Goesbike - http://www.goesbike.com
Daur ulang baterai sepeda listrik dari Specialzed dan Redwood pendiri Tesla
http://www.goesbike.com/articles/4088/1/Daur-ulang-baterai-sepeda-listrik-dari-Specialzed-dan-Redwood-pendiri-Tesla.html
- -
Screw Man. With cycling hobby, and provide information to everybody with http://Goesbike.com.
 
By - -
Published on 19 March 2021
 
Baterai sepeda listrik memiliki usia pakai sekitar 3-4 tahun. Kemana baterai tersebut berakhir, apakah menjadi sampah elektronik baru. Dalam beberapa tahun kedepan akan menjadi tsunami baterai bekas setelah penjualan sepeda listrik meningkat di tahun 2020. Solusi datang dari dua perusahaan ini.

Semakin populer sepeda listrik memunculkan ide masa depan transportasi.
Tapi memunculkan hal baru dengan tantangan unik.

Salah satunya, bagaimana baterai bekas sepeda listrik yang habis masa pakai dibuang.

Produsen sepeda Spesialized bersama salah satu pendiri Tesla mencoba menawarkan solusi untuk baterai sepeda listrik dapat memiliki usia pakai kedua.

Specialized, merek sepeda terbesar ketiga di AS, bermitra dengan perusahaan Redwood Material, yang dijalankan oleh Jeffrey “JB” Straubel, salah satu pendiri dan mantan chief technology officer Tesla.
Kedua perusahaan mencari proses untuk mendaur ulang baterai e-bike. Baterai tersebut, yang biasanya dipasang atau terintegrasi di dalam downtube sepeda

Daur ulang baterai sepeda listrik Specialized dan Redwood Tesla

Sepeda dibuat untuk bertahan seumur hidup, tetapi baterainya biasanya selesai dipakai dalam 3-4 tahun, kata Chris Yu, kepala bagian produk di Specialized.

Hal itu selalu ada di benak kami: apa yang harus kami lakukan terhadap bateari bekas?

Perusahaan di kota Carson, yang berbasis di Nevada didirikan Straubel pada tahun 2017 khusus sebagai pendaur ulang baterai mobil listrik.

Selain mengurai sisa dari proses pembuatan baterai Tesla dengan Panasonic, Redwood mendaur ulang baterai dari berbagai merek seperti Nissan, Amazon, dan lainnya.

Banyak baterai dari kendaraan listrik gelombang pertama , seperti Nissan Leaf, yang baru saja mencapai akhir masa pakai dan perlu didaur ulang.

Redwood Material berjanji semua daur ulangnya dilakukan di dalam negeri dan sebagian besar limbah elektronik di AS dikirim ke negara-negara berkembang dilebur dan  digunakan kembali serta melakukan proses pemulihan.

Tahun lalu, Wired menyebut perusahaan seperti itu sebagai "anti-Gigafactory".

Specialized akan mengambil kembali baterai e-bike yang habis melalui jaringan ritelnya.
Kemudian mengirimkan baterai tersebut ke fasilitas Redwood di Nevada Utara.

Langkah pertama adalah mencari tahu berapa banyak baterai yang dapat digunakan kembali, seperti berbagai konektor, kabel, plastik, dan komponen lainnya.
Setelah itu, Redwood akan memulai proses daur ulang bahan kimia, di mana proses mengupas dan memurnikan unsur-unsur terkait seperti nikel, kobalt, dan tembaga.

Persentase tertentu dari bahan yang dimurnikan itu kemudian dapat diintegrasikan kembali ke dalam proses pembuatan baterai.

Biasanya, tidak banyak yang bisa didaur ulang,” kata Straubel
Tapi perusahaan akan berusaha keras untuk benar-benar meminimalkan sisa limbah yang dapat dipisahkan dan digunakan lagi.

Specialized mengatakan pada akhir 2021, setiap baterai e-bike-nya akan "memiliki jalur" ke fasilitas daur ulang Redwood.
Yu dari Specialized menjelaskan hal itu agar pelanggan tahu layanan tersebut melalui pengecer lokal mereka atau pemberitahuan diagnostik dari aplikasi smartphone tentang perkiraan tanggal akhir masa pakai baterai e-bike.
Dan memberikan alternatif layanan daur ulang apa yang tersedia bagi mereka.

Perusahaan telah menguji coba proses ini dan sejauh ini, 100 persen paket baterai yang dikumpulkannya akan dikirim ke Redwood.

Dengan boomingnya penjualan e-bike, diperkirakan terjadi tsunami baterai bekas yang perlu didaur ulang dalam beberapa dekade mendatang.

Mungkin lebih dari sekadar sisa dari mobil listrik,
Bisa dilihat lebih banyak sepeda listrik dijual di Jerman pada tahun 2020 daripada semua mobil listrik yang dijual di Eropa.

Lebih dari 547.000 e-bikes terjual di Belanda tahun 2020, atau 54 persen lebih banyak dari total jumlah mobil, baik mobil biasa maupun mobil listrik.

130 juta e-bikes diperkirakan akan dijual secara global antara tahun 2020 dan 2023, menjadi kendaraan bertenaga baterai paling populer di planet ini.

Daur ulang limbah elektronik adalah bisnis yang terkenal nyaman, namun perusahaan yang mengirim bahan mentah ke luar negeri atau negara berkembang yang kekurangan infrastruktur untuk pemrosesan yang aman.

Ini telah menyebabkan bencana ekologi yang berkembang.
Straubel menegaskan Redwood berbeda karena mereka melakukan semua daur ulangnya di dalam negeri, bukan hanya proses pemisahan dan proses agregasi.
Dan perusahaannya akan transparansi maksimum, mengundang semua kliennya datang ke fasilitas tersebut dan memeriksa setiap prosesnya.

Straubel setuju, dengan mengatakan itu adalah pertanyaan yang ada di benak orang-orang yang membeli sebuah produk
Apa yang akan terjadi padanya ketika baterai tidak lagi dipakai?
Mereka ingin memastikan bahwa solusi yang ada tidak lebih buruk dari masalah yang muncul dimasa mendatang katanya.
Tapi bagi saya, ini kisah optimisme karena baterai ini sangat dapat didaur ulang, dengan proses dan metode yang tepat