Nyasar tanpa sebab, eh tanpa sadar

10.50 Dari SDN Cikoneng, team lanjut ke arah kanan. Nah disinilah ceritanya dimulai.



Setelah 15 menit istirahat, petualangan lucu dimulai. Jam 10.50, suasana mulai turun kabut bikin team biker lupa daratan. Tetapi jalan dan cuaca masih mantap. Udara dingin sepoi sepoi. Dari SD Cikoneng, team nge-but nanjak keatas, melalui kebun teh. Yang jelas, saya tertinggal dibelakang,  packing kamera. Team sudah jauh ngacir hilang. Dari jalan seperti gambar diatas, kembali masuk ke perkebunan teh.

Ini dia yang lucu.
Tepat sebelum ngaco, diatas setelah menanjak, ada pertigaan lagi setelah pertigaan di SDN Cikoneng dibawah. Apes nih, yang dibelakang kehilangan jejak dipertigaan, apa mereka ke kiri atau kekanan. Liat jejak ban enga ada, karena batu makadam.
Tidak jauh dari pertigaan itu, ada sekelompok ibu ibu pekerja pemetik teh yang sedang beristirahat. Saya tanya " Bu ada sepeda yang lewat sini, atau mereka ke arah sana"

"Sana pak" kata ibu ibu itu". Padahal jalan ke arah ibu ibu itu sudah berada dijalan yang benar.
Dasar bloon, bukan nanya lebih lanjut, langsung ngejar team kearah kanan, dijalan yang SALAH.

Ketemu nih team didepan, ternyata sudah sampai di perkampungan kecil lagi. Jalan besar makadam "berbatu" mendadak menyempit sampai dikampung itu , mengikuti jalan disitu naik ke jalan setapak di kebun teh lagi. Nanjak lagi sampai di kebun teh. sekarang kita BLANK. Sempat berdebat antara mantan guider om  Rudy photographer Goesbike, broo waktu itu lewat sini enga sih. Wah udah lupa, tapi kayanya sih enga deh. Gimana, hamtammm teruss. Yah terus aja , nyasar tinggalbalik lagi.

Foto dibawah ini jam 11.14, kita terus sampai di ujung bukit.





Sampai diatas melewati jalan setapak, kita ketemu batu. Cieee, mirip film India ketika ketemu pohon "in Action".
Fotonya dibawah ini. Om Agung ngalahin pose Jarum Super. Padahal  idenya enga di sengaja.
Pas si Agung duduk, mendadak si Henry teriak "loh ini view bagus banget". Rud pinjam camera, beneran hasilnya memang super .



Dan foto kedua tanpa cacat, tampil "full team minus yang ngambil foto".



Kebayang dong, foto diatas. Bisa masuk iklan Sepeda MTB. Sudah nyasar aja masih Full Style kekeke. Kayanya masih jarang nih, team Goweser bawa team gilanya + sablengnya seperti ini. Guider yang enga sadar udah salah jalan, tetap aja cekakak cekikik, om Budhi yang pegang GPS, nyengir nyengir, eeiitt jangan tanya gue, hari ini tugas gue jadi tracker. Mana utara mana selatan, tanya ke daun teh ajaaaah. Cerita yang ini tidak perlu disimak, kecuali tertarik bikin foto disana. Ini jalan buntu

Masih lanjut nih, acara mentok diatas, petualangannya lebih seru lagi.
                                       
Halaman
Start  dari Rindu Alam warung pak Ade 
Masuk rute nanjak Telaga Warna Puncak Rindu Alam, foto foto 
Menuju perkampungan Tugu Utara. Nyasar pertama 
Desa ke 2, rute sudah benar - jadi salah. Sekolah SD Cikoneng 
Jalur SDN Cikoneng, mulai Nyasar, Jarum Super in Action 
Jalan setapak sampai mentok - ini beneran Nyasar. 
Gubuk Pacet Akhir dari Nyasar tanpa jalan ketinggian 1400 meter 
Kembali ke jalan yang benar. Makadam vs Vibrator 
Perjalanan pulang, Baso Batman, Macet dan Salesgirl Cantik