Rem hidrolik memiliki kenyamanan, tuas lebih responsif dan ringan.

Bagaimana dengan daya tahan rem sepeda hidrolik, apakah lebih handal dibanding rem mekanik dengan kabel.

Daya tahan rem hidrolik tidak berbeda dengan rem mekanik. Pengujian dari seorang pesepeda, menguji daya tahan rem sepeda sampai batas terakhir.

Test dengan putaran mesin bubut untuk memutar rotor. Mengikuti putaran roda biasa.

Dalam kecepatan tinggi, putaran rotor yang ditahan dengan caliper rem hanya membutuhkan waktu 15 menit. Tetapi rem tidak rusak, hanya mulai berasap karena panas.



Bila rem terus dipaksakan menahan laju sepeda dengan putaran roda sangat cepat, dalam 30 detik rotor akan sangat panas dan mulai membara.

Sampai 60 detik, dan rem terus menahan laju rotor. Bagian rotor dan canvas rem serta caliper menjadi sangat panas. Sistem rem tetap berfungsi dengan baik, kecuali bagian rotor yang mulai tidak stabil.

Disini membuktikan bila kecepatan putaran roda begitu cepat dan tidak tertahankan lebih dari 1 menit. Kinerja rem sepeda tetap aman. Rotor yang digunakan bukan rotor tipe premium, terlihat dari produk rotor Shimano tipe standar.


Daya tahan rem sepeda hidrolik

Pengujian terakhir. Dengan putaran sangat tinggi dan tidak mungkin dilakukan oleh pengendara sepeda. Rem hidrolik dapat total rusak.
Diawali rotor yang sangat cepat membara, disusul timbulnya percikan komponen yang rusak sampai munculnya api. Dan rem berakhir dengan lepasnya bagian kabel rem, dan sistem penjepit kabel rem hidrolik terlepas dari caliper.

Daya tahan rem
 sepeda hidrolik dengan putaran tinggi

Tertarik melihat pengujian diatas, dapat dicari via Youtube - Ultimate bicycle disc brake test with large lath