Sebagai penggemar olah raga bersepeda dan juga olah raga lainnya yang jelas sangat berkaitan dengan kesehatan jantung, tentu kita harus peduli terhadap fungsi dan gangguan jantung yang dapat menghambat sampai menghentikan kerja jantung.

Sudah beberapa kali kita juga mendengar berita mereka yang suka berolahraga meninggal dunia karena penyakit jantung. Ada bermacam macam penyakit jantung, dan beberapa diantaranya bisa tanpa gejala ataupun ada gejala tetapi biasanya pengidapnya tidak menghiraukan gejala yang timbul dan cenderung meremehkannya.

Ciri serangan jantung

Sebelum lebih jauh, kenaili beberapa ciri serangan jantung
Kelelahan. Dr Stacey ahli kardiologi Go Red meengatakan ini adalah salah satu gejala paling umum, teruatama untuk wanita. Mereka yang kesulitan melakukan aktivitas seperti yang biasa mereka lakukan. Selama serangan jantung, aliran darah ke jantung berkurang.  Merasakan hal seperti ini ada baiknya pergi ke dokter untuk melakukan cek EKG.

Masalah di bagian punggung, lengan dan dada.


Rasa nyerih di bagian dada, lengan dan punggung merupakan tanda serangan jantung. Penjelasan dari MyHeartSIsters.org, ketika otot jantung kehabisan oksigen, karena arteri tersumbat. Akan muncul rasa sakit melalui saraf. Otak manusia akan kebingungan dari mana asal sakit tersebut, apakah dari lengan, rahang, bahu, siku, leher karena letaknya berdekatan. Orang kadang mengabaikan rasa sakit di luar bagian dada. Sebagian mengatakan saya merasa sakit saat berolahraga, jadi mereka mengira sakit disebabkan olahraga.

Sesak napas
Jika naik tangga yang biasa dilakukan tidak masalah, namun suatu saat terasa terengah-engah. Curigai masalah di jantung. Bila bangun tidur merasa sesak napas, itu juga pertanda ada sesuatu yang tidak beres.  Karena jantung berperan penting mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, dan mengeleuarkan gas CO2, aliran yang tersembat dapat mempengaruhi pernapasan. Mayo Clinic

Informasi diatas hanya beberapa ciri yang dapat dialami seseorang

Mengenal macam-macam penyakit jantung :

Jantung merupakan salah satu organ tubuh paling vital. Setiap detik, bekerja tanpa henti untuk memompa dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Penyakit jantung dapat disebabkan dari serangan jantung dan urat-urat darah. Jenis penyakit jantung juga bervariasi. Berikut adalah macam-macam penyakit jantung yang mematikan.

Jantung koroner

Jantung koroner merupakan salah satu penyakit yang paling umum diderita orang dan dapat menyebabkan kematian. Penyakit ini dapat membuat penderitanya mendapat serangan jantung mendadak. Jantung koroner terjadi pada pembuluh darah , arteri koroner menyempit / tersumbat.

Hal ini mengakibatkan oksigen dan nutrisi tidak dapat mengalir dengan baik ke jantung sehingga fungsi jantung sebagai pemompa darah menjadi terganggu. Agar bisa terhindar dari ancaman kematian akibat jantung koroner, sebaiknya mulai memperhatikan hal-hal berikut.

  • Jauhi segala sesuatu yang bisa membuat Anda stres.
  • Hindari makanan berkolesterol tinggi dan mengandung lemak yang jenuh karena salah satu bentuk penyempitan pada arteri koroner ini diakibatkan oleh lemak jenuh.
  • Rajin mengonsumsi buah-buahan dan sayuran segar, misalnya bawang putih. Bawang putih dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol serta membantu kerja satin untuk menghancurkan lemak yang menyumbat arteri.
  • Hentikan kebiasaan merokok.
  • Melakukan olah raga secara teratur, namun jangan berlebihan.
  • Lakukan konsultasi dengan dokter Anda secara berkala.


Stroke

Stroke merupakan salah satu penyakit jantung yang terjadi akibat minimnya pasokan darah yang mengalir ke otak atau terjadinya pembuluh darah yang pecah. Hal ini dapat terjadi karena cabang pembuluh darah terhambat oleh emboli. Orang yang menderita stroke dapat mengalami kelumpuhan pada sebelah tubuhnya, bisa bagian kiri atau kanan. Bisa juga menyebabkan hilang ingatan sebagian atau hilang kemampuan berbicara.

