Mountain bike routes, 9 August 2009. Group Esia telecommunications, H4,Budi Bekasi and Brocoli 87
Persiapan :
Hari
masih gelap, minggu 9 Agustus 2009 pukul 05.00 pagi tepat ketika saya
meluncurkan Carvie kesayangan saya dengan Black Hawk (Leonis ATX 8 Hardtail)
dan Marin One (Marin Novato plus) sudah terpacking lengkap didalamnya meluncur
menuju toll JORR (Jakarta Outer Ring Road) yang kemudian menyambung dengan toll
Jagorawi menuju Rumah Makan Sederhana Gadog sebagai tempat pertemuan pagi ini
untuk bertempur di medan ganas Rindu Alam.
Selintas
ingatan melayang ke persiapan touring kali ini, yang sudah digagas oleh Ketua
Esia Gowes Om Irshad sejak beberapa waktu lalu. Dengan berjalannya waktu
persiapan ternyata ada beberapa komunitas sepeda yang akan bergabung hari
minggu ini, tercatat dari Pangudi Luhur Bikers (PL Bikers), H4 Community dan
dari Kelompok Pak Budi salah satu kelompok yang sudah berapa kali turun di
medan Rindu Alam. Ada yang menarik dari perjalanan kali ini, bergabung juga
dengan team Pak Dhany Buldansyah sebagai Deputy President Director dari PT. Bakrie
Telecom dan Mr.Mani Jayaram sebagai
VP. Product Development PT. Bakrie Telecom yang sudah siap dengan kendaraan
tempur masing-masing. Ada
yang lucu disini…, Om Paul dengan wajah lugunya tergopoh-gopoh bertanya kepada
setiap orang yang dikenal…, bawa helm cadangan gak…??? Helm gue ketinggalan
dirumah….. !!!! Dasar paul….., untung masih ingat pake celana kau….!!!
Bagaimana kalau celana yang lupa dipake dari rumah….????
Seperti biasa setelah berkumpul di
restoran Sederhana Gadog, tepat pukul 06.45 satu demi satu angkot pembawa
bikers beserta kendaraan tempur (ranpur) masing-masing mulai meluncur
meninggalkan restoran Sederhana menuju Starting Point di Rindu Alam. Jalanan
menuju puncak terasa lancar, mungkin karena minggu depan ada long week end
sehingga perkiraan kami banyak orang yang bersiap liburan dipuncak minggu
depan; sehingga minggu ini tidak terlalu banyak orang yang berlibur. Matahari
mulai menampakkan sinarnya yang terang, latar belakang gunung Gede dan
Pangrango terlihat jelas dengan sapuan sedikit awan putih menyelimuti sebagian
dari puncaknya; ini semakin menambah semangat team yang berangkat terlihat dari
optimisme diwajah masing-masing peserta.
Sampai di starting point sebagian
anggota mulai sarapan menu standard nasi goreng telor plus teh manis hangat
setelah merakit ranpur (kendaraan tempur) masing-masing. Sebagian memilih
pemanasan untuk persiapan. Dari Esia Bikers selain Pak Dhany, Mr. Mani dan Pak
Irshad sebagai Ketuanya juga tampak para punggawa dan jagoan lapangan seperti
Om Tommy, Om Tito, Om Januar, Om Andi Wirawan, Om Joppie, Om Eko dan belasan
anggota lainnya yang sebagaian ada yang baru pertama kali masuk di medan Rindu
Alam. Dari PL Bikers tampak hadir Om Budi Mugen, Om Agung Bali, Om Paul Wullur,
Om Benny Mastur, Om Edo Lolang, Om Henry Caqil dan Cameramen Om Rudy Porki
lengkap dengan kamera video di helm yang siap meliput kegiatan di medan Rindu
Alam. Dari H4 hadir sekitar 4 orang punggawa senior, termasuk teman dari Om
Tommy Esia Gowes, dan dari Kelompok Pak Budi hadir 4 orang teamnya; benar-benar
pasukan koalisi seperti penyerangan rumah teroris di Temanggung yang melibatkan
Densus 88, Brimob dan pasukan polisi kewilayahan lainnya… Jenis Ranpurnya juga
bermacam-macam merek dan modifikasi dengan Kaliber (specification) juga
beragam, mulai dari full bike made in Carefour sampai full bike made in Bagus
Bike. Dari standard sepeda pabrik, sepeda cross country sampai sepeda full All Mountain
yang masih mengkilap habis dan bau toko pula…, sepertinya baru hari sabtu
kemarin ditebus dan dirakit ditoko……, hayo ngaku yang baru beli frame baru buat
hari minggu ini…….