2019 Agustus

Aturan berkendara skuter listrik mulai diatur

Walau terlihat tidak siap, pemerintah kota tetap membuat aturan baru. Banyak pengedara ugal-ugalan mengendarai skuter listrik.

PARIS (AP) - Ban langsung mereka. mendapat surat tilang karena ngebut. Aturan bagi pengguna mengikuti tes mengemudi. Dari Paris ke Berlin, kota-kota Eropa mencari solusi fenomena roda dua yang mengubah cepat cityscapes di seluruh dunia: apa itu, skuter listrik.

Para pendukung menyebutnya lompatan ke masa depan, cara berbasis aplikasi yang awalnya menggembirakan untuk perjalanan dari Louvre ke Menara Eiffel tanpa menimbulkan polusi yang mencekik planet.

Sampah, kata para kritikus, catatan banyak pengendara semakin sering cedera dan bahkan kematian yang melibatkan e-skuter. Mereka mengutuk gangguan baru bagi pejalan kaki, pengendara sepeda dan pengemudi yang sudah berjuang karena jalan terbatas di kota.

Di seluruh A.S., kota-kota besar juga berjuang untuk mengatur perusahaan yang menyewa kendaraan dan menjaga pengendara tetap aman. Inilah yang dilakukan beberapa negara Eropa tentang hal itu:

PERANCIS

Pemerintah Prancis bertemu bertemu dengan para korban kecelakaan skuter saat mereka sedang mempersiapkan aturan baru. Paris sendiri memiliki lebih banyak perusahaan skuter, berada lebih banyak dari Amerika, menurut sebuah studi Juni, dan setidaknya 20.000 tanpa polusi melaju setiap hari melalui jalan-jalan bersejarah kota itu.

Sebagian besar adalah skuter sewaan berbasis aplikasi yang diambil dan ditaruh dimana saja sesuka pengemudi.
Skuter menjadi menarik, terutama menarik bagi wisatawan dan remaja. Tetapi kelompok-kelompok yang menjadi korban skuter listrik mengatakan para pengguna tidak tahu aturan jalan di kota Prancis dan tidak dapat bertanggung jawab atas kecelakaan yang sebenarnya diakibatkan oleh dirinya sendiri. Dalam catatan seorang pengemudi skuter tewas di Paris dan beberapa lainnya cedera tahun 2018.

Paris mengenakan denda 135 euro ($ 150) bagi mengendarai skuter yang terkena tilang.
Walikota kota ingin membatasi kecepatan skuter hingga 20 kilometer per jam (12 mph) di sebagian besar wilayah tertentu, dan 8 kilometer per jam (5 mph) di area dengan lalu lintas para pejalan kaki yang padat. Kota Paris berencana membatasi jumlah operator menjadi tiga saja dan membatasi jumlah skuter yang tersedia


Aturan baru yang diharapkan dapat berlaku pada bulan September, termasuk memperluas batas-batas itu ke kota-kota Prancis lainnya, dan potensi denda yang naik hingga 1.500 euro ($ 1.680).

Para kritikus mengatakan proposal saat ini tidak bergerak cukup jauh.
Beberapa menginginkan batasan usia untuk pengendara, dan mengharuskan mereka untuk mengambil tes mengemudi (SIM) dan memiliki asuransi, sehingga pemerintah tidak perlu membayar perawatan medis atau kerusakan lain yang disebabkannya pengendaranya sendiri

___

JERMAN

Berlin melegalkan skuter listrik mulai Mei 2019 dan dengan cepat menyadari perlunya aturan yang lebih ketat bagi skuter listrik..

Pekan lalu, pejabat kota di ibukota Jerman mengumumkan rencana untuk zona parkir di jalan untuk setiap kendaraan bertenaga baterai berukurankecil, karena melihat kendaraan sering dibiarkan begitu saja di trotoar. Polisi Berlin juga meningkatkan patroli untuk mencegah perilaku ilegal.

Polisi Jerman mengatakan tujuh orang terluka parah dan 27 lainnya menderita luka ringan dalam kecelakaan skuter sejak pertengahan Juni, mengatakan sebagian besar disebabkan oleh pengendara yang berperilaku tidak pantas dilakukan di jalan dan menganggu orang lain..

