I Danuningrat
Finance Man, Ishak Danuningrat. Favorit Folding bike, Food, and Travel. How about you
View all articles by I Danuningrat
Apa benar ada perbedaan bila mengunakan jenis baterai NiMH dengan Alkaline untuk lampu sepeda.
Banyak penguna sepeda memilih baterai NiMH karena bisa di isi ulang. Tetapi apakah ada dampaknya bila digunakan bagi lampu sepeda dari jenis High Density LED
Pemakaian baterai Alkaline vs NiMH bisa merubah warna lampu atau tingkat cahaya bagi lampu sepeda dengan High Density LED. Hal tersebut disebabkan output baterai NiMH vs Alkaline memiliki perbedaan. Baterai NiMH memiliki output standar sampai 1.2V, Alkaline menghasilkan output 1.5V. Dari selisih keduanya saja sudah berbeda 0.3V.

Untuk mengetahui perubahan warna lampu atas dampaknya dengan jenis baterai. Kami mencoba menghitung berapa output total dari 4 buah baterai tipe AA di kedua jenis tersebut
Baterai Alkaline memiliki output 1.5Volt, total 4 baterai sekitar 6V. Hasil test dari multitester menunjukan dibawah ini, kondisi baterai dalam keadaan baru
Baterai NiMH, yang dicoba adalah tipe Energizer dengan kekuatan 2.45A dalam kondisi full charge. Output standar 1.2Volt, total 4 baterai menghasilkan 4.8Volt. Hasil test dari multitester menunjukan dibawah ini. Sedikit lebih tinggi, karena kondisi baterai yang prima. Rata rata sebuah baterai menghasilkan output antara 1.3Volt.

Selanjutnya percobaan atas hasil warna lampu LED sepeda terhadap kondisi baterai yang ada.