Mountain Bike News, Travel and Adventure Goesbike.com Media - http://www.goesbike.com
Choose the battery for High Density LED light a bike
http://www.goesbike.com/articles/84/1/Choose-the-battery-for-High-Density-LED-light-a-bike/Page1.html
I Danuningrat
Finance Man,  Ishak Danuningrat. Favorit Folding bike, Food, and Travel. How about you  
By I Danuningrat
Published on 10 September 2009
 
Jenis baterai apa yang terbaik untuk lampu sepeda. Apakah Rechargeable NiMH atau Alkaline. Hasilnya ternyata berbeda, efek dari sinar lampu bisa berubah. Apakah benar demikian

Output baterai NiMH vs Alkaline for High Density LED
Apa benar ada perbedaan bila mengunakan jenis baterai NiMH dengan Alkaline untuk lampu sepeda.
Banyak penguna sepeda memilih baterai NiMH karena bisa di isi ulang. Tetapi apakah ada dampaknya bila digunakan bagi lampu sepeda dari jenis High Density LED

Pemakaian baterai Alkaline vs NiMH bisa merubah warna lampu atau tingkat cahaya bagi lampu sepeda dengan High Density LED. Hal tersebut disebabkan output baterai NiMH vs Alkaline memiliki perbedaan. Baterai NiMH memiliki output standar sampai 1.2V, Alkaline menghasilkan output 1.5V. Dari selisih keduanya saja sudah berbeda 0.3V.



Untuk mengetahui perubahan warna lampu atas dampaknya dengan jenis baterai. Kami mencoba menghitung berapa output total dari 4 buah baterai tipe AA di kedua jenis tersebut

Baterai Alkaline memiliki output 1.5Volt, total 4 baterai sekitar 6V. Hasil test dari multitester menunjukan dibawah ini, kondisi baterai dalam keadaan baru




Baterai NiMH, yang dicoba adalah tipe Energizer dengan kekuatan 2.45A dalam kondisi full charge. Output standar 1.2Volt, total 4 baterai menghasilkan 4.8Volt. Hasil test dari multitester menunjukan dibawah ini. Sedikit lebih tinggi, karena kondisi baterai yang prima. Rata rata sebuah baterai menghasilkan output antara 1.3Volt.



Selanjutnya percobaan atas hasil warna lampu LED sepeda terhadap kondisi baterai yang ada.




Perbandingan antara baterai Alkalin dan NiMH ternyata merubah warna LED
 Untuk pengujian, dibandingkan dengan 2 buah lampu tipe Cateye HL EL530 secara bersamaan.

Hasilnya seperti gambar dibawah ini.
Pada sinar dibagian kiri berwarna sedikit kuning mengunakan baterai Alkaline, sedangkan sinar lebih putih mengunakan baterai NiMH dengan voltase lebih rendah.

Perbedaan sinar lampu bisa dijadikan indikator menurunnya performa baterai bila lampu mengunakan jenis baterai Alkaline. Tetapi untuk baterai Rechargeable seperti NiMH memang lampu akan bersinar lebih putih karena voltase yang ada memang lebih rendah dibandingkan baterai Alkaline. Kinerja lampu High Density LED pada sepeda akan sedikit redup bila mengunakan baterai rechargeable,

Apakah baterai NiMH tidak disarankan untuk meningkatkan performa output dari lampu LED. Hal ini tidak mutlak. Mengandalkan baterai Alkaline memang lebih terang, tetapi pemakaian secara periodik akan lebih mahal karena tidak bisa di isi ulang dibanding baterai NiMH Sedangkan NiMH harus dinikmati apa adanya sesuai kekuatan output 1.2V, mengingat voltage yang ada pada baterai NiMH lebih rendah dibanding baterai Alkaline.



.

Untuk membandingkan dampak pada tingkat cahaya antara pemakaian jenis baterai NiMH dan Alkaline.
Pada gambar dibawah ini terlihat sisi sinar Alkaline lebih terang dan spot lebih lebar dibagian dalam. Sedangkan sisi kanan dengan baterai NiMH memiliki spot warna putih dengan titik tengah tidak seterang dari lampu yang mengunakan baterai Alkaline.

Hasil perbandingan sinar lampu HL EL530, Alkaline Baterai ( <- Left), NiMH Baterai (Right ->) - (jarak 3 meter) Click for detail





Kesimpulan dari pemakaian 2 jenis baterai

Kualitas cahaya dari lampu sepeda dengan High Density LED dipengaruhi oleh tegangan baterai. Walaupun selisih tegangan dari baterai NiMH (1.2V) dan Alkaline (1.5V) memiliki perbedaan 0.3V dari masing masing baterai. Tetapi tidak banyak banyak menurunkan kualitas dari sinar lampu LED itu sendiri. Umumnya tegangan lampu LED memiliki default 3.7V untuk model 1W, sehingga masih bisa diberikan daya dari baterai standar NiMH dan Alkalin dengan tegangan 4.8V - 6V. Sementara voltage dari baterai ke lampu akan dijaga oleh driver chip secara kontan memberikan voltage 3.6V.

Baterai
Alkaline
NiMH
Dampak perbedaan voltase Maksimum kemampuan output High Density LED dapat dicapai secara maksimal. Relatif lebih rendah, tetapi dapat diterima.
  Sekali pakai Dipakai berulang ulang
  Output masing masing baterai lebih tinggi. Dengan standar > 1.5V Daya tahan tergantung kapasitas dan charger baterai dengan output antara 1.2V - 1.4V.
  Relatif lebih mahal karena sekali pakai saja. Lebih hemat untuk pemakaian periodik
  Power output dapat bertahan lebih lama. Power output harus di isi ulang secara berkala. (kecuali versi Eneloop)

Apakah para Biker perlu mengunakan baterai Alkaline untuk sepeda. Tentu saja tidak, tetapi bila menginginkan kemampuan lampu sepeda jenis High Density LED dengan kekuatan maksimal. Dianjurkan mengunakan jenis baterai Alkaline memang lebih unggul.