Goesbike.com News Archive Bike Cyclist Adventure Photo Digital GPS Media - http://www.goesbike.com
Mengenal Bahan Brake Pad MTB
http://www.goesbike.com/articles/654/1/Mengenal-Bahan-Brake-Pad-MTB/Page1.html
Ebet Sangkilawang
Ebet Sangkilawang. Contributor. 
By Ebet Sangkilawang
Published on 6 July 2010
 
Jenis compound disk brake pad tidak membatasi produsen memakai satu bahan brake pad. Bahan Brake pad yang umum digunakan adalah brake pad Organic, brake pad Resin dan brake pad Metallic (Sintered). Dan terbaru adalah jenis brake pad Ceramic dan brake pad Carbon. Perbedaan bahan dari masing masing compound rem disk brake memiliki perbedaan sesuai keunggulan masing masing bahan.

Jenis Compound Brake Pad sepeda MTB
 Jenis compound disk brake pad tidak membatasi produsen memakai satu bahan brake pad. Bahan Brake pad yang umum digunakan adalah brake pad Organic,vbrake pad Resin dan brake pad Metallic (Sintered). Dan terbaru adalah jenis brake pad Ceramic dan brake pad Carbon. Perbedaan bahan dari masing masing compound rem disk brake memiliki perbedaan sesuai keunggulan masing masing bahan.

Masing masing bahan disk brake pad memiliki kemampuan berbeda. Produsen Brake Pad menawarkan bahan berbeda sesuai dengan kemampuan dengan jenis Compound dan caliper rem.
Shimano memiliki 2 model brake pad, menyediakan disk brake pad Resin dan disk brake pad Metal. Resin digunakan untuk model rem kelas menengah dan atas, sedangkan brake pad jenis metal ditambahkan sebagai unit premium . Tetapi Shimano belum memilih bahan Organic. Shimano tetap menyediakan disk brake pad jenis Resin, karena memiliki rotor disk jenis Deore dengan bahan non SS atau besi biasa.

Produsen Hayes disc brake misalnya tetap mempertahankan bahan metal / sintered dalam pemakaian compound brake pad.
Alasannya untuk performa di segala medan. Bahkan ada juga satu model brake pad dari Hayes mengunakan jenis ceramic.  Tetapi difungsikan sebagai penampang dari bahan Sintered atau metal pad, dan ditujukan untuk pemakaian rem Hydraulic.

Ashima menawarkan brake pad subtitusi atau alternatif dengan gabungan 2 bahan berbeda. Disebut SOS brake pad, mengunakan kombinasi Sintered Organic dan Sintered pada satu permukaan. Ashima memberikan 2 teknologi berbeda dalam sebuah rem sepeda, sehingga bisa digunakan pada medan basah dan kering. Produk Brake Pad Ashima dapat digunakan oleh produsen lain, seperti rem disk dari Avid, Shimano, Hayes dan lainnya.

Pada gambar dibawah ini adalah tipe SOS, gabungan dari 2 ban compound berbeda pada satu model kanvas rem buatan Ashima




Ada lagi produsen disk brake malah memilih jenis Organic. Walaupun bahan cepat habis dibanding Resin dan Metal Pad, untuk kemampuan pengereman "konon" bahan Organic lebih handal.

Dimana perbedaan jenis brake pad dengan berbagai bahan seperti Organic, Metal, Resin dan Ceramic.

Secara umum dapat dilihat pada tabel dibawah ini .

Material Resin Sintered / Metal Organic Ceramic
Efek panas ke Caliper rem Relatif sedang Sangat tinggi Rendah Rendah
Performa medan Kurang baik di medan basah, karena compound menyerap air Sangat baik di medan basah Kurang cocok di medan basah Sangat baik di segala medan
Jenis Rotor Umum Diperuntukan untuk rotor jenis SS atau Stainless steels Umum Umum
Kekurangan
  • Tidak terlalu berisik
  • Respon cepat dalam pengereman
  • Mencegah panas berlebihan pada caliper rem.
  • Umur lebih pendek dari Metal Pad
  • Kurang baik dalam kondisi basah atau berlumpur

 

  • Baik digunakan pada medan basah.
  • Umur lebih panjang
  • Lebih panas dari Resin Pad
  • Membutuhkan waktu dalam pengereman
  • Berdampak pada Caliper. Karena panas brake pad akan mempengaruhi komponen lain.
  • Tidak berisik
  • Rendah menghasilkan panas
  • Cepat habis
  • Paling tahan panas dan menahan penyebaran panas pada caliper.
  • Tidak berisik
  • Mengurangi kerusakan pada rotor
  • Performa baik
  • Umur lebih panjang
Pemakaian
  • Cocok di medan kering
  • Pemakain sedang seperti XC
  • Pemakaian berat sampai kelas sepeda Downhill
  • Cocok di segala medan baik basah dan kering
  • Pengereman paling maksimum dalam medan kering
  • Tahan panas
  • Paling baik untuk rem hydraulic.
  • Konon dipilih dalam pemakaian race
Komposisi bahan metal
  • 30-60%
  • 60>%
  • <30%
  • ?
Harga
  • Sedang
  • Mahal
  • Paling murah
  • Mahal



Produk subtitusi dari Brake Pad
Apakah kanvas rem atau brake pad harus dibeli sesuai merek yang sama.

