Harga perangkat sepeda terkadang tidak masuk akal. Khususnya bagian drivetrain atau komponen seperti gigi, derailleur, disc break dan lainnya. Ada satu ide menarik bila anda ingin berinvestasi dalam jangka panjang tanpa meninggalkan komponen sepeda anda. Terlebih anda tidak suka menjual barang barang bekas anda.
Perlu bukti, tanyakan kepada rekan anda yang mengajak bermain sepeda
Coba saja tanyakan kepada rekan anda yang sudah mulai bermain sepeda gunung. Buat daftar dari rekan rekan yang anda kenal lalu tanyakan. Sudah berapa kali mengupgrade sepeda, berapa biaya yang dihabiskan, sudah ada berapa sepeda yang dimiliki. Bila perlu tanyakan juga, mengapa mereka membeli sepeda sampai 2 atau 3 buah.
Dari jawaban yang anda dapatkan, anda bisa menyimpulkan sisi baik bahwa "Saya tidak akan melakukan seperti yang mereka lakukan" atau "Saya akan mengikuti mereka"
Apa yang perlu dipertahankan dan dipikirkan lebih jauh dari investasi awal sepeda.
Komponen sepeda memiliki fungsi yang sama, bedanya terletak pada model, berat, jenis, kemampuan dan daya
tahan. Tetapi harganya bisa berbeda beda, bahkan tidak masuk akal. Untuk awal investasi, sebaiknya memilih komponen sepeda yang baik. Bukan yang
terbaik tetapi yang baik untuk anda.
Investasi tersebut diluar komponen Frame dan Shock Breaker atau Fork sepeda. Jadi hanya bagian drivetrain saja.
Misalnya anda hanya memerlukan
komponen jenis Shimano XT / SLX atau Sram X.9.
Komponen tersebut sudah terbukti handal, tidak terlalu mahal dan tidak terlalu
murah juga. Tetapi untuk waktu jangka panjang dapat di migrasi bagi sepeda baru
anda. Atau setidaknya anda mengunakan Shimano Deore dan SLX yang sudah 9 atau 10 speed. Ingat, kekuatan power sepeda bukan dari Drivetrain yang anda gunakan, tetapi paha dan betis anda sendiri. Sisanya adalah dari berat sepeda serta komponen lain seperti ban, velg, frame, pedal dan lainnya.
Contoh saja bagian headset
papan atas merek Chris King. Anda bisa mempercayai kemampuan
headset ini, dan bisa berganti ganti beberapa frame sepeda, tanpa menganti headset
baru.
Kedua masalah roda sepeda atau Wheelset yang bagus. Biasanya roda yang dirancang
dari pabrikan Wheelset (roda utuh dari pabrik) lebih ringan dibanding anda membeli roda secara
lepas (dirakit satu persatu). Harganya memang sedikit lebih mahal dibanding merakit dengan komponen yang sama. Kecuali anda memiliki banyak uang dan membeli komponen sangat mahal untuk
Wheelset rancangan pribadi, silakan merancang sendiri.
Merancang roda sendiri, seperti mengunakan komponen papan atas tipe XTR, Sram X0 atau hub kelas
Carbon, dan rim sangat mahal bahkan mengunakan jari jari atau spoke DTswiss
yang ringan. Hasilnya anggaran untuk roda ban sepeda anda saja akan membengkak. Dan
lebih murah menganti wheelset bermerek yang sedang sedang sedang saja. Menariknya komponen
seperti roda dapat berumur panjang, mungkin membutuhkan 3 kali pengantian frame
sepeda baru anda, sampai anda sendiri sudah bosan melihat roda atau sampai rim mulai penyok, lecet sejak pertama kali anda gunakan. Atau roda sepeda anda memang harus diganti karena umur pemakaian.
Bagian
yang perlu di ganti adalah Frame dan Shock atau fork untuk suspensi.
2 komponen ini memang perlu diganti bila anda ingin merasakan sesuatu yang baru.
Misalnya anda menganti frame dari hardtail ke Full suspension. Kedua komponen
sepeda baik frame dan shock harus mengikuti keinginan anda.
Misalnya anda ingin menganti ke Full Suspension Bike. Hal mutlak yang harus
diganti adalah membeli frame baru tipe fullsus. Dan menganti bagian Fork depan
yang rata rata lebih tinggi untuk sepeda Fullsus. Bagian yang satu ini perlu dibeli cukup mahal atau memang harus mahal. Tetapi nilai
jualnya cukup baik walaupun sudah menjadi barang bekas pakai.