Sementara orang-orang pro dengan skuter listrik mengatakan bahwa kendaraan tersebut adalah cara untuk mengurangi lebih banyak bentuk transportasi berbahan bakar fosil
Kebalikannya yang anti-skuter mengatakan bahwa eskuter lebih banyak digunakan bagi orang yang tidak mau berjalan atau tidak ingin mengunakan transporasi umum.

___

BRITANIA

Di UK, e-skuter dilarang berjalan di trotoar dan melanggar aturan lalu lintas untuk menggunakannya di jalan raya karena mereka tidak mengkuti atuaran hukum yang mewajibkan asuransi, pajak, dan pengujian mendapatkan SIM. Para advokat telah memprotes, dengan alasan bahwa sudah waktunya untuk melakukukan perubahan aturan tersebut.

Presenter televisi dan kepribadian YouTube Emily Hartridge, 35, menjadi orang pertama di Inggris yang meninggal, ketika mengendarai e-scooter daan dia ditabrak oleh sebuah truk di London selatan pada 12 Juli.

Keesokan harinya, seorang anak lelaki berusia 14 tahun menderita cedera kepala setelah menabrak halte bus di London tenggara.

___

SPANYOL

Skuter listrik menghiasi pemandangan perkotaan di kota-kota besar Spanyol dan pengatur lalu lintas resmi telah menyiapkan pedoman baru - tetapi persetujuan mereka bergantung pada politisi Spanyol yang membentuk pemerintah nasional baru setelah parlemen tergantung muncul dari pemilihan nasional April.

Sementara itu, kota-kota telah mengadopsi pembatasan.

Helm hanya wajib di Madrid untuk mereka yang berusia di bawah 16 tahun.
Namun helm wajib digunakan untuk semua orang di Barcelona, ??di mana seorang lansia 92 ??tahun meninggal setelah dia ditabrak skuter listrik tahun 2018. Pengendara itu diselidiki, karena kecelakaan tidak disengaja dan akhirnya didenda karena kurangnya peraturan yang jelas bagi eskuter.

Di Madrid, kota ini mengharuskan pengguna skuter hanya beroperasi di jalan dengan tidak lebih dari satu jalur per jalan, sementara batas kecepatan maksimum 30 kilometer per jam (18,6 mph).

Kota Seville pekan lalu bergabung dengan kegilaan skuter, tetapi operator sewa skuter di kota selatan masih menguji untuk membatasi kendaraan agar dapat diparkir di tempat yang ditentukan.

___
BELGIA

Brussels - ibukota Belgia dan Uni Eropa - telah dibanjiri e-skuter sejak 2018.

Tetapi masing-masing dari 19 kota yang membentuk Brussels memiliki aturan sendiri.
Beberapa kota akan mengenakan denda atau batas kecepatan, sementara yang lain memberlakukan pembatasan parkir.

Kota Brussels sekarang mengumpulkan informasi dari semua kota untuk merampingkan aturan lebih jelas.
Seorang jurubicara kota mengatakan sejauh ini ada satu kecelakaan mematikan yang melibatkan e-skuter dan sebuah rumah sakit besar mengatakan sedang merawat hingga dua luka sehari terkait dengan insiden skuter.

Helm tidak diharuskan oleh hukum disana, tetapi perdebatan masih berjalan untuk mewajibkan pengemudi skuter dan pengendara lain.

___

ITALIA

Kementerian transportasi Italia menetapkan aturan baru bulan Juni 2019, untuk skuter elektronik, Segway, hoverboard, dan bentuk transportasi listrik lainnya.

Skuter diperbolehkan di jalan-jalan - tetapi tidak bisa lebih cepat dari 30 kilometer per jam (18 mph).

Di area pejalan kaki, kecepatan skuter dibatasi hingga hanya 6 kph (3,6 mph). Sekarang terserah kota-kota Italia untuk menunjuk area dan menempatkan rambu jalan, dan membuat aturan untuk bisnis berbagi skuter.

___

NEGARA BALKAN

Di negara-negara Balkan, e-skuter masih beroperasi di zona abu-abu, kecuali untuk Slovenia, yang sedang menyusun undang-undang yang akan membatasi mereka ke daerah pejalan kaki dan jalur sepeda.

