Goesbike - http://www.goesbike.com
Travel Tangkuban Perahu, Cikole, Sukawana, Situ Lembang, trek sepeda Bandung
http://www.goesbike.com/articles/397/1/Travel-Tangkuban-Perahu-Cikole-Sukawana-Situ-Lembang-trek-sepeda-Bandung.html
Henry Pangemanan
Trainer and Communication
 
By Henry Pangemanan
Published on 4 February 2010
 
Jalur sepeda Cikole, Sukawana, Situ Lembang dan kembali ke Parongpong. 100 biker dari komunits  Esia Goweser, Cijantung Cycle - Special Force Indonesia,  Lintas Artha, Astra Group dan Goesbike. Persiapan dengan peserta sebanyak itu memang tidak mudah, bahkan sudah disiapkan team evakuasi bila terjadi sesuatu dari 100 biker lebih. Start 8:30 sampai jam 16.00

Start awal
Sabtu 30 January 2010

Kring…., kring……; suara HP Esia saya tiba-tiba memecah keheningan dipagi yang sangat dingin disertai gerimis diseputaran Geger Kalong tepat jam 6 pagi sewaktu saya dalam perjalanan menuju Parongpong. “Selamat pagi mas Henry, mohon ijin; perjalanan kami terhambat karena truk kami mengalami pecah ban di KM 88 Tol Panci (padalarang – Cileunyi), mohon ditunggu…!!!” suara tegas yang langsung saya kenali sebagai Mayor Joseph dari Cijantung Cycling Community yang sedang dalam perjalanan menuju Tangkuban Perahu bersama 40 anggotanya; termasuk dalam rombongan Komandan Detasemen Markas Mako Kopassus Letkol Kartika.

“Siap pak…, berita diterima....;kami tunggu diatas....!!!” jawab saya sambil menutup pembicaraan dan mulai sibuk mengendalikan si Carvie (panggilan sayang Honda CRV saya) yang mulai menghadapi beberapa tanjakan berat disertai tikungan tajam yang ditemui mulai dari arah Jalan Gegerkalong menuju jalan Cihanjuang Parongpong tempat pertemuan pertama sebelum berangkat ke lokasi trip hari ini : Cikole – Sukawana – Situ Lembang dan kembali ke Parongpong. Hari ini sudah ditunggu-tunggu oleh puluhan gowesers yang berasal dari Esia Gowes sebagai pengundang acara dan beberapa komunitas undangan. 

Panitia photo bersama dilokasi meeting point dan Finish di Cihanjuang - Parongpong.



Tamu yang hadir dalam acara ini adalah; Cijantung Cycling Community yang anggotanya adalah gabungan dari anggota Kopassus yang bertugas di Detasemen Markas Komando, perwakilan dari Satuan 81 Gultor dan perwakilan dari Group 3 Sandi Yudha yang semuanya bermarkas di Cijantung yang membawa 40 anggota, Batujajar Cycling Community yang beranggotakan pelatih dan pembina dari Pusat Pendidikan Kopassus Batujajar yang menghadirkan 27 anggotanya dan dipimpin oleh Letkol Iwan Ma’ruf, Komunitas sepeda Lintas Artha, Astra Group dan juga para Broccoli (sebutan untuk gowesers) dari komunitas Goesbikers yang sebagian anggotanya adalah alumni Pangudi Luhur Jakarta tahun 1987. 

Total peserta sewaktu dilepas start ternyata 102 orang...!!!! Jumlah yang cukup fantastis untuk acara penaklukan medan hari itu yang tidak bisa dibilang mudah. Persiapan yang dilakukanpun tidak main-main oleh panitia, selain menyiapkan 2 Truk ayng akan mengangkut sebagian peserta yang berangkat dari Parongpong menuju lokasi Start di Cikole Tangkuban Perahu dan tentunya konsumsi mulai dari start, makan siang dan saat finish, dari panitia juga sudah menyiapkan satu ambulance lapangan jeep 4x4 yang menyertai peserta dilokasi yang sulit, satu kendaraan Mitsubihi L 200 Triton double cabin untuk evakuasi sepeda peserta apabila ada masalah sehingga tidak bisa meneruskan acara, 1 orang dokter medis beserta perlengkapannya dan dokter ini memang mempunyai kwalifikasi SAR (Search and Rescue) di Rimba, serta 2 orang pengendara bersama motor trailnya untuk mengantisipasi bilaman terjadi hal-hal tidak diinginkan ditengah medan sulit yang tidak terjangkau ambulance lapangan maupun bengkel lapangan Mitsubihi L 200 Triton. Persiapan yang sangat perfect dan patut dapat 4 jempol untuk panitia