Bila anda memulai membeli frame jenis hardtail dengan suspensi depan berukuran 100mm. Ketika anda ingin mengunakan sepeda full suspensi. Secara umum komponen yang harus diganti adalah frame tipe full suspensi dan shock depan. Setidaknya pengantia fork bersuspensi depan dengan panjang 120mm atau lebih. Perlu diketahui juga, setiap frame sepeda memiliki aturan untuk panjang travel shock depan. Bila membeli sepeda jenis Trail disarankan mengunakan 120-140mm, sepeda AM - All Mountain disarankan sampai 140mm. Cukup melihat konfigurasi yang diberikan oleh pabrikan sepeda.
Ada pengalaman dari cerita sebuah situs sepeda ternama. Jenis Shock per atau Shock Angin untuk fork depan yang terbaik. Boleh percaya atau tidak, Shock per lebih nyaman dari Shock angin (Air). Alasannya, benturan benar benar diredam oleh per, lebih tahan lama, bebas perawatan serta lebih murah. Masalahnya berat pengendara berbeda beda dan shock per relatif lebih berat. Shock angin memiliki kelebihan karena mudah di sesuaikan. Bila sudah cocok dengan shock fork jenis per, nikmatilah, akan lebih nyaman dan murah.
Sementara untuk komponen Drivetrain seperti gigi, shifter dan disc break dapat anda pertahankan. Kecuali anda perlu merubah ukuran ban. Anda hanya perlu menganti jenis rim atau velg yang lebih kuat. Atau setidaknya anda perlu merancang sebuah Wheelset baru yang anda idamkan.
Demikian juga jika anda menginginkan pengereman
lebih baik, cukup menganti rotor anda dengan ukuran lebih besar. Dan mempertimbangkan untuk mempertahankan bagian caliper rem anda dan hanya menganti ukuran rotor lebih besar. Perlu di ingatkan ukuran rata rata rotor diskbrake sepeda gunung yang digunakan adalah 6 inch. Bila suatu saat anda menginginkan rem sepeda anda lebih baik, bisa di perbesar ke ukuran 7 inch. Tetapi hanya bagian rotor serta adaptor caliper saja yang perlu di ganti. Sedangkan caliper lama masih dapat dipakai.
Kecuali anda ingin menaikan ke ukuran rotor 8 inch. Disini akan banyak yang terbuang. Bukan hanya pengantian Rotor dan Adaptor, kemungkinan Frame sepeda anda perlu diganti. Karena beberapa frame sepeda hanya dapat menerima ukuran 7 inch (maximum) rotor, bila diganti dengan 8 inch maka rotor akan menyentuh bagian frame. Demikian juga fork atau garpu depan anda. Beberapa produk hanya membatasi ukuran sampai 7 inch (maksimum)
9 dari
10 pendapat teman anda bisa saja salah
Jangan mengikuti pendapat teman teman anda. Misalnya membeli sepeda yang biasa
dahulu, atau membeli kelas menengah atau langsung mengarahkan diri anda sesuai saran 1 orang teman anda. Alasannya, Badan,
panjang kaki dan fisik setiap orang berbeda beda.
Teknik terbaik, coba sepeda yang anda inginkan.
Ukuran S dipilih untuk mereka
yang memiliki tinggi maksimum 160-170cm, M untuk tinggi badan 170-180cm, dan
L untuk diatas 180cm atau lebih tinggi dan terbesar disebut juga XL.
Tetapi ukuran tersebut bukan menjadi
patokan dari ukuran frame yang anda beli. Bisa saja mereka yang memiliki tinggi
diatas 175cm merasa lebih cocok mengunakan ukuran frame jenis M (medium) atau S (Small). Perlu di ingatkan bahwa setiap pabrikan memiliki teknik pengukuran tersendiri, dan belum tentu ukuran yang mereka berikan cocok dengan tubuh anda.
Saran
Tidak mengikuti saran membeli sepeda berdasarkan saran, tetapi anda tidak pernah
mencoba terlebih dahulu sepeda yang disarankan.
Dan jangan menimbang dari faktor emosi, sekali lagi lakukan persiapkan dan pelajari lebih dahulu sebelum
mengambil sebuah keputusan. Membeli sepeda terlalu murah tidak akan menghindari anda untuk terus mengupgrade sampai menganti dengan sepeda baru. Sampai suatu hari anda sadar, bahwa uang untuk sepeda sudah habis terlalu banyak. Dan menyadari bila anda sudah mengarah ke satu tujuan, sejak awal anda sudah membeli tipe sepeda yang anda idamkan.
Kecuali anda memiliki budget tak terbatas dan lebih suka memasuki toko toko sepeda setiap minggu. Saran diatas bukan sebuah saran yang baik.