Goesbike - http://www.goesbike.com
Track Rindu Alam for Newbie, trek sepeda Puncak
http://www.goesbike.com/articles/350/1/Track-Rindu-Alam-for-Newbie-trek-sepeda-Puncak.html
R. Sutedja
Contributor
Film, Video expert
 
By R. Sutedja
Published on 12 January 2010
 
Jalur sepeda gunung Rindu Alam untuk pemula. Sabtu 2 Januari 2010 pertama kali dari 4 anggota Goesbike aka Brocolli turun di Rindu Alam yang konon merupakan jalur klasik. Perjalan pertama total 12 orang, ditambah jurangan jalur Rindu Alam Mahendra. Tetapi om Mahendra memisahkan diri setelah kantor kebun teh bersama rekannya. Dari 12 orang, 8 sudah beberapa kali masuk ke jalur klasik sepeda gunung ini. Sedangkan 4 orang benar benar baru. Apa saja yang didapat untuk mereka yang baru pertama kali turun.

Start dari Rindu Alam sampai taman Safari
Jalur sepeda gunung Rindu Alam untuk pemula. Sabtu 2 Januari 2010 pertama kali dari 4 anggota Goesbike aka Brocolli turun di Rindu Alam yang konon merupakan jalur klasik. Perjalan pertama total 12 orang, ditambah jurangan jalur Rindu Alam Mahendra yang mengawal. Tetapi om Mahendra memisahkan diri setelah kantor kebun teh bersama rekannya.

Dari 12 orang, 8 sudah beberapa kali masuk ke jalur klasik sepeda gunung ini. Sedangkan 4 orang benar benar baru.
Apa saja yang didapat untuk mereka yang baru pertama kali turun. Bagi yang pernah ke rute ini, sudah pasti mengetahui banyak sekali jebakan yang tidak terduga. Bagi sebagian pengendara sepeda gunung, rute Rindu Alam mungkin biasa saja. Tetapi bagi mereka yang baru terkadang tidak menduga kondisi medan yang mendadak turun tajam diselingi jalan berbatu.

Tip untuk pemula bagi sepeda gunung oleh om Agung.
  • Jangan melakukan rem penuh ketika menuruni jalur CrossCountry. Manfaatkan rem belakang untuk mengurangi kecepatan, dan kontrol penuh pada rem depan untuk kendali sepeda.
  • Tip dari om Budi, posisi belakang sepeda tidak menjadi masalah walaupun sepeda harus melintir (ngesot - isitilah biker). Tetapi kontrol ban depan yang mengendalikan arah posisi sepeda. Rem depan akan memberikan tekanan lebih besar pada stir depan, sehingga bagian roda depan lebih kuat menapak. Tetapi tidak jangan melakukan rem penuh kepada ke 2 roda.
  • Jangan lupa menurunkan seatpost atau tempat duduk ke posisi lebih rendah. Jangan sampai sadel meninju pantat pengendara, dan melempar pengendara dari sepeda.

Baru berselang 10 menit, satu anggota sempat kepeleset. Bukannya tidak mahir mengendarai sepeda, tetapi tidak terbiasa dengan medan yang mendadak curam dan berbatu. Masih berlanjut di kebun teh, satu lagi team sempat melejit dari sepeda.




Melewati kali tetap segar.



Mereka yang baru melalui jalur sepeda gunung Rindu Alam setidaknya harus dikawal. Beberapa rekan sempat tertinggal, harap maklum tidak mengetahui arah jalan. Sampai akhir kebun teh sebelum taman Safari, sempat foto rame rame.



Taman Safari dihajar Tawon
Dari taman Safari , 2 pemula langsung mengambil paket penuh aka Full Ojek. 2 mencoba tanjangan Ngehe 1 dan 2 sampai akhir.

Om Bin dan Don berhasil mendorong sampai tuntas jalur tanjakan Ngehe. Bukti dari foto dibawah bersama senior yang sudah malang melintang beberapa kali di jalur sepeda Rindu Alam



Satu fenomena alam, konon di jalur sepeda Rindu Alam jalur klasik terdapat sarang tawon. Tawon hutan sebesar kelingking memang ada. 1 team Goesbike dan 2 orang dari H4 yang bersamaan menempuh jalur sepeda ini benar benar diserang Tawon. Om Eko paling garing dihantam tawon, total 6 sengatan (5 disekeliling kepala dan 1 ditangan).
Kronologi dari serangan tawon di Rindu Alam diawali angin kencang. Rupanya si Tawon memang terkadang menyerang para biker setelah ngehe 2. Hati hati melintas area paling tinggi ke 2 di trek Rindu Alam Klasik tersebut. Walau serangan tawon hutan jarang terjadi, bila terkena minta ampun gatal dan sakitnya.

Fotonya ada dibawah ini, ketika sedang diobati dengan Betadine secara darurat



Tip untuk mengobati serangan tawon. Ada baiknya memberikan odol, minyak tawon atau soda kue. Om Eko yang di sengat paling banyak mengatakan rasanya super garing. Benar benar sakit dan gatel. Bentuknya tidak membengkak seperti tawon kota, bekas sengatan seperti bentol digigit nyamuk.

Sambil pengobatan , Goesbike tetap saja Narsis






Sampai di Piramid
Buat pemula ada sedikit nasihat berdasarkan pengalaman Om Ishak. Setelah melewati rumah nyamuk, jalur rindu alam akan melalui bukit piramid.



Satu pengalaman yang tidak terlupakan beliau sempat ngusruk dengan sepeda hardtail. Kecepatan sepeda terus semakin cepat, sebelum menanjak di jalur piramid jalan memang terlihat datar tetapi sebenarnya jalan terus menurun. Dijalur tersebut terdapat lintasan bekas kendaraan. Untuk pemula yang belum mengetahui medan ada baiknya tidak berpindah pindah jalur diantara 2 jalur. Mengingat banyak rumput besar berada dikedua sisi jalan. Tepatnya setelah rumah nyamuk dari foto diatas sampai titik mendaki bukit piramid cukup rawan bagi pemula.

Akhirnya semua team Goesbike menyelesaikan dan semua sampai di tanjakan piramid.  Sisi kanan adalah trek sepeda yang baru dilalui, pemandangan sisi kanan (tidak terlihat adalah puncak gunung gede)



Turunan Piramid di Rindu Alam Klasik



Selesai menuruni turunan piramid, tinggal melintas single trek dan keluar menembus jalan aspal. Lalu turun terus sampai finish di Gadog.