Program berbagi sepeda atau mengunakan sepeda bersama sama untuk transportsi didalam kota sudah banyak digelar di Amerika dan beberapa negara Eropa. Program bike share tidak murah, karena membutuhkan banyak sepeda, butuh tempat parkir khusus untuk mengunci sepeda, dan biaya infrastruktur penunjang lain seperti pengawasan sepeda, sistem GPS, chip card, cara pembayaran dan lain lain.
Satu rancangan baru disebut Sobi atau Social Bicycles. Teknik ini lebih mudah, tidak memerlukan alat docking / tempat parkir sepeda khusus, sepeda tersebar dimana saja sesuai pengunanya. Mirip seperti Car2Go, layanan penyewaan mobil dimana penyewa bisa mengunakan kendaraan dan meninggalkan mobil setelah dipakai dimana saja.
Sobi mengunakan sistem berbeda. Memakai alat GPS agar penguna lebih mudah menemukan keberadaan sepeda. Setiap member cukup memasukan deposit sebagai member, lokasi sepeda dapat dilihat melalui layar handphone, permintaan untuk mengambil sepeda dapat di pesan melalui website. Setelah memesan via internet, penguna cukup mencari sepeda yang sudah dituju dalam waktu 15 menit, lalu masukan pin dan kunci sepeda dapat dibuka. Setelah sepeda digunakan , penguna harus mencari tempat parkir sepeda, dan memasukan gembok sepeda kembali. Selanjutnya pengendara lain yang ingin mengunakan dapat mengetahui sepeda yang telah digunakan tersebut.
Bagaimana instrumen yang dipakai. Setiap sepeda memiliki alat elektronik, dari pengunci, pembuka dengan tombol pin dan alat GPS. Untuk power mengunakan solar cell.
Teknik ini membuat layanan sepeda tanpa rumah, alias sepeda digelar dibanyak tempat. Pengaturan sepeda hanya dipetakan melalui computer pusat atau jaringan internet. Biaya Soci pertama hanya dikenakan 10 dollar selama 1 jam, atau 5 dollar perjam setelah melewati batas waktu.