Perjalanan ke Bogor

            Waktu masih menunjukkan pukul 05.30 pagi…, setelah sarapan sereal segera gue meluncur masuk ke Tol JORR yang nyambung dengan Jagorawi untuk menuju lokasi keberangkatan tour pagi ini di kampus IPB Darmaga Bogor. Asli, masih ragu-ragu juga sebenernya mengingat jam 1 pagi dan jam 3 pagi mendadak perut gue melilit, disertai mual dan buang air sampe 3 kali dan baru reda setelah menenggak setengah botol Mylanta kecil untuk meredakan sakit melilit.. Tapi rasa jiwa corsa, tanggung jawab sebagi pemandu tour karena Porki dan Rama tidak bisa ikut otomatis membuat rasa sakit dan ragu-ragu menjadi sirna dan tetap keputusan akhirnya….”Berangkat….!!!!!”

            Di bagasi Carvie sudah siap dua ranpur Marin One dan Black Hawk, khusus Marin One sudah diganti kakinya dengan ban slick untuk mengantisipasi tanjakan gila sebelum Curug Luhur, sementara Black Hawk tetap dengan kaki paculnya untuk mengantisipasi jangan-jangan ada perubahan rute pagi ini. Kriiing……., gue udah dikilometer 8 dengan Bali Qil….., kata camar telpon tepat jam 05.45 pagi saat gue sudah memasuki Jagorawi dari arah JORR (Jakarta Outer Ring Road). Gak lama kemudian adik kita Edo telpon lagi…, Qil…. Gue udah di IPB Darmaga nich…, parkir dimana yang enak…??? Ente piker gue tukang parkir….???? He he he….. Do…!!! Gue juga belum pernah survey parkiran di IPB Darmaga situ…, lebih baik loe karena ada waktu datang duluan, segera cari tempat yang aman, teduh dan cukup untuk kita parkir serta rakit ranpur kita..

            Tepat jam 06.30 gue dan Bali sampai di Kampus IPB Darmaga Bogor, kurang lebih 5-7 km sebelah barat kota Bogor. Oh iya…., sebeneranya dari Tol Jagorawi kalo pagi hari lebih cepat keluar di sirkuit Sentul, ambil kanan kearah Jalan Raya Bogor yang lama dan kemudian menyusuri jalan raya bogor lewat Ciluar, Markas Brimob Kedunghalang dan Markas POM Kostrad maka kita akan ketemu jalan arah kanan menuju ke Parung dan Darmaga. Begitu belok kanan lewat jembatan besar, terus saja sampai ketemu pertigaan bentuk huruf Y dan kita datang dari arah huruf Y yang dibawah. Ambil kiri (kekanan arah parung), ketemu lampu merah (perempatan dari atang Sanjaya dan parung) kita terus aja, lewatin terminal angkot Bubulak dan setelah mentok ketemu lampu lalu lintas kita belok kanan lebih kurang 3 km….. maka sudah sampailah di kampus Darmaga. Kalau keluar di kota Bogornya kadang juga macet parah baik di terminal Baranangsiang, Tugu Kujang, depan RS PMI dan Kebun Raya Bogor serta disamping Mall Jambu Dua yang sering dipadati angkot; sesuai dengan julukan kota Bogor saat ini : “Kota Sejuta Angkot”


Sekilas perjalanan menuju Curug Luhur:

            Wah, ternyata setelah dihitung ulang dilokasi pemberangkatan hanya 4 pendekar yang pasti berangkat pagi ini (Gue, Camar, Edo dan Bali), dan beberapa bikers yang sudah janji mau gabung ternyata tidak terlihat sama sekali dilokasi. The Show Must go On... Jam sudah menunjukkan pukul 06.45 pagi, dengan cepat 4 ranpur dirakit masing-masing pilot termasuk Ranpur paling baru dari anggota kita bermerek Specialized, yang dipiloti oleh Kapt. (Pnb) Edo; pilot termuda dijajaran PL Bikers. Tidak seperti biasanya....(he,he,he.... ketawa dulu ah...!!!), baik Edo, Camar dan Bali semua pake seragam lengkap dalam artian pake kostum yang memang untuk sepedaan. Bali yang paling mantab (please see picture), pake putih Mizuno diatas dengan celana super ketat ukuran M (jangan-jangan S kali bal...???), yang menonjolkan semua yang memang menonjol dari punggawa salah satu perusahaan besar di Ibukota ini. Manstab bal...., mo sepedaan atau cari anak angkat di Cinangneng boss...??? 

Image and video hosting by TinyPic

            Tak lupa pemanasan singkat diparkiran kampus IPB yang maha luas sebelum kita berangkat tepat jam 7 pagi sesuai janjian. Brengsek juga kita-kita ini pas gue inget belakangan..., kali ini pemanasan inget.... eeeh, berdoa bersama yang kelupaan. Dasar...!!!! Dikampus itu sekitar puluhan dan mungkin ratusan warga sekitar berolah raga pagi, bersenda gurau dan berkumpul diarea itu, tetapi lucunya tidak ada yang pake sepeda kecuali 4 pendekar dari antah berantah ini. Makanya pas kita rakit sepeda dan start banyak sekali pandangan heran dari penduduk menatap kita seperti melihat Allien dari planet lain... Meskipun ada juga wajah-wajah desa yang cukup menarik untuk dilihat, tetapi karena tujuan tidak kesitu maka tetap kita concern untuk Go to Curug Luhur...!!!