Goesbike - http://www.goesbike.com
Suspensi coil kembali tren
http://www.goesbike.com/articles/3682/1/Suspensi-coil-kembali-tren.html
- -
Screw Man. With cycling hobby, and provide information to everybody with http://Goesbike.com.
 
By - -
Published on 5 March 2018
 
Banyak keuntungan mengunakan suspensi coil dibanding sistem pegas tekanan angin. Setidaknya sistem suspensi coil yang awalnya mulai ditinggalkan karena bobot dan terlihat kurang bergengsi.
Malah kembali tampil dan di sukai oleh penguna sepeda gunung.

Suspensi coil sepeda gunung lebih nyaman dengan peredam linie
Rear suspensi belakang di dominasi sistem shock angin, disain ringan dan mengurangi bobot sebuah sepeda

Beberapa pabrikan terlihat kembali mengunakan shock tipe coil atau per pada suspensi belakang.

Bukan hanya travel lebih panjang membuat suspensi belakang lebih nyaman. Bahkan sepeda trail masuk sebagai target pasar suspensi dengan baja coil.

Setidaknya dalam 2 tahun terakhir ini, banyak pabrik ternama kembali memproduksi rear shock tipe coil.

Disain 160mm di bagian suspensi belakang, membuat rangka bahan karbon dan besi coil.
Frame tetap ringan walau suspensi rear shock tipe besi tersbut.
Alasan lain sistem suspensi coil lebih nyaman dibanding sistem shock angin atau kejut udara dengan volume tinggi.

Suspensi coil sepeda gunung lebih nyaman dengan peredam linier

Perbedaan pada gunjangan sistem coil kumpar lebih linier. Suspensi terasa lebih kenyal dan hanya didapat dengan suspensi coil.

Suspensi coil lebih mampu meredam gunjangan sekecil apapun dibanding pegas angin.

Pilihan lain darai pengendara, lebih memilih sistem coil karena getaran yang rata

Banyak keuntungan mengunakan suspensi coil dibanding sistem pegas tekanan angin. Setidaknya sistem suspensi coil yang awalnya mulai ditinggalkan karena bobot dan terlihat kurang bergengsi.
Malah kembali tampil dan di sukai oleh penguna sepeda gunung.