Mountain Bike News, Mountain Bike Review, Travel and Adventure Goesbike.com Media - http://www.goesbike.com
Tubular vs Clincher, What is the Difference
http://www.goesbike.com/articles/1615/1/Tubular-vs-Clincher-What-is-the-Difference/Page1.html
Budhi Prakoso
Entrepreneur
Budhi Prakoso. Diving & Golf is old, cycling is a sport to train the heart. Slope, is my favorite 
 
By Budhi Prakoso
Published on 30 December 2011
 
Ban Tubular mulai merambah pasar sepeda gunung. Awalnya ban Tubular memiliki pasar tersendiri bagi sepeda Road Bike, Cyclecross, baru baru ini sebuah produsen wheelset menawarkan sistem Tubular bagi sepeda Cross Country (aka sepeda gunung). Apa perbedaan Tubular vs Clincher, apakah hanya harga saja, atau berat atau ada keunggulan lain untuk ban Tubular

Disain Tubular vs Clincher
Ban Tubular mulai merambah pasar sepeda gunung. Awalnya ban Tubular memiliki pasar tersendiri bagi sepeda Road Bike dan Cyclecross, baru baru ini sebuah produsen wheelset menawarkan sistem Tubular bagi sepeda Cross Country (aka sepeda gunung). Apa perbedaan Tubular vs Clincher, apakah hanya harga saja, berat atau ada keunggulan lain untuk ban Tubular

Ban tipe Tubular sudah umum digunakan untuk sepeda balap atau sepeda Triathlon. Yang baru baru ini muncul, produk ban Tubular memungkinkan digunakan untuk ban sepeda gunung. Ban tubular memang berbeda dibanding ban biasa. Dari sisi velg / rim dan bentuk ban sendiri yang berfungsi sebagai ban luar dan ban dalam. Bila di gambarkan bentuk ban Tubular, mirip kebalikan dari ban Tubeless.

Seperti apa bentuk Tubular atau apakah ban Tubular. Untuk memberikan gambaran seperti dibawah ini
Untuk velg atau rim tubular memilii bentuk berbeda, tidak memiliki pengait ban luar. rancangan ban Tubular tidak memerlukan pengait seperti ban biasa / Clincher.



Dibawah ini bentuk RIM untuk ban Tubular vs Clincher. Gambar kiri Tubular Rim, memiliki cekungan seperti huruf U, tidak ada penahan / pengait untuk ban. Gambar kanan adalah Clincher Rim dengan penahan untuk ban luar seperti pengait.




Keuntungan dan kelemahan antara Tubular vs Clincher

Perbedaan ban Tubular dan Clincher.

Gambar dibawah adalah ilustrasi antara ban Clincher dengan Tubular.
Ban Clincher ketika di pompa membuat ban mengembang, ban luar akan ditahan oleh pengait Rim sehingga tidak lepas dari roda.
Sedangkan ban Tubular dapat langsung dipasang tanpa peralatan, ketika di pompa ban  Tubular  akan ditahan oleh perekat (lem) serta ditahan oleh belt ban tubular di sisi dalam berubah, bentuknya seperti ikat pinggang untuk ban.



Siapa yang memakai ban jenis Tubular.
Umumnya penguna ban Tubular diperuntukan untuk mereka yang profesional atau kelas atlit. Tetapi memungkinkan penguna ban Tubular digunakan untuk pesepeda biasa.

Kelebihan dan kekurangan ban Tubular vs Clincher

Ada beberapa pendapat dari kelebihan dan kekurangan, termasuk pengalaman dari si pemakai.

Kelebihan Clincher.
  • Mudah diganti dengan bantuan ban dalam, antara Tubeless dan Non Tubeless.
  • Relatif lebih murah , ban mudah didapat karena ban Clincher adalah ban standar kebanyakan sepeda.
  • Mudah membawa ban (dalam) penganti bila terjadi masalah.
  • Banyak pilihan variasi ban jenis Clincher

Kekurangan Clincher.
  • Relatif lebih berat dibanding sistem Tubular.
  • Kalah nyaman dibanding Tubular.
  • Terjadinya Snake Bite pada ban bisa terjadi.
  • Memiliki batas maksimum untuk tekanan angin pada ban, bila terlalu kuat memungkinan ban luar terdorong dari pengait rim

Kelebihan ban Tubular
  • Tidak memerlukan ban dalam. Ban luar dan dalam menyatu dalam satu unit ban.
  • Ringan (sudah pasti), lebih ringan dari ban tubeless, lebih ringan lagi dibanding ban konvensional dengan ban dalam. Hitung saja, bobot rim 100g + ban dalam 100g x 2 roda = 400g menghilang dari berat sepeda.
  • Sebagian yang pernah mengunakan mengatakan memberi kesan mulus ketika dipakai
  • Umumnya digunakan untuk ban bertekanan tinggi, seperti sepeda Road Bike
  • Tidak mengalami snake bite.
  • Mudah dipasang ketika diganti, ban tinggal ditarik dari velg dan dipasang ban baru (menurut produsen)
  • Dari sisi keamanan, bila ban kempes mendadak dan sepeda dalam kecepatan tinggi. Posisi ban tidak akan terlepas dari roda sehingga lebih aman dibanding ban Clincher.

Kekurangan ban Tubular.
  • Harganya relatif mahal, mungkin sangat mahal bila dibandingkan ban Clincher.
  • Velg atau rim hanya diperuntukan bagi ban Tubular, tidak bisa pasang untuk ban Clincher.
  • Bila bocor, sulit diperbaiki atau bocor langsung dibuang.
  • Ada yang mengatakan, butuh waktu 24 jam setelah ban dipasang dan dipompa sebelum digunakan (berdasarkan pengalaman)
  • Bila ditengah jalan bocor, lalu diganti dengan ban baru. Perlu berhati hati sampai bagian perekat benar benar menyatu dengan velg
  • Ada yang mengalami kesulitan ketika ban terjadi bocor, ketika ban Tubular diganti menjadi sulit untuk dilepaskan dari roda karena perekat sudah mengeras.


Demikian keterangan teknologi dari ban Tubular. Setidaknya sudah ada pilihan lain untuk penguna sepeda dengan jenis ban Tubular. Saat ini ban Tubular menjadi produk umum yang dipakai untuk sepeda balap (roadbike). Tahun ini mulai ramai produsen komponen sepeda ikut menambah produknya dengan velg dan wheelset Tubular untuk sepeda gunung.
Baik ban Tubular dan Clincher memiliki kelebihan dan kelemahan masing masing. Jadi tergantung siapa yang membutuhkan ban jenis ini, tentu saja anda yang bisa mempertimbangkan sendiri.