Tes kekuatan rantai sepeda dengan ketahanan dari 13 model rantai 11-speed paling populer.

Kebetulan di uji di pabrik Wipperman yang juga sebagai produsen rantai asal Jerman. Disana terdapat 2 mesin untuk penguji kekuatan rantai.

Zinn menemukan rantai terkuat (dan terlemah), dan menghasilkan grafik analisis biaya untuk menilai rantai yang diuji.

Rantai sepeda apa yang terkuat. Ikuti cerita ZInn (kutipan VeloNews).

Bayangkan rantai sepeda berputar di sekitar gigi dan kembali melalui pemindah derailleur belakang roda.
Dengan pengujian beban, putaran, setiap mata rantai secara perlahan memanjang.

Bagaimana ini bisa terjadi, bagaimana rantai akhirnya termakan usia?

Saat mata rantai terhubung ke mata rantai lain, pin silindris yang menahan masing-masing mata rantai saling bergesekan dengan bagian dalam bushing setiap mata rantai.
Seiring waktu, gosokan ini akhirnya akan luntur di masing-masing pin, dan diameter internal bushing penahan rantai membesar, menumbuhkan panjang untaian rantai..

Proses ini dapat diperburuk tidak hanya dengan jarak tempuh (pemakaian) selama mengunakan sepeda.

Tetapi kotoran, berapa banyak debu, pasir dan air masuk di antara dua selah tersebut.
Ketajaman sudut gigi untuk rantai berjalan di antara sprocket depan dan belakang, ditambah kurangnya pelumasan.
Dampak rantai menjadi usang, mempercepat keausan rantai.

Begitulah yang terjadi pada rantai sepeda, lebih dari ribuan kali putaran, rantai logam dapat meregang dan aus.

Apa dampak kerusakan rantai.

Yang dirusak adalah bagian sprocket sepeda, disusul chainring depan.
Bila tidak dirawat, 3 komponen menjadi biaya perawatan penguna sepeda.
Bagaimana mempertahankan komponen sepeda, tentu saja memilih rantai yang lebih baik

Penulis menghabiskan beberapa hari di pabrik rantai Wippermann / Connex di Hagen, Jerman, tahun 2019.
Wipperman adakag perusahaan pembuat rantai sepeda dan salah satunya rantai kelas permium.
Penulis hanya meminta bantuan untuk pengujian. Karena disana terdapat fasilitas pengujian rantai terdekat di pabrik WIppermann.

Bekerja sama dengan Wipperman untuk melakukan simulasi uji ketahanan jangka panjang  untuk tipe rantai tipe 11-speed paling populer di pasar
Tes harus harus di lakukan selama beberapa hari, dengan menjalankan dengan mesin penguji. Kondisi rantai pada mesin dihitung setiap hari sampai rantai membentang hingga panjang tertentu (ketika tercapai kondisi rusak)

Insinyur mencatat waktu yang dibutuhkan rantai sampai meregang, sampai panjang tertentu.
Perusahaan ini telah menjalankan uji ketahanan yang sama pada banyak jenis rantai sepeda selama 20 tahun terakhir. Disana terdapat dua mesin yang identik untuk test rantai.

Berapa lama waktu yang dihabiskan, ternyata butuh waktu hampir 3 bulan.
Total pengujian memakan waktu 80 hari untuk melakukan test dari 13 model rantai sepeda berbeda.

Pengujian mencakup 13 model rantai 11-kecepatan, urutan abjad:

1 - Campagnolo Record
2 - Connex 11sX
3 - Connex 11sB
4 - Connex 11s0
5 - FSA N11
6 - KMC X11SL Gold
7 - KMC X11-93
8 - KMCX11 SL DLC
9 - Shimano HG 901
10 - Shimano HG 701
11- Shimano HG 601
12- SRAM PC -XX1
13 - SRAM PC-1110

Perangkat mesin penguji Connex memutar rantai 90 RPM.

Perusahaan Wipperman memiliki mesin penguji. Sekarang rantai diuji pada mesin uji dari produsen lain termasuk merek sendiri.
Pengujian dilakukan dengan dinamo pengerak, untuk menggerakkan beban, mengaitkan rantai di 52-gigi pada kecepatan putaran 90 rpm.

Lingkaran rantai uji dililitkan di sekitar chainring itu dan sekitar sproket baja solid 17-gigi yang terletak 400 milimeter (mewakili gigi sepeda dalam kombinasi 52 X 17 dengan chainstays 400mm.

Rantai sepeda terbaik buatan Jerman

Pengujian rantai dengan beban 60 kg (132 pon)
Mengingat percepatan gravitasi 10 m / s2, ini mewakili beban 600-Newton pada rantai.
Menjadi simulasi dari pengendara dengan berat badan 70kg (154-pon) serta sepeda yang beratnya 8kg (17,5-pon).