Pembacaan doa bersama dilokasi Cikole sebelum start 102 peserta.




Wawancara dengan salah satu TV swasta Nasional dan harian Pikiran Rakyat Bandung sebelum start



Acara dibuka dengan doa dan briefing singkat kepada seluruh panitia mengenai kondisi medan yang akan dihadapi. Cukup surprise juga kami dari panitia,  sebagian peserta entah karena belum pernah bersepeda masuk hutan/off road ternyata membawa sepeda dengan spec On Road alias ban slick yang biasa digunakan dijalan raya dengan tebal ban dibawah 1.50…!!!! Bisa dibayangkan bagaimana caranya medan seperti Track Down Hill Cikole dilintasi oleh sepeda sepeda dengan spec untuk On Road……, kalau bukan karena memang fisik dan mentalnya 2 sampai 3 tingkat diatas orang biasa tentu akan langsung menyerah mengingat setelah Track Cikole ini masih dihadapi dengan track tanah merah yang licin, campuran batuan lepas dan kerikil, lintasan kebun teh, bahkan sampai penyebrangan basah melintasi sungai yang berada tepat ditengah perjalanan.

Road Captain kali ini adalah Om Yusron dari team Esia Gowes Bandung, karena beliau yang sudah membuat peta GPS dari seluruh rute beberapa saat sebelumnya, termasuk menyiapkan jalur evakuasi untuk ambulance lapangan, motor trail dan bengkel lapangan kalau terjadi sesuatu masalah dengan peserta ditengah track.

Next laporan perjalanan

Perjalanan 2 menuju Situ Lembang
Sabtu 30 January 2010

Persiapan start Etappe 1, Track Down Hill Legendaris Cikole




Memasuki track Down Hill Cikole tentunya merupakan suatu hal yang luar biasa kali ini, bayangkan saja… 102 peserta dengan spec sepeda beraneka ragam dan tentunya skill beragam pula harus masuk track yang biasa dilakukan oleh pembalap professional dari Timnas bahkan lomba internasional. Tentu saja menjadi agak menggelikan karena peserta yagn terjatuh didepan tentu bisa tertimpa rekan dibelakangnya kalau tidak pintar menjaga jarak. Terlampir beberapa dokumentasi yang berhasil dan yang harus sujud syukur mencium tanah Cikole karena lepas kendali

Ini kawan kita yang berhasil mendarat sempurna dan mendapat julukan mesin V8 – 5000 cc



Menurut ridersnya, ini bukan terjatuh persis didepan kamera; tetapi memberikan contoh jatuh dengan aman sekalian sujud syukur dengan mencium tanah karena acara ini akhirnya berlangsung juga….


Yang ini tidak untuk gowesers yang tidak mempunyai fisik dan mental luar biasa, menggunakan ban On Road untuk track Off Road…




Lanjut dari track Off Road Cikole, peserta langsung dihadapkan dengan single track yang benar-benar menguras tenaga, karena selain menanjak dan licin; beberapa lokasi bahkan tidak bisa digowes sama sekali…. Disinilah para prajurit menunjukkan keperkasaannya dengan menggotong sepeda sambil berlari…….., ayo mas……..; cepetan begini daripada dig owes……!!!!! Langsung bengonglah para gowesers sipil melihat fisik luar biasa dari para prajurit kebanggan bangsa mengangkat sepeda sambil berlari ditanah becek…..

