Perbedaan ban Tubular dan Clincher.
Gambar dibawah adalah ilustrasi antara ban Clincher dengan Tubular.
Ban
Clincher ketika di pompa membuat ban mengembang, ban luar akan ditahan
oleh pengait Rim sehingga tidak lepas dari roda.
Sedangkan ban Tubular
dapat langsung dipasang tanpa peralatan, ketika di pompa ban Tubular
akan ditahan oleh perekat (lem) serta ditahan oleh belt ban tubular di sisi
dalam berubah, bentuknya seperti ikat pinggang untuk ban.
Siapa yang memakai ban jenis Tubular.Umumnya
penguna ban Tubular diperuntukan untuk mereka yang profesional atau
kelas atlit. Tetapi memungkinkan penguna ban Tubular digunakan untuk
pesepeda biasa.
Kelebihan dan kekurangan ban Tubular vs ClincherAda beberapa pendapat dari kelebihan dan kekurangan, termasuk pengalaman dari si pemakai.
Kelebihan Clincher.- Mudah diganti dengan bantuan ban dalam, antara Tubeless dan Non Tubeless.
- Relatif lebih murah , ban mudah didapat karena ban Clincher adalah ban standar kebanyakan sepeda.
- Mudah membawa ban (dalam) penganti bila terjadi masalah.
- Banyak pilihan variasi ban jenis Clincher
Kekurangan Clincher.- Relatif lebih berat dibanding sistem Tubular.
- Kalah nyaman dibanding Tubular.
- Terjadinya Snake Bite pada ban bisa terjadi.
- Memiliki batas maksimum untuk tekanan angin pada ban, bila terlalu kuat memungkinan ban luar terdorong dari pengait rim
Kelebihan ban Tubular- Tidak memerlukan ban dalam. Ban luar dan dalam menyatu dalam satu unit ban.
- Ringan (sudah pasti), lebih ringan dari ban tubeless, lebih ringan lagi dibanding ban konvensional dengan ban dalam. Hitung saja, bobot rim 100g + ban dalam 100g x 2 roda = 400g menghilang dari berat sepeda.
- Sebagian yang pernah mengunakan mengatakan memberi kesan mulus ketika dipakai
- Umumnya digunakan untuk ban bertekanan tinggi, seperti sepeda Road Bike
- Tidak mengalami snake bite.
- Mudah dipasang ketika diganti, ban tinggal ditarik dari velg dan dipasang ban baru (menurut produsen)
- Dari sisi keamanan, bila ban kempes mendadak dan sepeda dalam kecepatan tinggi. Posisi ban tidak akan terlepas dari roda sehingga lebih aman dibanding ban Clincher.
Kekurangan ban Tubular.- Harganya relatif mahal, mungkin sangat mahal bila dibandingkan ban Clincher.
- Velg atau rim hanya diperuntukan bagi ban Tubular, tidak bisa pasang untuk ban Clincher.
- Bila bocor, sulit diperbaiki atau bocor langsung dibuang.
- Ada yang mengatakan, butuh waktu 24 jam setelah ban dipasang dan dipompa sebelum digunakan (berdasarkan pengalaman)
- Bila
ditengah jalan bocor, lalu diganti dengan ban baru. Perlu berhati hati
sampai bagian perekat benar benar menyatu dengan velg
- Ada yang mengalami kesulitan ketika ban terjadi bocor, ketika ban Tubular diganti menjadi sulit untuk dilepaskan dari roda karena perekat sudah mengeras.
Demikian keterangan teknologi dari ban Tubular. Setidaknya sudah ada pilihan lain untuk penguna sepeda dengan jenis ban Tubular. Saat ini ban Tubular menjadi produk umum yang dipakai untuk sepeda balap (roadbike). Tahun ini mulai ramai produsen komponen sepeda ikut menambah produknya dengan velg dan wheelset Tubular untuk sepeda gunung.
Baik ban Tubular dan Clincher memiliki kelebihan dan kelemahan masing masing. Jadi tergantung siapa yang membutuhkan ban jenis ini, tentu saja anda yang bisa mempertimbangkan sendiri.