Simulasi untuk kecepatan mengendarai dengan delapan persen pada kecepatan 13k/h dan putaran 90rpm.
Setelah periode run-in dalam durasi tertentu, rantai dilepas dan dibersihkan.

Sebuah tabung sebagai simulasi kotoran dituangkan melalui bagian atas seperti penambahan air, pasir, dan minyak secara berkala langsung ke rantai saat proses pengujian berjalan.

Kelihatan bebannya cukup berat, tapi penulis mengatakan memang mengamati metode pengujian, dan bisa menjamin bahwa prosedur yang dilakukan masuk akal.
Akses pengujian berada di fasilitas terbatas, dan penulis sendiri yakin insinyur yang mengoperasikan tes ini orang profesional yang tepat dengan keahliannya.

Pengukuran panjang menjadi data, dilakukan setiap hari, dilakukan di atas tempat satu tempat dengan mikrometer panjang.
Rantai ditarik tegang di atas tempat pengukuran dengan massa 20kg berjalan di atas katrol.
Ini menciptakan massa efektif 10kg, atau beban 100N, yang kira-kira satu persen dari rata-rata gaya 10.000N yang diperlukan untuk memutus rantai.

Dengan rantai di tegangan, pengukuran yang tepat pada skala Vernier dibuat sambil melihat melalui kaca pembesar.
Disanalah data dikumpulkan dan mulai melihat berapa lama daya tahan rantai perlahan mulai memanjang 1% dan dianggap tidak layak pakai

Mengukur kerusakan rantai sepeda yang memanjang

Bagaimana hasil test dengan kinerja mesin penguji rantai

Ternyata, ada rentang yang besar dalam durasi yang dibutuhkan untuk setiap rantai ketika telah memanjang 1 persen dan dianggap rantai sudah tidak layak pakai.
Bila rantai telah memanjang mencapai 1% lebih, rantai dianggap rusak dan dapat merusak komponen lain.

Dampak pemindahan gigi menjadi tidak optimal. Rantai yang memanjak dapat membuat rantai melompat.

Bagian ini cukup menarik di pelajari bagi mereka yang memilih rantai.

Rantai Connex 11sX mengunakan bahan baja anti karat mampu bertahan mencapai 187 jam pengoperasian terus-menerus. Sampai rantai dianggap rusak.

Sedangkan rantai merek KMC mencapai target dengan memanjang setelah 41 jam saja setelah di uji dalam mesin.

Tes Wipperman dirancang untuk memakai rantai lebih berat atau lebih cepat rusak daripada penggunaan aktual.
Pada prakteknya tidak ada pengendara hanya naik bukit tanpa pernah meluncur menuruni bukit.

Juga, emulsi pasir, air, dan minyak yang diaplikasikan pada rantai sangat abrasif.
Jadi, pengendara yang membersihkan dan melumasi rantai mereka tidak mungkin mengalami waktu aus yang sama dengan yang diproduksi dari tes ini.

Tetapi petunjuk dari pengujian ini dapat dijadikan pedoman, ada perbedaan kualitas di setiap produk rantai sepeda.

Hasil test daya tahan rantai dan pendapat produsen

Rantai Wipperman  diakui paling kuat ada di model Connex 11sX yang lebih tahan dari semua model rantai.
Bahkan kekuatannya berada di atas rantai buatan Campagnolo sebagai salah satu produsen ternama dari Eropa.
Wipperman mengatakan rahasia sederhana dari produk Wipperman memiliki sambungan dan rol baja anti karat alias mengunakan bahan stainless.

Ada bahan dan teknologi lain yang berkontribusi pada daya tahan pemakaian rantai Connex 11sX.
Tetapi sambungan bagian dalam dan rol anti karat hal paling utama membuat rantai mereka lebih tangguh.

Connex 11sB ini juga memiliki roller stainless sebgai model lain yang di uji, dan Wipperman mengakui kualitas rantai kedua mereka berada dibawah model Connex 11sX.

Rantai Campagnolo ternyata masuk yang terbaik. Kontrol produksi mereka 100% sempurna.
Dengan disain rantai terus dikembangkan untuk menjaga usia rantai.

Apa yang membuat Campagnolo istimewa.
Fakta produksi rantai dirancang dan diproduksi sepenuhnya di Vicenza, baik dalam hal desain maupun produksi dari Campagnolog
Campagnolo memproduksi dengan sistem otomatis dan merakit bagian rantai melalui lini produksi yang dikendalikan komputer.

Shimano telah merancang sistem drivetrain yang menyeimbangkan semua faktor yang penting bagi pengendara.
Pihak Shimano menyebut, test di lab dapat berbeda dengan di lapangan.

Shimano menyebut drivetrain mereka akan tepat dengan rantai sepeda merek Shimano sendiri.
Hal itu merupakan ke khususan dari produk Shimano dengan pemindah gigi lebih halus antara rantai dan drivetrain yang satu pabrik.

