Goesbike - http://www.goesbike.com
Kesehatan berjalan dan bersepeda lebih rendah obesitas
http://www.goesbike.com/articles/3378/1/Kesehatan-berjalan-dan-bersepeda-lebih-rendah-obesitas.html
Ebet Sangkilawang
Ebet Sangkilawang.
Telecom Industry
Contributor.
 
By Ebet Sangkilawang
Published on 19 November 2019
 
Mereka yang sering berjalan kaki dan bersepeda, akan lebih rendah tingkat obesitas dibanding pengendara kendaraan. Jurnal Improbable menerbitkan sebuah penelitian antara baik dan buruk, hal penting atau sederhana dan berharga atau tidak berharga.


2019 November - Seoul National University
Mengendarai sesedikit 20 menit sehari dapat menangkal penyakit jantung pada orang dewasa yang lebih tua

Penelitian menunjukkan bahwa mengukir sedikit waktu untuk berkeringat memiliki beberapa manfaat kesehatan yang serius.

    Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam European Heart Journal, orang yang berusia di atas 60 tahun yang melakukan olahraga ringan atau sedang setiap hari memiliki peluang lebih rendah terserang penyakit kardiovaskular.

Caranya sederhana, bersepeda selama 20 menit atau lebih per hari dapat menjaga lingkar pinggang, tekanan darah, dan kolesterol dan bermanfaat ketika memerlukan aktivitas fisik yang kuat.

Seiring bertambahnya usia, semakin sulit seseorang menjalankan olahraga sebagai prioritas.

Dengan kesibukan pekerjaan penuh waktu, tanggung jawab keluarga, dan kehidupan sosial yang sibuk, berolahraga secara teratur akhirnya ada di kursi belakang — bahkan jika kita tidak bermaksud harus melakukan hal itu dan mungkin menghindari aktivitas fisik.

Tetapi penelitian baru menyoroti betapa pentingnya meluangkan waktu untuk perjalanan bagi jantung Anda — terutama bagi mereka yang berusia di atas 60 tahun.

Penelitian yang diterbitkan dalam European Heart Journal ini melibatkan lebih dari 1,1 juta orang berusia 60 atau lebih dengan catatan dari National Health Insurance Service (NHIS) di Korea Selatan yang tidak memiliki riwayat penyakit kardiovaskular pada saat catatan mereka

Ketika peneliti menganalisis catatan ini pada tahun-tahun berikutnya, peneliti menemukan korelasi antara jumlah aktivitas fisik yang dilakukan orang dan risiko stroke dan penyakit jantung.

Khususnya, mereka yang melakukan olahraga ringan (30 menit atau lebih sehari jalan cepat, menari, atau berkebun) atau olahraga berat (20 menit atau lebih sehari berlari, bersepeda cepat, olahraga aerobik).

Hasilnya dapat menekan resiko penyakit tua. Sekitar 11 persen lebih kecil kemungkinannya berkembang resiko penyakit jantung atau terserang stroke. Namun, mereka yang mendapat kurang dari itu memiliki resiko 27 persen lebih mungkin mengembangkan masalah penyakit jantung atau pembuluh darah.

Pertanyaan mengapa ?
 Menurut penelitian, aktivitas fisik secara teratur memastikan bahwa tubuh dapat mengatur kadar glukosa menggunakan insulin, serta menjaga hal-hal seperti lingkar pinggang, tekanan darah, dan kolesterol tetap terkendali.

"Ini hal-hal yang baik karena mereka memainkan peran penting dalam kesehatan kardiovaskular," Kyuwoong Kim, Ph.D (c), penulis utama studi yang sedang mempelajari ilmu biomedis di Seoul National University.

Bahkan, penelitian sebelumnya juga mengaitkan olahraga dengan mengaitkan tekanan darah tinggi, obesitas, dan kolesterol tinggi dengan penyakit kardiovaskular.


2016 April
Mereka yang sering berjalan kaki dan bersepeda, akan lebih rendah tingkat obesitas dibanding pengendara kendaraan. Jurnal Improbable menerbitkan sebuah penelitian antara baik dan buruk, hal penting atau sederhana dan berharga atau tidak berharga.

Menurut Richard Masoner, di Inggris mengambil data dari orang yang berjalan kaki atau bersepeda. Setelah dihitung tingkat BMI orang dewasa lebih baik dibanding mereka yang sering mengunakan kendaraan bermotor.

Studi yang melibatkan 150 ribu orang dengan usia 40-69 tahun di Inggris. Sepeda menjadi alternatif terbaik. Rata rata berat pengendara sepeda 5 kg lebih rendah dibanding mereka yang memilih mengunakan mobil.

Bahkan wanita memiliki berat lebih rendah sampai 4,5kg lebih kurus. Perbandingan data diambil dari orang yang berjalan kaki, mengunakan kendaraan umum, pesepeda dan campuran ketiganya.

Dr Ellen Flint juga memperhitungan faktor demografi dan sosial ekonomi. Menemukan mereka yang tinggal jauh dari tempat kerja, dan mengunakan kendaraan dengan kekuatan fisik seperti bersepeda. Memiliki efek sangat penting bagi kesehatan.

Walau tidak semua pesepeda memenangkan kesehatan, penguna kendaraan umum juga sehat dan sama baiknya dengan bersepeda. Karena banyak jalan yang harus dilalui untuk mengunakan kendaraan umum, dari lorong kereta sampai jembatan dan semua dilakukan dengan berjalan kaki.