Goesbike - http://www.goesbike.com
Pelumas rantai sepeda terbaik pilih Wet Dry atau Wax manfaat dalam pemakaian
http://www.goesbike.com/articles/4112/1/Pelumas-rantai-sepeda-terbaik-pilih-Wet-Dry-atau-Wax-manfaat-dalam-pemakaian.html
- -
Screw Man. With cycling hobby, and provide information to everybody with http://Goesbike.com.
 
By - -
Published on 18 August 2021
 
Pelumas Wet, Dry atau Wax sebagai pelumas rantai terbaik. Jangan salah pilih, lihat saja kebutuhan dan medan jalan, dan kenyamanan yang diberikan. Memilih pelumas rantai sebenarnya mudah, tapi produk apa dan bagaimana cara kerja pelumas yang kita butuhkan yang sulit. Ada beberapa kelebihan khusus dari bahan minyak pelumas untuk rantai sepeda.

Pelumas perlu diberikan ke komponen rantai sepeda, mencegah gesekan metal antara mata rantai dan gigi sepeda.
Di awal tahun 2000, tidak banyak produk untuk pelumas rantai sepeda. Banyak yang memiliki minyak Singer yang diperuntukan bagi mesin jahit.

Sekarang pelumas berubah, banyak model, kualitas dari beberapa bahan yang digunakan untuk rantai.

Diawal, pelumas Wet atau untuk medan basah, umum digunakan di sepeda gunung yang sering melintas di jalan tanah yang basah. Mencegah air masuk ke sela rantai dan mencegah karat.

Pelumas Dry atau kering menyusul setelah banyak penguna sepeda dalam kota, digunakan di medan jalan kering, tetapi pelumas dapat hilang ketika terkena hujan. Kelebihan pada rantai tidak mengalami kotoran seperti debu yang menumpuk, membuat rantai tetap bersih. Mengunakan pelapis seperti silikon pada rantai

Pelumas Wax disain baru, bahan dasar lilin. Cocok di medan kering dan memberikan kebersihkan pada rantai

Tetapi perlu diketahui, masing masing bahan pelumas tersebut berbeda untuk pemakaian.

Jenis pelumas  memiliki beberapa catatan dalam pemakaian berbeda.

Dry: Terbaik untuk kondisi kering, lebih tipis, lebih bersih, dan cenderung tidak meninggalkan bekas minyak. Mencegah debu menempel

Wet: Terbaik untuk kondisi basah, lebih kental dan tetap basah, mengotori rantai dan menarik debu tapi melepas air

All: Untuk medan kering atau basah. Yang ini sebenarnya paling mahal, karena kombinasi 2 bahan pelumas

Wax: Senyawa lilin cair dan kental lalu pelumas mengering dan mengelupas seiring waktu, membuang kotoran ketika terlepas.

Oil: Berbahan dasar minyak, cairan yang lebih encer, berupa semprotan aerosol.

Ceramic / nano particle: Pelumas partikel kecil keramik dan partikel mikro lainnya dalam bentuk lilin atau minyak, dapat mengurangi gesekan lebih baik.

Dari sisi pemakaian, pelumas memberikan perlindungan dari gesekan. Masalahnya dengan keunggukan khusus, harga pelumas tersebut tidak terlalu murah.
Untuk mengambarkan seperti apa kebutuhan pelumas sepeda kita, dapat dikenali masing masing keunggulan dari teknologi dan keunggulan masing masing produk.

Pelumas rantai sepeda terbaik dan cara pemakaian

Dibawah ini beberapa produk pelumas rantai dengan aplikasi berbeda.

Masuk sebagai produk terbaru dibanding pelumas minyak yang sudah puluhan tahun digunakan untuk pelumas rantai.
Salah satu bahan baru adalah Wax atau berbahan lilin yang ramah lingkungan.

Squirt Lube
Berbahan dasar lilin adalah salah satu pelumas yang paling mudah diaplikasikan, berkat teksturnya yang lebih tebal.
Kinerjanya yang tinggi dibanding harga.
Aplikasinya mudah, dan tidak perlu banyak perawatan, dapat diaplikasi setelah 3-4 kali perjalanan

WD40 Specialist Bike Wet Chain Lube
Mengatakan WD adalah bahan pembersih anti karat.
Kita dapat menjumpai produk WD untuk rantai sepeda, tapi disain untuk medan basah.

Pelumas basah ini memiliki masalah yang sama dengan pelumas basah lainnya
Karena debu dan kotoran dapat menempel di rantai. Memang ciri utama dari pelumas Wet kadang dapat menolak air tapi menyerap debu di rantai, jadi harus rajin membersihkan rantai.

Muc Off C3 Ceramic Dry Chain Lube
Diperuntukan untuk perjalanan umum, tipe rantai kering berbahah keramik.
Rantai tetap dilumasi dan menghindari debu yang menempel.
Tapi hindari perjalanan di waktu hujan, cairan pelumas dapat tersapu air.
Dan kita harus memberikan ulang pelumas.

CeramicSpeed - UFO Drip
Memiliki fungsi ganda dengan pelumas yang melapisi rantai dan menurunkan dampak gesekan.
Harganya tidak terlalu murah, di sisi lain pelumas tahan lama karena berbahan lilin.
Mengunakan cairan lebih kental, setidaknya 1 jam setelah cairan di teteskan dan membentuk lapisan tipis, setelah diberikan pelumas barulah anda mulai melakukan perjalanan.
Setelah cairan menempel di permukaan, cairan akan mengering melindungi rantai.

