|
|
Sentul
Up Hill Race, event yang diselenggarakan oleh komunitas IPDN (Ikatan Penikmat
Djalan Nandjak) pada 14 Maret 2010 kali ini didominasi dengan track menanjak
sepanjang 12km, sesuai dengan judulnya Up Hill Race. Lomba
ini adalah yang kedua kalinya, setelah sukses dilaksanakan tahun lalu tetpatnya
pada tanggal 17 Agustus 2009, yang baik dalam pelaksanaan pertama maupun
pelaksanaan kedua kali ini sangat banyak diminati para gowesers yang datang
dari berbagai kota di Indonesia. Mengingat besarnya animo peserta, maka jauh hari
panitia sudah membagi kelas para peserta sebagai berikut : ·
Kelas MTB Man Elite
(open) ·
Kelas MTB Woman Elite (open) ·
MTB Senior (19-30 thn) ·
MTB Master A (31-40 thn) ·
MTB Master B (41 thn
keatas) ·
Kelas Seli Man open ·
Kelas Seli Woman open ·
Kelas Eksekutif
(undangan) Salah satu yang membuat peserta ramai adalah
dimasukannya event ini dalam salah satu kalender lomba ISSI tahun 2010, dan
para pesertanya selain dari individu dan komunitas-komuntias sepeda juga
diikuti oleh salah satu klub eksekutif yakni MT.Bike Management yang
beranggotakan para atlit nasional MTB yang juga merupakan atlit binaan PAL
(Program Atlit Andalan) KEMENEGPORA (Kementrian Negara Pemuda dan Olahraga) Pada race kali ini Mt.Bike Management
memberangkatkan fullteam untuk atlet XC. Hasilnya tentu sudah dapat ditebak
bersama, Chandra Rafsanzani yang mendapatkan gelar King of Mountain kali
ini dengan menempati podium pertama, diikuti oleh Dadi Nurcahyadi dan di
posisi ke 3 Bandi Sugito. Di kelas Women Elite, Kusmawati Yazid dari
Mt.Bike Management finish dan menempati podium pertama. Kusmawati diikuti oleh
pembalap senior dari Jogja yang sudah berulangkali menyumbangkan medali untuk
Indonesia beberapa tahun lalu, yakni Nurhayati yang menempati posisi ke
2. Tak kalah dengan anak didiknya, Oki Raspati sebagai pelatih dari
Mt.Bike Management yang turun di kelas Master menempati podium ke 2 meskipun
start terlambat karena mengikuti acara pembukaan dari panitia. Sehari sebelum event, pada pagi harinya crew
Goesbikers yakni saya dan Budi Mugen yang turun lomba pada
hari minggu sempat mencoba medan mulai dari fying start di bundaran depan
kantor pemasaran Bukit Sentul, lanjut ke pintu gerbang utama dan setelah
perumahan Bukit Sentul belok kekanan baru dilanjutkan dengan siksaan jalan
tanjakan dengan medan aspal hancur ditambah bebatuan dan kerikil lepas yang
ditemui disepanjang jalan. Lebar jalan pada beberapa bagian yang hanya kurang
dari 3 meter tentu akan menyulitkan para peserta esoknya, apalagi info terakhir
jalan ini tidak ditutup untuk umum. Sore harinya crew goesbikers mendapatkan kesempatan
langka untuk ’mengawal’ team Mt.Bike Management untuk mencoba rute kembali dari
start sampai finish sekaligus mematangkan tehnik untuk lomba esoknya karena
tidak ada satupun atlit dari Mt.Bike Management yang mengetahui atau pernah
menjajal rute ini sebelumnya. Hujan deras tidak menghalangi 6 anggota team yang
berlaith sore itu untuk terus menanjak dalam kondisi petir yang sesekali
menyambar dan menggelegar memekakkan telinga. Bahkan untuk mencegah sepatu
basah, para atlit dari Mt.Bike Management tidak sungkan untuk mengenakan
kantong plastik ’kresek’ diluar sepatu sepedanya untuk menghindari sepatu basah
untuk digunakan lomba esok harinya.... Benar-benar kreatif dan pantang menyerah
yang ditunjukkan para atlit beserta pelatihnya Oki yang juga turun langsung sore
itu. Kerja keras yang berbuah manis....., crew
goesbikers mengucapkan Selamat untuk para pemenang lomba kali ini........., dan
salut untuk seluruh peserta serta panitia yang menyelenggarakan event ini;
karena paling tidak bisa semakin mengeratkan persaudaraan diantara sesama
gowesers penggemar sepeda... Salam, Goesbike Budi bersama pasukan Dedengot MTB H4 ![]() ![]() Sekilas latihan team MT.Bike yang diambil oleh Goesbike ![]() The Winning Team's ![]() |
|
|||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||