Goesbike - http://www.goesbike.com
Gen manusia vs aktivitas fisik apa yang berubah
http://www.goesbike.com/articles/4030/1/Gen-manusia-vs-aktivitas-fisik-apa-yang-berubah.html
- -
Screw Man. With cycling hobby, and provide information to everybody with http://Goesbike.com.
 
By - -
Published on 31 July 2020
 
Tubuh manusia dengan mudah beradapatasi, seperti aktivitas fisik. Bagaimana peneliti mendapatkan perubahan gen terhadap kegiatan fisik kita, dan gen lebih siap menghadapi tantangan. Khususnya olahraga tipe daya tahan seperti berlari atau bersepeda.


Walau manusia terjebak dengan gen seumur hidup.

Ada kebiasaan hidup kita yang berdampak signifikan terhadap gen di dalam tubuh.

Penelitian yang diterbikan sebuah jurnal Cell menyarankan olahraga ketahanan seperti sepeda dan berlari dilakukn dalam jangka panjang.
Efeknya dapat meningkatkan cara gen yang berhubungan dengan metabolisme tubuh.

Kesehatan bersepeda

Dampak yang baik, mencegah terjadinya penyakit dari fungsi metabolisme tubuh kita sendiri. Apa saja.
Penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2.

Tidak itu saja, ini yang menarik. Dampak lain dapat mempengaruhi kinerja otot kita sendiri dari waktu ke waktu atau lebih lama.

Studi tersebut mengamati 40 orang dengan rentang usia 34 -53 tahun.

Mereka dibagi dalam 3 kelompok.
Pertama pelatihan ketahanan tubuh intensif setidaknya yang mereka lakukan selama 15 tahun terakhir
Kedua kelompok yang telah berlatih setidaknya dalam rentang 15 tahun.
Ketiga, mereka yang tidak aktif.

Hasil biopsi otot rangka dikumpulkan dari para peserta tersebut. Termasuk pemeriksaan RNA yang mengukur aktivitas lebih dari 20 ribu gen yang beradaptasi bagi mereka yang sering melakukan aktivitas daya tahan..

Hasil yang didapat
Mereka yang aktif, 1000 gen mengubah aktivitasnya dibanding yang tidak aktif.
Hanya 26 gen yang berubah dengan aktivitas latihan kekuatan, tapi perubahan gen terbesar terlihat terbentuk dengan orang yang aktif dengan sepeda dan berlari.

Melalui penelitian ini, kami mulai memahami lebih banyak tentang otot 'menafsirkan' berbagai bentuk latihan dan beradaptasi dengan cara tertentu, termasuk cara latihan ketahanan - seperti berlari dan bersepeda - dampak gen yang penting bagi kesehatan metabolisme," kata pemimpin penulis studi Mark Chapman, Ph.D., asisten profesor di Universitas San Diego,

Ternyata banyak rangsangan yang berbeda dapat mempengaruhi ekspresi gen manusia, katanya.
Termasuk apa yang kita makan dan sampai paparan sinar matahari.

Perubahan-perubahan ini berfungsi untuk lebih menyesuaikan aktivitas tubuh kita dengan rangsangan yang terima oleh gen.

Itulah sebabnya pelatihan ketahanan "mengajarkan" otot kita untuk meningkat lebih efisien, kata Chapman, karena gen beradaptasi dengan rangsangan yang diberikan, sehingga tubuh akan tampil lebih baik pada kegiatan berikutnya yang serupa.

Sebagai contoh, gen-gen yang terlihat berdampak dengan aktivitas fisik. Akan mengubah berapa banyak oksigen yang dikirimkan ke otot-otot kita.
Sehingga kita memiliki cukup bahan bakar untuk latihan ketahanan, kata Chapman.

Ketika kadar oksigen rendah selama perjalanan nanti, gen-gen ini menejadi aktif untuk membuat pengiriman oksigen lebih efisien ke tubuh.

Jika kita belum berolahraga setidaknya selama 15 tahun seperti peserta studi. Tidak ada kata terlambat untuk mendapatkan manfaat dari 15 tahun mendatang..

Para peneliti melakukan referensi silang data mereka dengan studi tentang ekspresi gen otot dari individu dengan diabetes tipe 2.
Menemukan ada dampak yang terjadi setelah satu bulan pelatihan ketahanan sudah membuat perbedaan besar dalam aktivitas gen.
Walau kita tidak dapat mengendalikan gen kita agar gen lebih efisien dan lebih siap. Tapi ada cara untuk mengendalikan mereka dengan membiasakan dengan peningkatan aktivitas fisik.

Kesehatan bersepeda tabel