Specialized bersama perusahaan Carbon Amerika merancang sadel dengan bahan resin.

Umumnya sadel dibuat empuk dengan adanya busa di jok sadel.

Kedua perusahaan tersebut merancang sadel dengan mesin cetak 3 dimensi. Hasilnya sadel yang di namai S-Works Power Saddle lebih empuk dari sadel berbahan busa.

Bahan resin yang dipakai untuk sepatu Adidas dengan bantuan mesin cetak 3 dimensi.

 Mengunakan pencahayaan ultraviolet untuk menyrap oksigen ke cariran resin yang peka terhadap cahaya UV.

Bahan resin akhirnya terbentuk seperti yang di inginkan. Jauh lebih efisien dibanding mengunakan mesin cetak 3D. Dimana mesin printer 3D harus mencetak lapis demi lapisan.

Keunggulan kedua dari sadel S-Works Power Saddle Mirror. Bagian penutup dari sadel buatan Carbon langsung menjadi satu bagian.
Memiliki susunan yang komplek, dengan 14.000 ljaringan kecil dan terhubung ke 7799 titik.

Sistem pengerjaan tersebut dinamai Mirror oleh kedua perusahaan. Memungkinkan bagian demi bagian saling menyanggah

Disain S-Works Power Saddle Mirror dapat turun dan kembali mengembung dengan cepat. Sehingga memberi ketahanan pada bagian sadel. Khususnya untuk menjaga tulang ekor, membuat posisi sadel lebih stabil dan tetap pegas.

S-Works Power Saddle Mirror sadel berbahan karbon lebih nyaman


Sadel buatan Specialized dan perusahaan Carbon atau dinamai dengan S-Works Power Saddle Mirror baru dipasarkan tahun 2020.
Tidak disebutkan harga, hanya ukurannya akan tersedia dengan 2 lebar 143mm dan 155mm.

Model paling kecil hanya memiliki berat 189g. Setara dengan sadel dengan bahan konvensional buatan Specialized.