Kecepatan maksimum akan dibatasi hingga 25 kilometer per jam (15 mph), tetapi di zona pejalan kaki, skuter listrik harus tetap pada kecepatan lambat.

Mereka harus tunduk dengan peraturan lokal yang sama seperti aturan bersepeda, yang berarti mereka harus memiliki lampu dan helm diwajibkan bagi pengendara di bawah umur.

___

Danica Kirka di London, Aritz Parra di Madrid, Raf Casert dan Lorne Cook di Brussels, Frank Jordans di Berlin, Dolores Hinkley di Roma dan Dusan Stojanovic di Belgrade berkontribusi.


Teknologi baru tampil, kota tidak siap membuat peraturan



2018 Mei
Skuter listrik atau tepatnya otoped listrik adalah kendaraan revolusi di perkotaan.

Tetapi kendaraan ini bukan untuk manusia "bodoh", kata penulis Washington Post.

Layanan berbagi skuter listrik dari Bird dan Spin muncul di Amerika. Tapi perjalanan mereka tidak mulus.

Teknologi Skuter listrik dapat disewa oleh penduduk kota, harganya antara $1 saja. Penguna dapat melihat dari aplikasi keberadaan kendaraan tersebut.
Lalu menemukan dan menyewa mengunakan smartphone untuk membuka kunci.

Perusahaan Start-up dengan teknologi akhirnya mampu membawa pemikiran bagi penduduk kota. Agar mereka meninggalkan kendaraan untuk perjalanan jarak dekat. Atau sekedar jalan jalan di dalam kota.

Pada musim semi lalu, setidaknya 4 perusahaan mulai memasuki masa uji coba komersil. Bird Rides, LimeBike, Spin dan Waybot memberirkan layanan berbagi skuter listrik. Pengemudi tidak memerlukan ijin SIM untuk kendaraan ini. Dan layaknya seperti sepeda.

Masalah adalah pengendara.
Banyak pengendara memiliki perilaku buruk.
Dengan kecepatan 20km perjam lebih, ini bukan mainan anak anak. Lebih cepat 5x dibanding berjalan kaki.
Dengan menyewa pengendara dapat mengunakan skuter listrik. Terserah cara anda berkendara dengan baik atau meninggalkan di tempat parkir di jalan dan meninggalkan dimana saja.

Skuter listrik jadi rumit di kota besar

Pemerintah kota Austin menyita lebih dari 50 skuter, kota San Francisco 66 unit di bulan April 2018.

Mengapa disita ?

Pemerintah kota menyebut layanan skuter listrik telah menganggu masyarakat. Meminta perusahaan menghentikan operasi, dianggap membahayakan kenyamanan dan keamanan publik.

Kota besar masih berjuang untuk mengurangi kendaraan pribadi ada di jalan. Tapi tidak pernah mendapatkan solusi paling tepat.

Skuter listrik memiliki tantangan tersendiri. Pemerintah kota menganggap, bila skuter ditaruh di sembarang tempat, di parkir di depan pintu secara sembarangan dan menganggu kursi roda. Tentu akan menganggu masyarakat.

Kota Santa Monica dan California telah menghentikan pengendara, karena skuter listrik membuat trauma pejalan kaki atau penduduk setempat.
Pengendara banyak yang mengabaikan keselamatan seperti tidak mengenakan helm, jalan di atas trotoar. Sebagian juga terjatuh dari skuternya.

Masalah ijin, sah tidaknya skuter berada di atas trotoar atau harus di jalan. Sampai disiplin pengendara menjadi tantangan perusahaan skuter listrik.

China memiliki masalah untuk transportasi dari perusahaan start-up.
Penyewaan sepeda disana tidak mengunakan tempat parkir khusus. Gagasan bebas, setiap orang boleh membawa sepeda sampai di depan rumah, dan digunakan orang lain. Tapi sebagian besar perusahaan penyewa sepeda berakhir dengan kebangkrutan, ketika jumlah sepeda terlalu banyak dan melebihi permintaan.
Beberapa sepeda menjadi sampah, rusak dan dilempar begitu saja oleh penyewa, entah karena kualitasnya kurang baik.

Ofo layanan berbagi sepeda yang masih bertahan dengan sistem tanpa tempat parkir atau docking mengatakan, solusinya adalah pendidikan.