Goesbike - http://www.goesbike.com
Keliling dunia Leon dari New York, Australia, Asia dan kembali ke Inggris
http://www.goesbike.com/articles/1170/1/Keliling-dunia-Leon-dari-New-York-Australia-Asia-dan-kembali-ke-Inggris.html
Dondy Sudjono
Dondy Sudjono.
Engineering, designer,
cycling, climbing, travelling
 
By Dondy Sudjono
Published on 27 March 2011
 
Awal tahun 2010 si bang Leon McCarron memulai perjalanannya dari kota New York US.Dia berangkat tanpa dukungan, tetapi punya ambisi menaklukan dunia dengan sepeda. Perjalan pertamanya saja tidak kepalang tanggung, 6000 mil melintas Amerika Utara sampai Vancouver Canada. Perjalanan kedua 2000 mil, melintas di Selandia Baru, di ikuti 2500 mil di Australia.

Awal tahun 2010 si bang Leon McCarron memulai perjalanannya dari kota New York US.Dia berangkat tanpa dukungan, tetapi punya ambisi menaklukan dunia dengan sepeda. Perjalan pertamanya saja tidak kepalang tanggung, 6000 mil melintas Amerika Utara sampai Vancouver Canada. Perjalanan kedua 2000 mil, melintas di Selandia Baru, di ikuti 2500 mil di Australia. Belum selesai sampai disitu saja, dia terbang ke Kamboja, Laos, Vietnam dan China.

Leon McCarron adalah pemuda assal Irlandia Utara, bermimpi untuk berpetualang dengan waktu sangat panjang dengan sepeda. Dia tertarik membuat dokumentasi tentang sebuah perjalanan solo. Padahal dia sudah memiliki pekerjaan sebagai cameramen.

Selama perjalanannya, dia sudah berbicara diberbagai kalangan dari pengacara yang kaya di New York sampai seorang pemain musik jalanan di Michigan, bertemu seorang seniman asal Jepang dengan sendal jepit di Eropa. Dia pernah mendapatkan tempat tidur yang mewah dari sebuah hotel, sampai dia pernah tidur di parit pinggir jalan. Semua fasilitas yang didapat gratis. Tetapi perjalanannya penuh tantangan, dari bertemu beruang, tornado sampai yang tidak karuan juga di alami dirinya.

Bila di hitung, total perjalanan yang ditempuh mencapai 14 ribu mil selama setahun. Biaya yang dikeluarkan sekitar 3.5 pounsterling setiap harinya.
Katanya, jangan membayar untuk tidur, cari yang gratis agar lebih hemat serta mencari tempat yang aman untuk beristirahat.
Paling apes katanya ketika melwati jalur Highway 1 di Vietnam. Lalulintas disana memang gila dan kesulitan berkomunikasi. Dia 7 hari dijalan yang panjang tersebut dan kehujanan serta disemprot oleh asap truk sepanjang jalan

Berapa jarak tempuh sehari, Leon menyebutkan sekitar 130 mil perhari atau sekitar 200km perhari dalam kondisi apapun.

Leon baru balik ke kampung pada 5 Maret 2011 lalu di St Paul Cathedral London. Leon mengunakan sepeda khusus Santos Travel Master