Jenis compound disk brake pad tidak membatasi produsen memakai satu bahan brake pad. Bahan Brake pad yang umum digunakan adalah brake pad Organic,vbrake pad Resin dan brake pad Metallic (Sintered). Dan terbaru adalah jenis brake pad Ceramic dan brake pad Carbon. Perbedaan bahan dari masing masing compound rem disk brake memiliki perbedaan sesuai keunggulan masing masing bahan.

Masing masing bahan disk brake pad memiliki kemampuan berbeda. Produsen Brake Pad menawarkan bahan berbeda sesuai dengan kemampuan dengan jenis Compound dan caliper rem.
Shimano memiliki 2 model brake pad, menyediakan disk brake pad Resin dan disk brake pad Metal. Resin digunakan untuk model rem kelas menengah dan atas, sedangkan brake pad jenis metal ditambahkan sebagai unit premium . Tetapi Shimano belum memilih bahan Organic. Shimano tetap menyediakan disk brake pad jenis Resin, karena memiliki rotor disk jenis Deore dengan bahan non SS atau besi biasa.

Produsen Hayes disc brake misalnya tetap mempertahankan bahan metal / sintered dalam pemakaian compound brake pad.
Alasannya untuk performa di segala medan. Bahkan ada juga satu model brake pad dari Hayes mengunakan jenis ceramic.  Tetapi difungsikan sebagai penampang dari bahan Sintered atau metal pad, dan ditujukan untuk pemakaian rem Hydraulic.

Ashima menawarkan brake pad subtitusi atau alternatif dengan gabungan 2 bahan berbeda. Disebut SOS brake pad, mengunakan kombinasi Sintered Organic dan Sintered pada satu permukaan. Ashima memberikan 2 teknologi berbeda dalam sebuah rem sepeda, sehingga bisa digunakan pada medan basah dan kering. Produk Brake Pad Ashima dapat digunakan oleh produsen lain, seperti rem disk dari Avid, Shimano, Hayes dan lainnya.

Pada gambar dibawah ini adalah tipe SOS, gabungan dari 2 ban compound berbeda pada satu model kanvas rem buatan Ashima




Ada lagi produsen disk brake malah memilih jenis Organic. Walaupun bahan cepat habis dibanding Resin dan Metal Pad, untuk kemampuan pengereman "konon" bahan Organic lebih handal.

Dimana perbedaan jenis brake pad dengan berbagai bahan seperti Organic, Metal, Resin dan Ceramic.

Secara umum dapat dilihat pada tabel dibawah ini .

Material Resin Sintered / Metal Organic Ceramic
Efek panas ke Caliper rem Relatif sedang Sangat tinggi Rendah Rendah
Performa medan Kurang baik di medan basah, karena compound menyerap air Sangat baik di medan basah Kurang cocok di medan basah Sangat baik di segala medan
Jenis Rotor Umum Diperuntukan untuk rotor jenis SS atau Stainless steels Umum Umum
Kekurangan
  • Tidak terlalu berisik
  • Respon cepat dalam pengereman
  • Mencegah panas berlebihan pada caliper rem.
  • Umur lebih pendek dari Metal Pad
  • Kurang baik dalam kondisi basah atau berlumpur

 

  • Baik digunakan pada medan basah.
  • Umur lebih panjang
  • Lebih panas dari Resin Pad
  • Membutuhkan waktu dalam pengereman
  • Berdampak pada Caliper. Karena panas brake pad akan mempengaruhi komponen lain.
  • Tidak berisik
  • Rendah menghasilkan panas
  • Cepat habis
  • Paling tahan panas dan menahan penyebaran panas pada caliper.
  • Tidak berisik
  • Mengurangi kerusakan pada rotor
  • Performa baik
  • Umur lebih panjang
Pemakaian
  • Cocok di medan kering
  • Pemakain sedang seperti XC
  • Pemakaian berat sampai kelas sepeda Downhill
  • Cocok di segala medan baik basah dan kering
  • Pengereman paling maksimum dalam medan kering
  • Tahan panas
  • Paling baik untuk rem hydraulic.
  • Konon dipilih dalam pemakaian race
Komposisi bahan metal
  • 30-60%
  • 60>%
  • <30%
  • ?
Harga
  • Sedang
  • Mahal
  • Paling murah
  • Mahal