Tapak ban dari produsen dibuat berbeda beda.

Memiliki bahan berbeda, knop ban berbeda, tekanan minimum dan maksimum berbeda.

WTB salah satu produsen mengatakan tidak ada yang tepat. Walau sudah dihitung dengan model computer dan dinamika selama berkendara. Hasilnya tidak pernah sesuai dengan disain ban.

Bagi pengendara hanya mengenal, grip, knop dan tekanan ban. Dari melihat ukuran knop maka pengendara mengetahui disain sebuah ban yang dapat digunakan. Sehingga mereka berpendapat disain ban akan efektif pada medan tertentu.

Pada prinsipnya, know ban untuk membantu kondisi jalan yang berbeda. Kedalaman knop, lebar jarak knop, dan tekstur permukaan.

Dibawah ini beberapa panduan untuk memlih knop ban.

Bagian knop runcing
Biasanya digunakan untuk medan berlumpur dan basah.
Meruncing dimaksud gigi knop ban seperti kerucut. Ketika ban berputar, tanah dan kotoran yang menempel dapat terlepas sendiri.
Dan kemampuan mengigit permukaan tanah lebih baik untuk menusuk permukana lintasan.

Knob memiliki jarak lebih lebar, dan lebih rapat.
Knob ban lebih lebar lebih khusus mengigit lebih baik, dampaknya tidak bergulir terlalu cepat.
Produsen menawarkan ban dengan jarak knob lebih dekat, untuk mengimbangi putaran ban seperti High Rolling.
Sekaligus diberikan knop di sisi samping dengan bentuk vertikal dengan tujuan pengereman lebihbaik.

Tipe ban sepeda dengan kenop runcing untuk medan basah

Knop ban rapat
Ban sepeda gunung dengan knob lebih rapat akan lebih ringan. Cukup untuk melintas di medan cross-country, atau berbatuan.
Knop lebih pendek dan lebih rapat, meredam bobot lintasan yang merata, atau high-rolling.
Disisi lain ban tipe ini tidak efisien ketika medan tanah, karena tanah akan diserap oleh ban bahkan tidak mudah lepas.

tipe ban high rooling untuk medan XC atau kerikil

Kedua disain ban diatas dapat membedakan perbedaan dengan jelas untuk pemakaian medan berbeda.

Beberapa disain tapak ban ada yang dibuat khusus. Seperti tipe ban lumpur tapi kenop yang tidak meruncing.
Umumnya digunakan untuk medan bersaljut atau es, tentu di Indonesia bukan mengunakan tipe ban seperti in.


Disain lain , beberapa pabrikan ban membuat knop ban rapat seperti disain high rolling.
Tapi tapak ban di berikan ukuran berbeda, seperti sikut dan belahan pada tapak ban.
Dirancang lebih dinamis, kemudahan pengereman, berbelok tapi tetap mengutamakan putaran ban - high rolling.

Ban sepeda gunung fungsi khusus

Faktor bahan ban.
Ban sepeda dibedakan antara bahan lebih lunak atau keras.
Lunak akan mencengram jalan, terlebih dalam kondisi basah. Tetapi tidak tepat untuk medan kering, karena ban lebih cepat habis tergerus.
Keras akan mencengram dengan baik di medan kering. Ban dirancang lebih kuat untuk segala medan. Kelemahan mungkin lebih lemah daya cengkram ban untuk melintas basah, karena sifat ban lebih kaku.

Pada dasarnya produsen membuat tipe yang fleksibel dan dapat dipilih untuk berbagai medan. Sementara semua produk sudah tersedia, disini kita sebagai penguna harus mengetahui pilihan ban yang tepat. Dan mengerti tekanan pada ban, tipe profil knob ban dan peruntukannya.
Pihak produsen selalu memberi panduan, dari masing masing tipe ban. Apakah lebih cocok untuk medan berlumpur, kering, permukaan berbatu dalam bentuk grafik. Agar memudahkan penguna untuk menentukan medan yang tepat.