Pada pukul 11.57 tanggal 29 Oktober 2020 lalu, Lucas Renaudin sedang bekerja di kantornya di bagian timur laut Paris.
Pada saat itulah sepeda fixed-gear Aventon Cordoba abu-abu metalik miliknya lenyap di curi dari fasilitas penyimpanan sepeda di gedung kantornya, dia mengetahui setelah melihat rekaman kamera keamanan.

“Awalnya saya tidak menganggapnya sebagai pencurian, melainkan lelucon dari temannya,” kata Renaudin, seorang mahasiswa bisnis studi-kerja berusia 20 tahun. Ternyata sepedanya benar benar hilang.

Awal November 2020, Céline Libert, seorang konsultan bisnis berusia 29 tahun yang tinggal di daerah yang sama di ibukota Prancis.
Pencuri masuk ke halaman rumah dan memotong kunci sepeda bekas Decathlon.

Jurnalis Pauline Chambost, 30, sepeda hadiah ulang tahun ke-10, hilang bulan Juli 2020
satu bulan setelah dia mengambil sepeda dari rumah orangtuanya di selatan Prancis.

Ada yang unik dari sebutah penduduk kota Paris.
Disebut segitiga bermuda alias sepeda sering hilang di sepanjang kanal Ourcq sampai stasiun metro.
Kadang sepeda yang dikunci, rodanya yang lenyap.

Ini tempat terburuk untuk sepeda,” kata Renaudin. “Jaringan mafia terorganisir untuk mencuri sepeda warga. Ketika semua orang yang saat ini mengendarai sepeda di Paris, memudahkan pencuri mencari sasaran"

Banyak sepeda curian berakhir di pasar gelap di bagian utara Paris dan di situs web daftar yang tidak dikontrol ketat.
Dimana penjual memposting foto stok besar sepeda di rumah mereka.

Pihak berwenang telah melakukan penyelidikan, kata surat kabar Prancis Le Parisien.
Mengunakan teknologi pelacak GPS yang disembunyikan pada sepeda yang sengaja di lepas sebagai umpan.
Sepeda dari Perancis ternyata bisa muncul di daerah Afrika Utara dan Eropa Timur, dengan kata lain sepeda hasil curian di kirim ke luar Perancis.

Seperti halnya banyak kota di seluruh dunia, bersepeda sekarang menjadi hal yang populer di Paris dengan pandemi virus korona yang membuat penumpang menghindari transportasi umum dan memilih kendaraan roda dua seperti sepeda.
Berkat penambahan jalur sepeda sepanjang 50 kilometer di kota. Yang menjadi bagian dari lebih dari 500 kilometer rute sementara yang ditambahkan di seluruh Prancis dikenal sebagai "coronapistes".
Datangnya teknologi sepeda listrik lebih murah dan lebih ringan, penggunaannya juga meroket.
Penyewaan sepeda pada September 2020, tercatat 187.000 perjalanan harian dilakukan dengan sistem berbagi sepeda kota Velib.

Dengan meningkatnya jumlah sepeda di jalan-jalan kota Paris, pencurian juga semakin meningkat.
Polisi Paris mencatat jumlah sepeda hilang hampir mencapai 5.000 sepeda dari periode anuari hingga September 2020.
Angka tersebut naik 62% dibandingkan tahun 2019 lalu.
Tetapi banyak yang tidak dilaporkan dan angka sebenarnya cenderung jauh lebih tinggi.
 
Tidak hanya di kota Paris. Lonjakan pencurian sepeda juga terjadi di kota kota seluruh dunia.
New York dari Maret 2020 - September 2020, sepeda yang dilaporkan hilang 4.477.
Naik 27% dibanding periode yang sama tahun 2019.

London, sekitar 3.079 sepeda lenyap sampai September 2020. Naik 50% dari data tahun 2019 yang tercatat 2004 sepeda hilang

Pencurian sepeda mempengaruhi masa depan penguna sepeda kedepannya.
Data dari penguna sepeda di Perancis, 1 dari 3 pengendara sepeda mengatakan sepeda mereka pernah hilang sekali selama hidupnya.
8% penguna sepeda yang pernah hilang, berhenti mengunakan sepeda. Dan 60% memilih tidak terlalu sering membawa sepeda mereka karena khawatir sepeda mereka hilang lagi.

Kejahatan tersebut dapat memengaruhi masa depan pasca pandemi bersepeda. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada bulan September oleh lembaga penelitian Prancis 6t, satu dari tiga pengendara sepeda pernah dicuri sepeda setidaknya sekali dalam hidup mereka. Penelitian tersebut, berdasarkan survei terhadap 4.000 orang dewasa yang tinggal di kota-kota Prancis dengan populasi setidaknya 200.000, menemukan bahwa 8% korban berhenti bersepeda karena pencurian dan 60% korban mengatakan mereka sekarang lebih jarang bersepeda karena hal itu.

Ide lain bagi pengendara sepeda, sebuah perusahaan membuat tempat untuk menyimpan sepeda dengan aman. Disebut Velobox yang dikenakan biaya bulanan.



Berdasarkan keputusan yang disahkan oleh Dewan Negara akhir November 2020, kebijakan utama lainnya untuk melawan bisnis pencurian akan dilaksanakan mulai 1 Januari 2021.
Semua sepeda baru - kecuali model anak-anak - yang dijual oleh pengecer di Prancis harus ditandai dengan nomor unik yang terdaftar dalam arsip nasional.

Tujuannya untuk membuat sistem seragam dengan database umum yang mudah diakses oleh penegak hukum, kata polisi Paris dalam sebuah pernyataan.
Identifikasi sepeda akan lebih mudah. Sistem seharusnya memiliki dampak pencegahan dengan membuatnya lebih sulit untuk menyembunyikan dan lebih mudah di telusuri.

Berbeda dengan Jerman lebih agresif, polisi memasang pelacak GPS di sepeda katanya.
Polisi Prancis tidak bisa melakukannya. Karena ada aturan tidak legal untuk mereka.
Bila sepeda di curi dari kota lain dan dijual di Perancis. Pihak kepolisian akan kesulitan melacaknya.
Karena informasi hanya diberikan secara regional, tentu tidak terlihat oleh warga dari kota lain.

Bahkan beberapa sepeda akan disimpan

Beberapa penguna sepeda melakukan langkah mandiri untuk mencari sepeda
Setelah sepeda Italia seharga 1.500 euro ($ 1.800) menghilang pada 30 September, insinyur berusia 32 tahun itu menggunakan Facebook untuk mengumpulkan data. “Saya heran, satu jam kemudian orang menemukan iklan untuk sepeda saya dijual hanya seharga 350 euro,” katanya. “Jadi saya membuat janji dengan penjual keesokan harinya.” Dia melaporkan ke satu tim kepolisian, beserta rincian yang di dapat. Beberapa saat penjual berhasil ditangkap, dan sepedanya dikembalikan ke esok hari oleh polisi.