Bersepeda itu indah tetapi olahraga profesional adalah cerita lain': Marcel Kittel menceritakan keputusannya untuk pensiun sebagai pembalap di usia 31

Bersepeda bagi pengendara biasa adalah indah, sehat dan menyenangkan. Tentu tidak ada target bagi kita yang hanya ingin sehat.
Tetapi seseorang yang harus mencapai prestasi membutuhkan usaha dan pengorbanan besar.

Marcel Kittel lebih banyak membagikan motivasi setelah memetapkan pensiun dari balap profesional di usia 31.

Kittel yang telah menjadi bintang pembalap sepeda, mengatakan anda harus menginvestasikan semuanya ke dalam sepeda untuk berhasil.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Spanyol Marca di Saitama Criterium,
Kittel mengatakan: “Bersepeda adalah olahraga yang indah, tetapi olahraga profesional cerita lain. anda harus menjadi sangat kuat secara mental untuk menahan begitu banyak tekanan. "

Dia menambahkan: "Ini adalah olahraga paling sulit di dunia".

Mengalami  kelelahan sepanjang waktu, kesakitan, dan itu memiliki biaya yang sangat tinggi.

"Kepalaku terasa akan meledak."

Prestasi Kittel bukan main-main, dia memenangkan 14 tahapan Tour de France.

Lalu pindah ke Katusha-Alpecin di tahun 2018. Tetapi disana dia tidak pernah bisa mencapai prestasi seperti sebelumnya.

Selama dua musim bersama Katusha, Kittel hanya memenangi tiga balapan. Dua tahap Tirreno-Adriatico tahun 2018 dan Trofeo Palma pada Februari 2019

Pada bulan Mei, Kittel dan timnya mengumumkan bahwa dirinya telah keluar dari Katusha.

Dan akan mengambil istirahat dari bersepeda, diikuti dengan pengumuman pada bulan Agustus 2019 pensiun total.


Marcel Kittel bersepeda itu indah tetapi olahraga profesional adalah cerita lain

Kittel yang memiliki seorang anak, dia tidak ingin anaknya tumbuh dengan Skype (komunikasi dengan internet ke kekeluarga).
Dia mulai memikirkan usaha.

Kittel adalah salah satu pebalap sepeda yang pensiun dini di tahun 2019. Ketika seharusnya sudah berada di ambang mencapai puncak prestasi

Taylor Phinney juga mengumumkan pengunduran diri di usia 29 tahun walau talenta muda itu sedang ditunggu-tunggu mencatat sejarah baru. Tapi mengalami cidera dalam karier dan memutuskan pensiun.

Mantan juara Inggris Adam Blythe meninggalkan olahraga di usia 30 tahun. Tujuannya dia ingin bersama keluarga, tapi tetap terlibat di bidang sepeda dengan bidang lain dan bukan sebagai pebalap.