Installasi yang benar antara bagian atas silinder shock breaker dengan bagian atas stem.
Antara rongga bagian stem dengan tiang shockbreaker harus memiliki kedalamanan atau rongga
antara 2-3 sampai 4 mm.
Sesuaikan kebutuhan, ukuran 2,3,4 mm tidak mutlak.
Mengapa jarak atau rongga antara stem dan silinder shockbreaker dibutuhkan.
Ketika tutup headset dikencangkan maka tiang shockbreaker akan terangkat keatas dan stem akan
terdorong turun.
Tutup headset terhubung dengan baut jangkar atau baut bintang yang ditanam di dalam tiang silinder shockbreaker. Fungsinya untuk menahan tarikan dari tutup headset dibagian atas.
Ketika tutup headset dikencangkan, maka
jangkar headset akan menahan baut tutup headset. Sehingga bagian atas tutup headset akan menekan stem
kebawah.
Disinilah fungsi tutup headset, untuk memudahkan penguna sepeda MTB melakukan service sendiri bila dibutuhkan.
Posisi seperti gambar diatas, bagian headset juga membantu beban stem yang menahan bagian silinder shock breakerBagaimana bila tiang silinder shockbreaker sudah terlanjur terpotong pendek.
Bila silinder shockbreaker sudah terlanjur dipotong terlalu rendah. Sementara bagian stem
dan tiang shockbraker sudah terlanjut sejajar atau melebihi bagian atas stem.
Ada 2 cara, pertama dengan memotong bagian silinder shockbreaker untuk memberikan space atau rongga.
Cara lain dengan menambahkan O ring.
Pasangkan tambahan O ring yang dibutuhkan Ada 3 ukuran berbeda dari ketebalan O ring. Yaitu ukuran penuh,
separuh dan seperempat. Bisa dipilih O ring terkecil untuk memberikan rongkat pada sisi dalam stem dan tiang silinder shockbreaker. Anda dapat mengatur sesuai kebutuhan spacer O ring sesuai posisi stem dan tutup headset.
Seperti gambar dibawah ini, tambahan O ring kecil dan setengah menjadi kombinasi yang baik.
Dengan menambahkan O ring paling kecil, maka bagian bibir stem akan terangkat sekitar 2-3mm.