|
|
Ada 1 baut pembantu menahan posisi RD menahan RD tidak membentur Chainstay
Perbaikan dari Shimano Shadow
Disain RD Shimano model lama ternyata sedikit bermasalah, khususnya ketika sepeda melintas di medan agresif. Kondisi roda belakang menyentuh tanah setelah sepeda melompat, seringkali terdengar benturan pada bagian roda belakang. Terlebih ketika tarikan rantai sedang lemah, yaitu posisi gigi belakang dan depan pada gear besar maka bagian lengan RD akan bergerak lebih naik membentur frame (bagian batang chain stay). Efeknya akan terdengar bunyi berkali kali dibagian roda belakang. Semakin dekat posisi lengan RD ke chain stay, maka akan lebih sering terdengar bunyi benturan dibagian belakang sepeda. Efek ini hanya terjadi ketika melewati medan jalan yang buruk seperti makadam Gambaran animasi tiang RD non Shadow / Shimano RD lama, memberikan gambaran seperti apa lengan RD membentur bagian chain stay. Gerakan lengan RD dibagian belakang akan bergerak naik turun. Ketika roda kembali menyentuh tanah, posisi RD seakan terdorong dengan sendirinya sampai menyentuh chain stay. Atau medan jalan makadam dimana posisi ban belakang akan terguncang akan membuat gerakan RD Shimano bergerak. Ditambah posisi tarikan rantai yang tidak menahan bagian RD sehingga lengan RD ikut tertarik keatas dan membentur bagian frame sepeda berkali kali. Disini kelemahan RD biasa (non Shadow), lengan RD bagian atas akan terguncang ketika melewati jalan tidak rata. Sehingga menimbulkan bunyi pada bagian belakang sepeda. Sedangkan model Shimano Shadow memiliki satu tiang baut untuk menahan gerakan lengan RD yang berfungsi sebagai baut pembatas. Apakah perbedaan dan perubahan dari rancangan RD Shimano tipe Shadow. Pada gambar dibawah ini letak perbedaan dari rancangan RD Shimano Shadow. RD Shimano Shadow memiliki 3 baut, 2 baut untuk mengatur Low dan High posisi pemindah gigi. Satu baut paling luar berfungsi untuk menjaga posisi RD tidak bergerak naik berlebihan sampai menyentuh (membentur) chain stay. Posisi gerakan RD Shadow maksimum akan dijaga sejajar atau horisontal (default) dengan garis chain stay. Gerakan RD hanya bergerak sampai batas tertentu sampai limit yang ditentukan oleh baut ke 3. Bila diperlukan, untuk menurunkan pergeseran posisi RD lebih rendah, sehingga posisi RD lebih aman dan tidak bergerak terlalu tinggi. Gambar bawah bagian baut ke 3 untuk menjaga batas limit penahan gerakan RD. ![]() Gambar dibawah adalah letak baut pengatur pergerakan RD, dilihat dari sisi dalam. ![]() Untuk lebih jelas, pada gambar dibawah. Ujung baut ke 3 terlihat pada anak panah akan menahan posisi RD ketika bergerak naik turun. Baut nomor 3 inilah yang menjaga posisi RD tetap horisontal sejajar dengan tiang chain stay (frame sepeda). Walaupun pergerakan dari tarikan rantai terjadi, tiang RD tidak akan naik sampai menyentuh tiang chain stay karena akan ditahan oleh sebuah baut ke 3. ![]() Kesimpulan
|
|
|||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||