Goesbike - http://www.goesbike.com
Jambore Mountain Bike Masigit Kareumbi Bike Park
http://www.goesbike.com/articles/1622/1/Jambore-Mountain-Bike-Masigit-Kareumbi-Bike-Park.html
Henry Pangemanan
Trainer and Communication
 
By Henry Pangemanan
Published on 22 December 2011
 
Pada tanggal 17 dan 18 Desember yang lalu, diadakan Jambore Mountain Bike Masigit Kareumbi Bike Park di kawasan konservasi Masigit – Kareumbi.Terdaftar 485 orang yang menjadi peserta dari 41 komunitas/club Sepeda Gunung dan perorangan. Dari jumlah pendaftar tersebut akhirnya 365 yang hadir dilokasi Jambore.

Nikmatnya bersepeda gunung
Nikmatnya bersepeda gunung



Jumlah penggemar sepeda gunung di Indonesia semakin banyak  dari hari kehari. Mayoritas pemain sepeda gunung akan memanfaatkan  hari Sabtu, Minggu atau hari libur untuk bermain sepeda gunung atau lebih akrab disebut dengan MTB.

Dihari libur tersebut antara waktu setelah subuh sampai terbitnya matahari, akan terlihat banyak kendaraan pengangkut sepeda gunung bersliweran dijalan-jalan tol, jalan negara maupun jalan kabupaten untuk menuju “tempat bermain” sepeda gunung. Wajah-wajah sumringah disertai canda dan tawa pegowes itu menunjukkan betapa besar kehausan mereka untuk bisa segera menjelajahi alam dengan sepeda masing-masing..
Tempat bermain MTBpun mulai dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia mulai diekplorasi oleh para penjelajah bersepeda ini.

Uniknya lagi banyak pesepeda MTB ini tadinya menekuni olahraga lain tetapi akhirnya hijrah kesepeda setelah merasakan nikmatnya bermain sepeda gunung. Ada yang tadinya pegolf, pendaki gunung, penjelajah rimba, pemain bola dan banyak aktifitas lain yang akhirnya terjun ke sepeda dan membentuk komunitas sepeda gunung.
Ada yang berlatar belakang kesamaan kompleks tempat tinggal, ada yang kumpul berdasarkan teman kantor, teman sesama alumni perguruan tinggi, teman semasa SMA, berdasarkan merek dan type sepeda dan masih banyak lagi dasar pembentukan komunitas-komunitas sepeda gunung ini. Cepatnya informasi saat ini melalui Facebook, Tweeter dan Mailing Group turut membantu percepatan perkembangan jumlah anggota maupun jumlah komunitas sepeda gunung ini.



Persaudaraan MTB’ers dan program Cinta Lingkungan :
Setelah melihat perkembangan komunitas sepeda-sepeda gunung, akhirnya beberapa pesepeda senior dari komunitas Sepeda Jelajah Nusantara dan beberapa senior dari Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri “yang kebetulan juga pemain sepeda gunung” mempunyai ide untuk membuat satu acara. Acara ini ditujukan untuk menjalin keakraban dan semangat persaudaraan dari para penggemar MTB.



Jambore ini dilaksanakan sekaligus dengan peresmian Masigit – Kareumbi Bike Park yang diharap bisa menjadi salah satu tempat favorite untuk bersepeda di wilayah Jawa Barat.




Hutan konservasi
Hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu, yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya.
Yang dimaksud dengan Hutan Konservasi ini terdiri dari:
•    Kawasan hutan suaka alam
•    Kawasan hutan pelestarian alam
•    Taman buru.
Hutan konservasi ini diatur dalam Pasal 7 UU No. 41 Tahun 1999 tentang kehutanan.






 
Letak dan Luas
Kawasan seluas 12.420,70 hektar ini terletak pada area yang menjadi kewenangan tiga kabupaten yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang danKabupaten Garut. Sebagian besar area berada di Sumedang dan Garut. Secara geografis kawasan TB. Gunung Masigit-Kareumbi terletak antara 6° 51? 31” sampai 7° 00? 12” Lintang Selatan dan 107° 50? 30?” sampai 108° 1? 30” Bujur Timur.

Asal Nama Masigit diambil dari Pasir Masigit yang terletak di sebelah timur kawasan. Sedangkan Kareumbi berasal dari gunung Kareumbi di sebelah barat kawasan. Kareumbi juga nampaknya diambil dari nama sebuah pohon, yaitu pohon Kareumbi (Homalanthus populneus) yang semestinya dahulu banyak terdapat di gunung tersebut. Kawasan ini merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk yang juga menjadi penyangga bagi sungai Citarum, sungai terbesar di Jawa Barat. Dalam kawasan ini terdapat pula beberapa sumber air berupa sungai diantaranya adalah Sungai Cigunung, Cikantap, Cimanggu, Cihanyawar, Citarik Cideres, Cileunca, Cianten, Cikayap, Cibayawak, Cibangau, Cisereh dan Cimacan. Dapat ditambahkan juga Sungai Cideres, Citarik dan Cimulu.



Jambore Mountain Bike Indonesia
Setelah dilakukan survey dan persiapan yang cukup panjang dari panitia, akhirnya digelarlah Jambore Mountain Bike Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 17 dan 18 Desember yang lalu.
 
Dari woro-woro yang dilakukan sebelum pelaksanaan, akhirnya terdaftar 485 orang yang menjadi peserta dari 41 komunitas/club Sepeda Gunung dan perorangan. Dari jumlah pendaftar tersebut akhirnya 365 yang hadir dilokasi Jambore.
Acara yang dilakukan panitia cukup menarik, selain ada Fun Race yang diikuti kurang lebih 100 peserta dan juga dihadiri para atlit MTB Indonesia peraih medali SEA GAMES, panitia juga mengadakan acara touring adventure CIMULU Bike Trip yang diikuti 59 pegowes.

Hari pertama yang disambut dengan guyuran hujan lebat sepanjang siang hingga sore ternyata tidak menyurutkan semangat para peserta Jambore. Malam harinya dengan ditemani minuman dan makanan hangat, para peserta dilibatkan dalam diskusi dan sharing dengan tokoh persepedaan dan lingkungan. Para tokoh ini adalah Mas Paimo yang sudah menjelahi 5 benua dengan sepedanya termasuk mendaki ke puncak Kilimanjaro, Kang Echo mewakili management Masigit – Kareumbi dan ditutup dengan ceramah Usad Hari Mukti yang selain ex rockers yang menjadi ustad, ternyata beliau juga merupakan pemain sepeda yang sangat aktif bersama dengan istrinya.


Sumbangan pohon dari para peserta Jambore
Sumbangan pohon dari para peserta Jambore
Dari seluruh peserta dan sponsorship baik perorangan maupun organisasi/perusahaan, akhirnya terkumpul 845 pohon. Ada 6 perusahaan besar yang mendukung event penghijauan ini, 14 Club/Komunitas Sepeda Gunung Indonesia serta 49 perorangan.

Pohon yang ditanam di seputar kawasan konservasi Masigit – Kareumbi  ini nantinya akan di rawat penanamannya sampai 5 tahun mendatang oleh Manajemen Masigit Kareumbi. Dan setiap pohon yang mati akan diganti dengan pohon baru yang ditanam manajemen, sehingga ketersinambungannya tetap terjaga. Total sudah lebih dari belasan ribu pohon ditanam sejak tahun 2008, kerjasama antara Wandari dengan pengelola Hutan konservasi Masigit - Kareumbi










 
Kita tunggu bersama event event bersepeda berikut yang juga perduli lingkungan,

Salam gowes