Wolf Tooth WT-1 Synthetic Chain Lube
Memiliki 2 fungsi ganda, mudah di aplikasikan, mudah di bersihkan.
Mitra produsen rantai ini adalah SCC Tech, mengabungkan  pelumas dan sedikit deterjen.
Sayang harganya relatif mahal karena 2 keunggulan bahan tersebut.

Dumonde Tech PRO X LITE
Pelumas berbahan minyak dengan teknologi polimer atau plastik cair.
Lapisan akan sedikit permanen setelah dipakai, membuat pelumas akan bertahan lebih lama dirantai.
Harga relatif lebih mahal, setelah dipakai akan lebih awet.
Ketika rantai mulai berisik, itulah waktu untuk memberikan pelumas selanjutnya.
Untuk membersihkan, cukup disemprotkan air ke rantai tanpa perlu memberikan cairan pelumas Dumonde kembali.
Beberapa mekanik mengunakan pelumas ini sebagai pilihan mereka.
Sayang bahan yang dipakai mungkin tidak ramah lingkungan. Dan proses pemakaiannya yang lebih spesifik, jadi baca lebih dahulu cara pemakaian yang baik.

Peaty's Link Lube Wet
Mengabungkan bahan dengan kekentalan tinggi dengan bahan dasar lilin agar pelumas menjadi kental.
Lilin membantu mempertahankan pelumas di permukaan rantai dan melindungi minyak sebagai bahan pelumas utama.
Dan lumpur tidak akan menempel

Diatas adalah beberapa merek dengan material baru untuk rantai. Masing masing memiliki kelebihan dan kekurangan dalam pemakaian.
Produk pelumas lain juga ada, dan beberapa merek OEM sepeda mengunakan komponen dari pabrik lain yang di rebrand ke merek mereka.
Produk lain yang lebih murah juga tersedia, khususnya produsen dari China. Dimana warga disana mengunakan sepeda, akhirnya produk mereka dapat masuk ke pasar ekspor.


Mengapa membutuhkan pelumas rantai?
Dari semua produk, ada alasan mengapa kita butuh pelumas rantai.
Pelumas rantai atau oli rantai bukan untuk mempertahankan kekuatan rantai agar awet selamanya.
.
Rantai kering dan berkarat, akan terjadi lapisan kotoran dan debu, rantai akan berderit, terjadi karat, sampai kondisi stres terbesar membuat rantai menyerah dan putus.
Rantai putus kadang diakibatkan pin anak rantai tidak kuat menahan mata rantai lain dan lepas.

Pelumas rantai melindungi dari karat yang terjadi, melindungi bagian metal, dan membuat rantai bergerak bebas, menekuk, dan menyesuaikan diri putaran gigi dengan pedal.
Sekaligus rantai mudah berpindah melintasi atas roda kaset / sprocket, menghasilkan perpindahan yang mulus, tenang, dan efisien.

Seberapa sering memberikan pelumas rantai
Tergantung.
Bila, melihat rantai terasa berisik, ada bercak gradasi, suara menderit
Itu indikator untuk memberikan pelumas.
Lihat tipe pelumas yang dipakai sesuai rekomendasi pabrikan.

Cara pengunaan
Pelumas berbahan dasar minyak, sebagian besar ahli merekomendasikan meneteskan satu tetes di setiap pin rantai
Cara memberikan pelumas sebenarnya sangat mudah
Putar 2x cukup lambat sambil memberikan tetesan pelumas ke atas mata rantai.
Durasi putaran 30 detik

Selesai memberikan pelumas, putar mundur sebanyak 15-20 putaran agar pelumas meresap dan menembus celah pin anak rantai.
Ambil lap dan bersihkan sisa pelumas yang berlebih, biasanya ada di bagian luar. Bila tidak di lap, khususnya sisa pelumas Wet akan menarik debu
Jangan khawatir pelumas akan tersapu oleh lap untuk dibersihkan, karena pelumas bukan berada di bagian luar, tapi berada di dalam pin anak rantai.

Pelumas berbahan minyak (Wet) adalah teknologi yang sudah lama ada. Tetapi harus rajin dibersihkan.

Pelumas berbahan Wax. Direkomendasikan setelah diberikan pelumas, dan biarkan semalam agar kering oleh udara dingin.
Membersihkan lebih mudah, cukup di semprotkan.

Tapi ingat lindungi bagian rem (rotor) dan dinding velg / rim.
Karena air yang disemprotkan dapat melepas lilin dan jatuh ke bagian rem atau velg. Kita akan repot harus membersihkan bagian yang terkena lilin tersebut.

Pelumas berbahan Wax / lilin, membutuhkan waktu. Setelah menempel maka kemampuannya lebih baik dibanding pelumas berbahan minyak biasa.
Bahan tersebut tidak bertahan lama, mungkin 1-2 kali perjalanan jauh maka perlu di berikan kembali.

Dengan keterangan dari beberapa produk diatas, setidaknya kita tahu tipe pelumas apa yang akan kita pilih. Tentu saja harga menjadi pertimbangan pertama.