Sebagaian penderita Alzheimer yang mengalami sindrom sel otak karena usia. Rata rata dimulai dari usia 65 tahun memiliki resiko 5%

5 tahun lebih tua akan menghadapi resiko dua kali lebih tinggi. Penderita Alzheimer semakin banyak, karena manusia semakin membaik. Khususnya harapan hidup di negara maju.

Dari Wikipedia.org memberikan faktor resiko seseorang menderita Alzheimer. Seperti hipertensi di usia 40 tahun, kencing manis, kurang berolahraga, kolesterol tinggi dan faktor keturunan. Salah satu gangguan adalah kesulitan bicara dan bahasa.

Lisa Abeyta mengirim sebuah video ke Youtube. Awalnya dia mengira ayahnya tidak bisa bicara lagi karena menderita Alzheimer.

Ternyata tidak, orang tuanya bisa berkomunikasi tapi tidak dengan keluarga atau teman. Tetapi dengan anjingnya dirumah dan lancar kepada peliharaannya Roscoe. Si ayah memiliki 2 anjing dan satu lagi dinamai Molly

Ketika si Roscoe menyambut ayahnya, mulai sang ayah berkomunikasi dengan anjingnya dan lancar berbicara. Lisa langsung merekam kejadian tersebut dan kagum dengan kata kata yang bisa diucapkan ayahnya.




Penelitian Prof Dale Bredesen - DisMag
Pada kesempatan terpisah dia lupa menjemput cucunya dari sekolah, dan dia selalu terbalik memanggil namanya. Sally adalah mantan perawat yang harus menghadapi kenyataan.
Suka bingung dan lupa, kesulitan berkomunikasi dan mengatur kegiatan.

Hidup di pinggir kota, berenang setiap hari, melakukan kayak 3 kali seminggu tidak mampu melindungi dari penyakit Alzheimer.

Tahun 2015 dari tes scan menunjukan adanya plak amyloid protein lengket dan terkai dengan penyakit Alzheimer.
Sally diketahui juga membawa gen ApoE4, yang memungkinkan mengindap penyakit tersebut.

Prof Dale Bredesen ahli neurologi UCLA mengatakan dia yakin Alzheimer dipicu oleh berbagai faktor yang menganggu proses alami sel tubuh melakukan perombakan dan generasi sel.
Yang menjadi masalah ketika seseorang mengalami stres kronis, kurang olahraga dan kurang tidur yang baik, racun dari jamir, sampai makanan cepat saji yang sarat lemak.
Terlalu banyak gula akan menjadi pra -diabetes.

Anda melihat resistensi insulin terjadi hampir di semua penderita Alzheimer. Jika melihat semua faktor risiko, begitu banyak dari mereka terkait dengan cara hidupnya sendiri.
Sally akhirnya menjalani evaluasi ekstensif termasuk tes darah dan genetika selama setahun. MRI menunjukan mekanisme yang mendasar pada masalah kognitifnya.
Bagian hippocampus yang mengatur ingatan mengalami atrofi berat.

Prof Bredesen memasukan data ke computer dan memberikan resep terapi pribadi di 36 titik komplek untuk melawan penurunan kesehatan Sally.
Dia harus tidur 8 jam malam hari, berpuasa 14 jam mulai tengah malam, mediasi 30 menit.

Sally diminta mengkonsumsi suplemen, mengurangi konsumsi karbohidrat, lebih banyak makan sayuran, dan olahraga.
Hidupnya lebih baik dan penyakit Alzheimer dapat diredakan, setidaknya mengurangi penyimpangan kognitif.

Alzheimer “adalah penyakit yang sangat kompleks yang benar-benar sulit dipecahkan,” kata Hood, pendiri Institut Biologi Sistem di Seattle dan kepala petugas sains untuk Providence St. Joseph Health, salah satu sistem perawatan kesehatan nirlaba terbesar di negara itu. Mengambil pendekatan sistem, katanya, "mencerminkan keyakinan saya sendiri bahwa penyakit kompleks ini hampir tidak pernah merespon satu obat."

Diet yang dikatakan dapat mengurangi dampak Alzhemier. Dilakukan oleh beberapa orang, terlihat cukup bermanfaat.
Seorang direktor perusahaan nirlaba di Chicago usia 56 tahun. Sebelum melakukan pengobatan, dia sering lupa, terlebih setelah mendapatkan dirinya memiliki gen ApoE4.
Gejala penyakitnya mereda setelah program diet ketat, olahraga dan serangkaian suplemen.

Pengacara dari East COast usia 40 tahun memiliki garis keturunan Alzheimer. Ayah dan neneknya juga.
Dalam 10 tahun pemikirannya menjadi kacau, dia kehilangan kemampuan bahasa. Dia lupa bisa berbahaya China dan Rusia. 6 bulan mengikuti prosedur tersebut, kabut mulai terangkat. Dan 2 tahun kemudian dia berbicara bahasa asing kembali.

Seorang pengusaha melakukan pemeriksaan kesehatan di tahun 2003. Tes penitraan menunjukan baru memasuki tahap Alzheimer awal. Tahun tahun berlalu dan dia mulai mengalami penurunan kesehatan, sampai tahun 2013 ahli neuropsikolog menyarangkan tidak lagi bekerja.

Dia bertemu Bredesen dan mendapatkan informasi tentang perencanaan pribadi untuk menahan Alzheimer.
2 tahun kemudian scorenya membaik, verbal, memory dan pendengaran kembali pulih.

Resep Bredesen tidak mampu menghilangkan penyakit Alzheimer tapi meredakan.
Pendekatan ini menawarkan harapan bagi jutaan orang yang berisiko terkena Alzheimer dan keluarga mereka. Dalam waktu dekat, dokter-dokter ini percaya Alzheimer bisa menjadi penyakit kronis namun dapat ditangani, seperti diabetes atau penyakit jantung. Seperti penyakit yang mengancam jiwa ini, jika Alzheimer dibiarkan tak terkendali, itu bisa sangat melemahkan dan mematikan. Tetapi perawatan yang tepat dan perubahan gaya hidup mungkin dapat mencegah gejala selama bertahun-tahun, memungkinkan orang untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif dan memuaskan.

Alzheimer adalah penyakit perjalan hidup seseorang. Kesehatan kognitif dimulai dari rahim, dan dipengaruhi apa yang kita lakukan sepanjang hidup kata Isaacson.
Dengan mengobati kondisi yang mendasar, kita dapat memiliki efek positif bagi kesehatan otak, mengurangi risiko bahkan mencegah.