Melihat sejarah dari Kasepuhan Ciptagelar dan letaknya yang jauh dipedalaman serta mendengar cerita-cerita dari beberapa rekan Pecinta Alam, Off Roaders, Bikers maupun Gowesers yang pernah mengunjungi Kesepuhan Ciptagelar ini, beberapa rekan-rekan dari Esia Gowes mulai membuat rencana mengunjungi daerah ini dengan bersepeda. Karena satu dan lain hal maka Trip to Ciptagelar ini baru bisa berlangsung dari tanggal 3 sampai dengan 5 Juni 2011 yang lalu.

Dalam Trip kali ini team Esia Gowes sebagai tuan rumah kedatangan beberapa anggota dari komunitas pecinta sepeda gunung Indonesia seperti dari SJN (Sepeda Jelajah Nusantara), KGB (Komunitas Gowesers Bandung), Gebrakers, C4, Pangudi Luhur Cycling Brotherhood (PL Cybro) dan komunitas Vittorio Pamulang yang menurunkan Pak Yanto dan Pak Ujang yang sudah pernah masuk track ini sebanyak 4 kali.Dan 2 gowesers asing yakni Piotr asal Polandia dan Jasson asal Kanada.

Hari Jum’at 3 Juni 2011 perjalanan diawali dari Desa Cipeteuy, Kabandungan sebagai Base Camp malam pertama dan t keesokan harinya menuju Kasepuhan Ciptagelar. Para peserta menumpang dirumah penduduk Desa Cipeteuy yang disediakan panitia.

Hari pertama

Pagi sebelum subuh di Cipeteuy , peserta mulai berkemas untuk perjalanan pagi. Sholat berjemaah para gowesers berlangsung khusyuk dan setelah sarapan pagi nasi goreng lengkap dengan telur mata sapi.
Seluruh peserta diberikan briefing singkat oleh Om Hendra Munandi selaku Road Captain track kali ini.


Foto sebelum start



Lintasan jembatan menyeberang sungai di Pameungpeuk



Medan masih ramah, berupa aspal hancur dengan kerikil lepas disana sini. Tapi secara perlahan peluh mulai membasahi tubuh seiring dengan tanjakan demi tanjakan yang kami lalui untuk menuju Desa Pameungpeuk yang merupakan desa terakhir sebelum masuk ke kawasan Taman Nasional Gunung Halimun.



Dwi punggawa SJN sedang nanjak ke kawasan Taman Nasional Gunung Halimun



Tanda area kawasan taman nasional Gunung Halimun Salak