jantung hanyalah alat pencatat denyut jantung selama beraktifitas. Tugasnya untuk memberikan peringatan bila denyut jantung melewati batas maksimum yang diatur penguna.
Bagaimana mengetahui batas rata rata denyut jantung maksimum anda

Ada 2 teknik mengukur detak jantung maksimum dengan faktor usia vs berat badan
Semakin berumur maka kecepatan kerja jantung maksimum semakin rendah. Dibawah ini ukuran umum untuk denyut maksimum bagi mereka yang suka berolahraga seperti pengendara sepeda yang berhubungan dengan faktor usia.



Perhitungan diatas adalah hitungan umum untuk mendapatkan angka maksimum denyut jantung sesuai faktor usia dan berat badan.

Untuk hitungan dalam kegiatan, bisa dilihat dibawah ini
Ada ukuran maksimum sesuai batas denyut jantung anda dengan aktivitas yang anda lakukan.
Disarankan untuk mereka yang berolah raga hanya mengunakan rata rata pada garis biru (70-80%) secara kontinue.



Detak Jantung (Jun 2019)

Jika detak jantung atau denyut jantung seseorang konstan diatas 100 kali permenit. Hal tersebut dikenal dengan Takikardia / Tachycardia.
Bila terjadi, seseorang harus berkonsultasi ke dokter. Terutama bila terjadi gejala seperti sesak dana, kelelahan atau sesak napas.

Jantung istirahat tapi menunjukan 100 kali permenit. Itu tandanya ada masalah kata Dokter ahli jantung Jennifer Haythe MD, direktur Columbia Women Heart Center.
Anda mungkin sedang mengalami dehidrasi, memiliki masalah kebugaran fisik yang buruk, atau tertanda masalah serius dari jantung dan paru paru.

Bila seseorang tidak terlalu bugar, detak jantung berada dibawah 60 kali permenit. Disebut Bradikardia / Bradycardia.
Biasanya seseorang mengalami pusing, atau tidak nyaman di bagian dada.
Detak jantung yang lambat juga berdampak hal berbeda kata Haythe.
Kalau seseorang memang bugar, itu baik
Tapi seseorang dengan detak jantung dibawah 60 perrmenit dan merasa tidak sehat. Secepatnya ke dokter dan melakukan rekaman EKG.

Yang mempengaruhi detak jantung

Umur: RHR dapat menurun seiring bertambahnya usia, menurut beberapa penelitian.
Gender: Rata-rata, RHR wanita cenderung dua hingga tujuh ketukan per menit lebih tinggi daripada pria.
Suhu udara: RHR dapat meningkat selama cuaca panas, tetapi biasanya tidak lebih dari 10 bpm.
Emosi: Perasaan stres, kecemasan, atau bahkan kebahagiaan yang kuat dapat meningkatkan RHR Anda.
Posisi tubuh: RHR bisa 3 bpm lebih tinggi ketika duduk dibandingkan berbaring. Demikian pula, RHR cenderung sedikit meningkat saat berdiri.
 Obat: Obat resep seperti antidepresan dan beta blocker dapat menyebabkan RHR Anda lebih tinggi atau lebih rendah daripada jika Anda tidak minum obat.

Normal dan sehat

Angka detak jantung antara orang normal tidak selalu sama dengan orang sehat.

Seorang pria paruh baya akan memiliki RHR 75 bpm atau lebih tinggi. Akan berdampak dengan resiko 2x lebih tinggi bagi kehidupan dalam 11 tahun mendatang. Dibanding pria yang memiliki RHR 55 atau lebih rendah.

Idealnya ketika jantung istirahat akan berada antara 50 - 70 bpm kata Hyathe. Untuk memeriksa rata rata, dapat dilakukan setiap 1 bulan sekali.

Perlu diketahui juga, ketika orang berolah raga lalu istirahat. Detak jantung akan meningkat dan turun dengan cepat dalam beberapa menit.

Jadi jangan salah menghitung detak jantung. Bila tinggi 120bpm diartikan anda tidak akan mencapai angka tersebut.
Ketika anda berjalan cepat, bisa saja detak jantung naik diatas 100bpm. Dan dampaknya juga meningkatkan tekanan darah.

Artikel ini bertujuan untuk pendidikan dan informasi yang diberikan sebagai pendapat secara umum dalam kesehatan dan medis.
Pendapat harus di dapat dari dokter atau penyedia layanan kesehatan.



Selanjutnya kalkulator dengan umur