SRAM menempatkan perbedaan.
Komentar mereka, pengujian diatas berbeda dengan pengujian SRAM sendiri dan kondisi di lapangan. Karena harus dilihat dari umpan balik di pasar.

FSA mengatakan hasil test sangat baik untuk pengujian terbuka.
Hanya memberi koreksi harga bahwa model rantai yang di uji sebenarnya bukan $37, tapi lebih murah $29.

Walau pengujian pada test tercatat 1% adalah kerusakan rantai.
Pada praktek, rantai yang memanjang 0,75% sudah disarankan untuk diganti.

Harga rantai dalam $, diartikan ketika rantai sepeda memanjang 1% pada batas yang ditentukan.
Adalah biaya pengantian rantai dengan batas daya tahan rantai.


  Merek Daya tahan 1% memanjang Harga rantai $
1 Connex 11sX 187 jam 0.25
2 Campagnolo Record 132 jam 0.45
3 KMC XT11SL Gold 112 jam 0.45
4 Connex 11sB 94 jam 0.48
5 Shimano HG 901 87 jam 0.51
6 Connex 11sO 85 jam 0.48
7 FSA N11 Team Issue 74 jam 0.35
8 Shimano HG 701 70 jam 0.51
9 Shimano HG 601 67 jam 0.40
10 KMC X11 93 58 jam 0.52
11 SRAM PC-XX1 57 jam 0.81
12 SRAM PC-1110 54 jam 0.26
13 KMC X11SL DLC 51 jam 1.85

Apa yang menarik dari hasil test daya tahan rantai
Harga rantai yang mahal, merek ternama pabrik drivetrain tidak menjamin kekuatan rantai.

Walau ada kekhususan dari rahasia pabrik, dimana merek yang sama antara komponen drivetrain dan rantai tidak akan membuat masalah.

Rantai SRAM memiliki harga paling mahal, dan daya tahan lebih rendah.
Shimano hanya selisih diatas SRAM, tapi harga lebih murah.
Pabrik rantai KMC memiliki satu produk paling lemah dengan harga lebih mahal dari usia pemakaian rantai. Tapi satu model masuk di urutan ke 3 terbaik

Produk rantai sepeda paling kuat
Di grup teratas.
Connex 11sX daya tahan paling tinggi untuk daya tahan, dengan biaya paling murah sebelum penguna menganti rantai.
Campagnolo Record posisi ke 2, walau harga 2x lebih mahal dari Connex 11Sx.
KMC XT11SL Gold memiliki rangking mampir sama seperti Campagnolo Record
Itulah 3 rantai terbaik untuk drivetrain 11 speed.

Satu grup dibawah rantai terbaik.
Connex 11SB juga ditawarkan lebih mahal dengan daya tahan sedikit lebih tinggi dari 2 merek dibawah ini.
Shimano HG 901 dan Connex 11sO dalam satu grup memiliki daya tahan diatas 85 jam pengujian atau sekitar 60% lebih tahan lama.

+ Connex Chain

Perbedaan rantai Shimano SLX vs XT

Seorang pesepeda menguji kekuatan rantai 12 speed SLX M7100 dan CM-M8100
Keduanya memiliki bobot yang sama, tetapi M8100 disana hanya selisih 20% lebih mahal dibanding rantai SLX M7100.

Apakah kedua rantai memiliki daya tahan yang sama.

Perbedaan rantai M7100 vs M8100

Penguji mengunakan rantai yang disambung dengan memotong separuh panjang rantai.
Agar test dapat di uji bersamaan, dan batas panjang rantai akan diukur sampai panjang rantai mencapai 0,5 inci, batas akhir 0,6 inci

Pengujian mengunakan sepeda MTB elektrik.

Menguji rantai Shimano M7100 vs M8100

Hasil test cukup menarik. Karena kemampuan rantai XT M8100 ternyata lebih kuat 60%.

Rantai SLX M7100 telah mencapai batas panjang yang disarankan untuk diganti setelah menempuh jarak 195km.
Angka 0,5 inci adalah batas rantai dianggap mulai mengalami kerusakan atau dipertimbangkan untuk menganti rantai.

Pengujian dihentikan setelah rantai SLX M7100 telah memanjang sampai 0,6 inci. Diatas 0,6 inci rantai mulai berdampak dengan kerusakan sprocket, disusul chain ring untuk sepeda biasa.

Daya tahan rantai Shimano XT M8100 bertahan pada 0,3 inci dengan jarak tempuh yang sama dengan SLX M7100.

Angka perkiraan pada kerusakan rantai Shimano XT akan tercapat pada jarak 325km untuk mencapai panjang 0,5 inci.

Selisih harga 20% membawa kemampuan rantai Shimano XT M8100 dengan daya tahan 60% lebih kuat.


Daya tahan rantai Shimano M7100 vs M8100