Goesbike.com News Archive Bike Cyclist Adventure Photo Digital GPS Media - http://www.goesbike.com
Quick Release Mountain Bike,very dangerous when loose
http://www.goesbike.com/articles/214/1/Quick-Release-Mountain-Bikevery-dangerous-when-loose/Page1.html
Henry Pangemanan
 
By Henry Pangemanan
Published on 11 October 2009
 
Ada sebuah cerita ketika seorang pengendara sepeda mengalami kecelakaan karena quick release. Ketika ban depan terlepas, resiko pengendara sangat besar terjatuh

Ada sebuah cerita ketika seorang pengendara sepeda mengalami kecelakaan bersepeda karena quick release. Ketika ban depan terlepas, resiko pengendara sangat besar terjatuh. Mutu dari Quick Release membuat cidera si pengendara, bahaya dimulai dari terjatuh, sampai terlempar. Baru baru ini ada berita bahwa seorang pengendara MTB benar benar merasakan seperti apa terlempar dari sepeda, ketika QR sepeda lepas.
Kejadian ini harus dibayar mahal ketika muka membentur tanah dan terluka.
Kenapa bisa lepas. Banyak hal yang bisa terjadi, mengingat sepeda yang digunakan sudah berada di jalan raya. Kebetulan si pengendara memacu sepeda dengan kecepatan tinggi. Ketika membentur polisi tidur, disitulah kejadian lepasnya si Quick Release.

Apa yang perlu diperhatikan, apakah Quick Release kurang aman dari Through Axle untuk sepeda Mountain Bike. Dibawah ini tip untuk memperhatikan bagian penting sepeda anda :

  1. Pastikan baut Quick Release masuk kelubang fork depan dengan sempurna. Kadangkali begitu ngerasa masuk kita sudah keraskan padahal posisi baut baru menjepit sedikit (tetap bisa dikeraskan bautnya tetapi rawan lepas pastinya), tetapi sudah dikeraskan. Lihat langsung pakai mata, dan pastikan semua masuk dikiri dan kanan. Tidak masuk sempurna juga bisa merusak hub depan atau ujung fork kalau dipaksakan.
  2. Pastikan juga per yang ada di bawah kuping pengeras baut terpasang dengan baik; ini akan terasa pada saat kita mengeraskan kuping baut seperti ada tolakan tetapi ini berfungsi untuk pedoman pengerasan dari baut tersebut.
  3. Kalau yang biasa para biker ahli, pertama yang diputar adalah baut yang kiri (yang bulat) dan bukan kupingnya yang diputar. Ini untuk memastikan baut sudah masuk sempurna diulirnya, dan fungsi kedua posisi kuping pada saat mengunci bisa kita atur taruh diposisi mana. Kalau yang diputar langsung kuping pengunci, seringkali pada saat sudah keras tenyata jatuhnya posisi penguncian mentok digagang fork depan sehingga penguncian tidak maksimal dan Quick Release mudah lepas.
  4. Setelah bagian baut diputar, rasakan dikuping pengunci apakah sudah pas kerasnya dan segera dorong pengunci keposisi lock setelah dirasa penguncian sudah maksimal. Jangan terlalu keras karena sulit membukanya, dan jangan terlalu longgar karena berbahaya dan bsia mengakibatkan terkikisnya baut-baut tersebut. Kira-kira seperti mengeraskan baut roda mobil kalau habis mengganti ban (tidak terlalu dipakasa keras, tetapi juga tidak terlalu longgar).
  5. Posisi kuping pada saat mengunci wajib ditekan habis, biasanya ujung kuping tersebut sampai mendekati rotor dan berada kurang lebih separuh dari badan fork. Hal ini tidak bsia terlaksana kalau pada saat mengunci kuping tersebut terganjal oleh body fork sehingga posisi penguncian belum maksimal dianggap sudah mentok yang dikarenakan kuping terbentur dengan body fork depan. Hal ini juga bsia mengakibatkan cacat/lecet difork depan yang diakibatkan pergesekan dengan ujung kuping pengunci.
  6. Gunakan hub yang baik. Jangan karena murah lalu mutu dan disain Quick release dapat mengancam jiwa anda.
  7. Bila anda pemula dan baru belajar. Tanyakan kepada mereka yang sudah terbiasa membuka pasang Quick Release atau Through Axle. Bila tidak jelas tanyakan lagi dan dapatkan informasi lebih detail dari mereka yang sudah ahli.