Finance Man, Ishak Danuningrat. Favorit Folding bike, Food, and Travel. How about you
Jenis baterai apa yang terbaik untuk lampu sepeda. Apakah Rechargeable NiMH atau Alkaline. Hasilnya ternyata berbeda, efek dari sinar lampu bisa berubah. Apakah benar demikian


Untuk pengujian, dibandingkan dengan 2 buah lampu tipe Cateye HL EL530 secara bersamaan.

Kesimpulan dari pemakaian 2 jenis baterai
Kualitas cahaya dari lampu sepeda dengan High Density LED dipengaruhi oleh tegangan baterai. Walaupun selisih tegangan dari baterai NiMH (1.2V) dan Alkaline (1.5V) memiliki perbedaan 0.3V dari masing masing baterai. Tetapi tidak banyak banyak menurunkan kualitas dari sinar lampu LED itu sendiri. Umumnya tegangan lampu LED memiliki default 3.7V untuk model 1W, sehingga masih bisa diberikan daya dari baterai standar NiMH dan Alkalin dengan tegangan 4.8V - 6V. Sementara voltage dari baterai ke lampu akan dijaga oleh driver chip secara kontan memberikan voltage 3.6V.|
Baterai
|
Alkaline
|
NiMH
|
| Dampak perbedaan voltase | Maksimum kemampuan output High Density LED dapat dicapai secara maksimal. | Relatif lebih rendah, tetapi dapat diterima. |
| Sekali pakai | Dipakai berulang ulang | |
| Output masing masing baterai lebih tinggi. Dengan standar > 1.5V | Daya tahan tergantung kapasitas dan charger baterai dengan output antara 1.2V - 1.4V. | |
| Relatif lebih mahal karena sekali pakai saja. | Lebih hemat untuk pemakaian periodik | |
| Power output dapat bertahan lebih lama. |
Power output harus di isi ulang secara berkala.
(kecuali versi Eneloop) |