Ada dua jenis stroke, yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik. Stroke iskemik terjadi karena terhentinya aliran darah ke otak. Sementara stroke hemoragik atau stroke pendarahan, terjadi kerena pecahnya pembuluh darah sehingga aliran darah terganggu. Darah yang keluar kemudian merembes dan keluar di otak.

Agar bisa terhindar dari stroke, sebaiknya mulai memperhatikan hal-hal berikut.
  • Buanglah jauh-jauh pikiran yang bisa mengganggu kebahagiaan dan membuat Anda stres. 
  • Jauhi asap rokok dan hentikan kebiasaan merokok, apabila Anda perokok.
  • Rajin konsultasi dengan dokter dan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin agar dapat mengontrol tekanan darah tinggi.
  • Mengurangi makanan berlemak dan berkolesterol tinggi.
  • Olah raga bisa membakar lemak dalam tubuh. Jadi, jika Anda jarang berolah raga, mulailah melakukannya. Anda bisa memilih jenis olah raga yang Anda sukai.
  • Perbanyak asupan buah-buahan yang kaya serat.
  • Jauhi segala jenis minuman keras.


Hipertensi



Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyebab terjadinya stroke dan serangan jantung. Penyakit ini timbul karena adanya peningkatan tekanan darah di atas batas normal, yaitu lebih dari dari 140/90 mmHg, atau dalam jangka waktu yang lama.

Dilihat dari penyebabnya, hipertensi dapat dibedakan menjadi hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Hipertensi primer merupakan jenis hipertensi yang belum diketahui penyebabnya. Sementara hipertensi sekunder, merupakan hipertensi yang penyebabnya dapat diketahui, seperti kelainan hormonal, gangguan pada kelenjar tiroid, kelainan pembuluh darah, obat-obatan tertentu.

Penyakit ini masih dapat dicegah dengan melakukan beberapa hal positif seperti berikut.
  • Mengatur pola makan yang baik.
  • Tidak banyak melakukan aktivitas berlebihan hingga membuat tubuh cepat lelah.
  • Hindari kebiasaan merokok atau minum minuman keras.
  • Rajin olah raga, seperti jogging, bersepeda, aerobik.
  • Hindari makanan berkolesterol dan mengandung lemak jenuh.
  • Kurangi asupan garam ke dalam tubuh.
  • Bebaskan pikiran dari stres dan biarkan tubuh merasa rileks.


Serangan Jantung

Serangan jantung bisa terjadi karena banyak sebab. Namun, sebab utamanya karena aliran darah yang menuju ke otot-otot  jantung terhambat. Hal ini membuat jantung tidak berfungsi sama sekali dan biasanya terjadi secara mendadak atau tiba-tiba. Umumnya, serangan jantung terjadi karena pembuluh arteri mengalami penyempitan yang berlangsung selama bertahun-tahun. Kondisi ini bisa timbul akibat adanya timbunan lemak pada dinding arteri.

Faktor-faktor yang bisa manjadi penyebab terbentuknya timbunan lemak, di antaranya obesitas, hipertensi, merokok, diet yang tidak tepat, dan kurangnya olahraga.



Gagal Jantung

Gagal jantung ditandai dengan tidak maksimalnya kerja jantung sehingga jumlah darah yang dipompanya tidak mencukupi kebutuhan normal metabolisme tubuh. Persediaan darah pun berkurang sehingga sel-sel mati akibat kekurangan oksigen yang dibawa dalam darah itu sendiri. Akan tetapi, ini tidak berarti bahwa jantung berhenti bergerak secara tiba-tiba seperti ’serangan jantung’.

Pada penderita gagal jantung, detakan jantungnya tidak berjalan normal. Salah satunya karena rusaknya otot jantung. Bisa juga terjadi karena beban jantung yang berlebihan atau kombinasi keduanya.



xxx

Selain daripada penyakit jantung, ada beberapa penyakit yang seringkali tanpa sadar sudah kita mengindap tetapi kita tidak hiraukan gejalanya sehingga baru diketahui setelah penyakit tersebut parah dan mengakibatkan rasa sakit, kehilangan fungsi pada satu atau beberapa bagian tubuh, atau bahkan kematian.

Beberapa penyakit dan ganggan kesehatan yang mengancam tanpa kita sadari diantaranya :
  • Asam Urat
  • Kadar Gula Darah yang tinggi
  • Hyper Cholesterol
  • Gangguan pada system kelistrikan jantung
  • Kelainan fungsi paru-paru, ginjal dan hati.