Data dari  American Heart Association (AHA) and the American College of Cardiology hampir separuh penduduk Amerika memiliki tekanan darah tinggi.

Ambang batas tekanan darah tinggi berada pada 140//80 mmHg sampai 130/80mmHg

Tekanan darah normal berada di 120/80mmHg.

Darah tinggi disebut dengan penyakit hipertensi.

Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi

Kebanyakan disebabkan beberapa faktor. Seperti gaya hidup dan genetika, sampai keadaan tidak biasa. Mereka yang mengalami masalah dengan darah tinggi dan disebabkan oleh 2 faktor tersebut akan beresiko, karena meningkatkan resiko serangan jantung dan stroke.

Bagi orang yang tidak dapat menurunkan tekanan darah secara alami, dapat dibantu dengan obat.

Di Amerika sekitar 14% penduduk mengalami hipertensi cukup tinggi, dan 1/5 dari mereka perlu mengkonsumsi obat darah tinggi.

Berat badan adalah salah satu penentu dari penyakit darah tinggi kata John Bisognano MD direktur klinik hipertensi universitas Rochester Medical Center.

Badan kesehatan jantung Amerika, American Heart Association menyarankan orang sehat berolahraga 150 menit seminggu, termasuk mereka yang mengalami tekanan darah tinggi, memerlukan durasi tersebut, ditambah 40 menit dalam 3-4 kali setiap minggu dengan berolahraga atau aktivitas tinggi.

Bagaimana bentuknya. Berolahraga di Gym satu jam sehari, berlari atau naik tangga akan sangat baik. Alternatif dengan berjalan cepat di sekitar lingkungan juga bagus.


Tekanan darah atas selama latihan bukan jantung anda lemah

Pembacaan tekanan darah sistolik yang tinggi pada batas atas tekanan darah, sering mengindikasikan seseorang berisiko terkena penyakit jantung.

Tetapi selama tes stres olahraga, pembacaan tekanan darah tinggi sebenarnya dapat menunjukkan kesehatan yang baik, penelitian baru yang diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology menemukan.
   
Tekanan darah sistolik yang lebih tinggi pada seseorang dengan beban kerja yang tinggi tidak separah tekanan darah sistolik yang tinggi bagi seseorang yang melakukan beban kerja yang rendah.

Seringkali, tekanan darah sistolik yang tinggi (angka teratas) dapat mengindikasikan kesehatan jantung yang buruk, tetapi apakah hal yang sama berlaku bagi mereka yang bugar, ketika tekanan darah meningkat karena berolahraga?

Untuk menjawab pertanyaan ini, para peneliti di Stanford melihat hasil tes stres yang diambil saat istirahat dan pada latihan puncak dari 7.500 pria yang dikumpulkan selama 20 tahun dan membandingkannya dengan tingkat kematian yang terjadi.

Studi yang dipublikasikan dalam European Journal of Preventive Cardiology, menemukan bahwa tekanan darah sistolik yang tinggi selama berolahraga "mungkin" tidak mengindikasikan bahwa seseorang berisiko terkena penyakit jantung —seperti durasi selama beban kerja, atau intensitas, yang diperhitungkan.

Pedoman saat ini dari American Heart Association mendefinisikan respons tekanan darah sistolik berlebihan (SBP) untuk berolahraga sebagai SBP puncak sebesar
210 milimeter merkuri (mmHg) pada pria
190 mmHg pada wanita.

Tingkat tekanan darah tinggi (BP) ini memang sering ditafsirkan untuk menunjukkan peningkatan risiko penyakit jantung.

Namun, dalam penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa semakin tinggi tekanan darah sistolik puncak selama pengujian treadmill, semakin baik prognosis kesehatan individu tersebut.

Berarti, orang yang mencapai nilai SBP lebih tinggi, memiliki hidup lebih lama daripada orang-orang dengan SBP rendah pada latihan puncak.

Mengapa tekanan atas yang dianalisa selama berolahraga?

Secara fisiologis, tekanan darah sistolik meningkat dengan meningkatnya beban kerja (seperti saat tes treadmill atau sepeda), Kristofer Hedman, Ph.D., dokter di Linkoping University di Swedia mengatakan kepada Runner's World.

Orang-orang yang bugar — yang terkait dengan tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi — biasanya dapat mencapai beban kerja yang lebih tinggi, dampaknya menaikkan BP mereka lebih tinggi.

Terutama pada kalangan atlet yang terlatih, mencapai beban kerja yang tinggi juga berarti pembacaan tekanan darah tinggi pada latihan puncak. Angka yang terlihat jauh di atas ambang batas.

Pada atlet yang terlatih, melakukan hampir 20 METs (balap pada lebih dari 30+ kph), tidak jarang untuk melihat nilai SBP sekitar 250 mmHg.

Tetapi orang biasa tentu tidak layak, itu akan menjadi pembacaan SBP tinggi, seperti mereka mungkin hanya mencapai 6 hingga 7 METs (perjalanan santai dan ringan), jelas Hedman.

Kecuali nilai lebih dari 260–270 mmHg mungkin tidak akan pernah dianggap “normal”

"Jadi, jika anda memiliki "kebugaran" yang baik, anda akan mencapai beban kerja yang tinggi, sehingga mungkin BP sistolik yang lebih tinggi, dan memiliki prognosis yang lebih baik," kata Hedman.

Namun di sisi lain, angka SBP yang lebih tinggi saja belum tentu seseorang memiliki kebugaran yang lebih baik.
Sebaliknya, pada orang sehat, peningkatan SBP akan mengikuti peningkatan MET.


Penting bagi dokter untuk mempertimbangkan beban kerja, dibanding melihat pembacaan tekanan darah ketika menginterpretasikan hasil dari hal-hal lain seperti tes stres.

Mereka yang mengkonsumsi garam berlebih sebaiknya dikurangi bila memiliki penyakit hipertensi. Menghindari makanan yang mengandung garam, walau makanan tentu tidak terasa terlalu asin. Tetapi sulit dipungkiri makanan restoran menyajikan bagi pembeli, langkah terbaik tentu saja menakar sendiri dengan masak sendiri di rumah.
Karena tidak dipungkiri makanan yang telah di proses seperti makanan olahan, memiliki 75% kadar sodium lebih banyak.

Memulai dengan diet untuk menurunkan berat badan. Makanan yang mengandung kalsium, magnesium dan antioksidan memberi konstribusi untuk menurunkan tekanan darah.

Memantau tekanan darah tinggi dirumah pada pagi dan malam hari. Dapat memberikan gambaran lengkap tentang tekanan darah kita sendiri. Khususnya mereka yang ingin memerika ke dokter.

Berhenti merokok itu baik. Ketika berhenti merokok maka tekanan darah akan meningkat dalam waktu singkat. Disini menjadi terbalik, ketika orang memiliki kebiasaan merokok mereka juga cenderung lebih banyak makan, dan sulit menurunkan asupan sodium..

Santai membantu kita dari stress. Baik dalam waktu jangka panjang dan pendek, rilek menjadi bagian penting untuk mengurangi tekanan darah tinggi. Itu saja.