Seperti keterangan sebelumnya , beberapa produsen menyediakan brake pad untuk produk lain. Shimano misalnya bisa mengunakan brakepad buatan Ashima dan Bengal. Produk tersebut dinamakan subtitusi. Bisa saja brake pad pabrikan lain memiliki kemampuan lebih, atau hanya menawarkan harga lebih murah dengan komposisi bahan berbeda.

Seperti apa bentuk produk subtitusi atau penganti tersebut. Bisa dlihat pada gambar dibawah ini.
Gambar kiri adalah brake pad asli buatan Shimano Deore 495 awalnya dirancang untuk Resin brake pad
Gambar kanan adalah brake pad buatan Bengal tipe Organic, dan dapat digunakan untuk rem Shimano model Deore 495
Disini ada 1 model rem, tetapi memiliki pilihan pada model kanvas rem berbeda.




Untuk lebih jelas, dapat dilihat closeup gambar dibawah dari kanvas rem Shimano dan Bengal.
Gambar kiri adalah produk asli Shimano M 08 tipe brake pad resin, gambar kanan adalah produk Bengal dengan brake pad Organic.

Keduanya memiliki bentuk sama dan di rancang bagi produk rem Shimano Mekanik. Tetapi jenis compound dari kedua produk berbeda. Demikian juga dengan harga. Brake Pad Shimano tipe Resin lebih mahal 2x lipat, dibandingkan produk Bengal yang kompatibel dengan brake pad Shimano M 08.
Kekurangan dan kelebihan tentu dapat dilihat pada tabel sebelumnya. Harga lebih murah dengan brake pad Organic atau memilih produk asli dengan bahan Resin.



Dimana posisi Brake Pad dan cara melepas pasang
Untuk keterangan tambahan yang satu ini, ditujukan bagi mereka yang ingin mengetahui dimana letak dari pemasangan brake pad rem sepeda gunung.

Ilustrasi dapat pada ilustrasi gambar dibawah ini
Brake pad dibawah ini adalah rem buatan Hayes MX1. Bagian paling besar pada gambar adalah Caliper rem disk brake sepeda.
Dimana posisi Brake Pad atau kanvas rem sepeda tersebut. Pada gambar kiri terlihat  2 buah strip lempengan merah. Disanalah posisi Brake Pad sepeda diselipkan pada bagian caliper rem.
Gambar kanan ketika kanvas rem (brake pad) dilepas dari caliper rem.



Bagaimana cara memasang dan melepas brake pad sepeda jenis disc. Masing masing produsen memiliki rancangan dalam pemasangan brake pad berbeda. Misalnya pada gambar atas, pemasangan brake pad buatan Hayes MX1 sangat mudah dilepas pasang. Tidak memerlukan tool, dan bisa ditarik begitu saja dan dimasukan kembali. Sehingga memudahkan untuk melepas dan memasang kembali bagian brake pad.

Berbeda dari produk Shimano misalnya harus mengunakan kunci L. Bagian brake pad ditahan sebuah baut. Bentuknya dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Baut harus dilepas dahulu sebelum mengeluarkan / mendorong brake pad keluar.




Bahan brake pad apa yang biasa digunakan untuk rem sepeda.

Lihat saja kebutuhan si pemakai. Apakah untuk XC keatas, atau menjadikan sepeda commuter atau untuk kelas Race.
Selanjutnya lihat kemampuan dari model rem yang ada. Apakah arga rem murah bisa menunjukan pemakaian compound yang murah.
Pertanyaan tersebut bisa dibenarkan, bisa juga tidak. Beberapa produsen masih mempertahankan brake pad jenis Organic, konon lebih handal untuk pemakaian tertentu, atau mengunakan kombinasi 2 bahan berbeda dan dipasangkan pada brake pad.

Tipe brake pad apa yang paling umum sehingga bisa digunakan untuk segala medan. Banyak pendapat atas bahan brake pad sesuai pengalaman masing masing pesepeda.
Sebagian besar pesepeda tetap memilih bahan metallic atau Sintered. Karena memiliki umur pemakaian lebih lama dan keuntungan pada semua medan.

Yang pasti, sebuah rem harus mampu menghentikan laju sepeda. Itu saja.