Road Captain Om Yusron in action…




Om Tommy Gustavi dengan New Giantnya…., masih pake plat profit tuh om…



Sekilas Medan antara Cikole – Sukawana – Situ Lembang








Perjalanan 2 menuju Situ Lembang
 Sabtu 30 January 2010

Sekilas Medan Kurang lebih ¾ perjalanan menuju Situ Lembang, kami dihadapkan dengan Sungai cukup lebar yang pada pandangan pertama tidak terlalu berbahaya….. Yakin….????? Ternyata sungai yang seolah tenang tersebut mempunyai bagian yang cukup dalam, sehingga kalau salah mengambil langkah maka tenggelamlah kita dan resiko terseret pusaran air… Gak percaya….???? Satu peserta sempat hampir hanyut bersama sepeda-sepedanya, untung masih bsia diraih temannya; dan satu lagi terpaksa merelakan sepatunya yang terseret arus cukup besar ketika sedang dibersihkan…. Bagaimana lanjutnya….??? Tetap gowes dengan kaki telanjang…!!!!! Komando…..!!!!!!tara Cikole – Sukawana – Situ Lembang

Lintasan penyebrangan basah……, dilatar belakang ketemu kompi Resimen Mahasiswa Mahawarman yang dikawal prajurit Kostrad sedang latihan hutan





Apa yang terjadi setelah sungai…??? Ternyata tebing lebih dari 45 derajat yang dihadapi sehingga berapapun hebatnya skill tidak mungkin memanjat tebing dengan membawa sepeda. Terpaksa sepeda dilempar dulu keatas, baru pengendara naik dengan berpegangan akar pohon untuk mencapai sepedanya dan begitu selanjtunya. Belum cuaca yang berubah menjadi hujan gerimis dan akhirnya besar saat memasuki kawasan pintu gerbang Situ Lembang tempat Latihan Hutan Komando Pasukan Khusus TNI AD (Kopassus).

Padang rumput, tanah becek, kebun teh dan hutan pinus semua ada





Akhir perjalanan setelah 5 jam di tepian Situ Lemabng
 Sabtu 30 January 2010

Akhirnya setelah melewati 4 jam perjalanan (start jam 08.30); akhirnya rombongan pertama masuk si tepian Situ Lembang sekitar pukul 12.30 siang; dan saking panjangnya rombongan dan beragamnya skill serta spesifikasi dari sepeda maka peserta terakhir masuk di Situ Lembang sekitar pukul 15.30, beda 3 jam dari rombongan pertama..!!!!

Akibatnya tentu rute asli ke Istana Bunga dibatalkan, mengingat waktu sudah sekitar pukul 16.00 ketika rombongan terakhir baru menuntaskan makan siang mereka….. he he he…… siapa suruh terlambat masuk Situ Lembang om…… kekekek…….

Sebelum turun kelokasi Cihanjuang – Parongpong kami sempat photo narsis bersama :

Cijantung Cycling Community dari Detasemen Markas Komando Kopassus Cijantung



Yang ini gabungan dari Cijantung Cycling Community, Batujajar Cycling Community Pusat Pendidikan Kopassus serta dari team Esia Gowes, pemandu dan team tamu.



Ini asli Pasukan Esia Gowes baik dari panitia Bandung  maupun anggota Esia Gowes dari Jakarta serta Surabaya yang ikut hadir.



Bersama team tamu goesbikers – www.goesbike.com



Daerah Latihan pertempuran hutan KOPASSUS TNI – AD.



Etappe 2 yakni Track pulang dari Situ Lembang ke Parongpong tidak ada yang terlalu seru diceritakan, karena sebagian track berupa aspal dengan batuan lepas dan sebagian aspal halus... Sayang juga karena rute Situ Lembang – Istana Bunga terpaksa dibatalkan karena masalah waktu.

Akhir kata kami ucapkan terima kasih untuk seluruh team terkait yang mensukseskan acara ini, baik dari panitia, peserta maupun team tamu yang hadir.... Pengalaman sangat berharga menghadirkan lebih dari 100 gowesers dimedan yang sama dalam waktu yang sama tentu bisa menjadi panduan untuk membuat acara yang jauh lebih baik kedepannya. 

Sampai bertemu di petualangan berikut.........,

Salam gowes,

Henry.Pangemanan