Cianten lagi, trek sepeda gunung Cianten Karacak tetap indah. Pemandangan kebun teh, cuaca bulan Nopember 2010 umumnya agak mendung, sayang tidak hujan. Jalur sepeda gunung Cianten Karacak sudah sedikit berubah dibanding kunjungan pertama pada bulan Desember 2009.

Kali ini perjalanan diikuti oleh 26 pesepeda gunung. Sebagian besar dari komunias PL Cybro dan rekan sejawat yang ingin mencoba jalur Cianten Karacak bersama sama. Start dari Jakarta jam 6 pagi, menghadapi jalan yang padat dari melalui kampus IPB. Dan parkir di kantor bendungan Karacak.

Update tentang jalur ini

Ketika berangkat dari bendungan Karacak, saya sempat menanyakan bagaimana perkembangan rute sepeda gunung Cianten kepada kang supir angkot. Beritanya cukup asik, ternyata banyak perubahan pada jalur sepeda yang satu ini.  Angkot atau kendaraan umum untuk membawa pesepeda ke kebun teh Cianten, sekarang berpusat di kantor Bendungan Karacak.

Berita ke 1.
Tempat parkir disana memang dijaga oleh satpam kantor bendungan karacak, sedang tempat untuk parkir di kantor PLN yang bersebrangan dengan kantor bendungan karacak, konon sudah tidak diperbolehkan lagi untuk parkir pesepeda.



Berita ke 2.
Yang paling menarik adalah informasi untuk angkot (angkutan membawa sepeda keatas ) rute Cianten Karacak, kendaraan yang membantu dan membawa pesepeda keatas -> kebun teh Cianten sudah tersedia. Anda tidak perlu repot mencari angkot lagi di pinggir jalan raya. Setiap hari Sabtu dan Minggu selalu siap sedia. Minimal ada 2-3 angkot dipastikan stand-by pada hari Sabtu dan Minggu.
Bila kurang gimana, si om supir mengatakan, percaya saja dik. Angkot disini banyak, saya tinggal panggil teman teman. Katanya lagi "mau berapa mobil pasti ada"
Tarif masih sama, Rp.120.00 sekali jalan. Dan perjalanan ke atas memakan waktu sekitar 40 - 45 menit.
Saya sempat bertanya , tahun lalu agak sulit mencari angkot untuk keatas. Sang supir baru bercerita, bahwa rute sepeda gunung Cianten Karacak sudah ramai, setiap hari libur pasti ada yang naik keatas.
Wahh, ini kabar gembira. Setidaknya bisa bersanding dengan rute Rindu Alam dengan layanan akomodasi dari Gadog ke Puncak pas. Dan pengemar sepeda bisa memberikan kontribusi ke penduduk setempat, sedikitknya memberikan penghasilan tambahan bagi supir angkot. Terkadang ada mobil bak terbuka juga disediakan.

9:30, 26 pesepeda gunung tiba di warung titik start Cianten.
Setelah jumpalitan di dalam angkot, karena jalan keatas sudah lebih parah dari tahun sebelumnya. Semuanya sampai diatas, titik kumpul pertama.



Jam 10.07, 26 pesepeda dari rentang umur 30-40-50 an sudah siap berangkat dari titik start ke single track kebun teh Cianten. Tempatnya tidak jauh dari warung seperti gambar diatas, tinggal naik sedikit dan sampai ket tempat seperti gambar dibawah ini.
Karena ramai, mau jalan saja acaranya "cekakak cekikik dulu". Dan baru masuk kebun teh jam 10.20.
Digambar bawah tempat kami ngumpul, tepat di samping sebelah kanan bangunan semen ada jalan kecil untuk masuk ke kebun teh.



Dari jalan kecil tersebut nantinya tembus ke suasana di kebun teh dibawah ini



Lewat sedikit dari gambar diatas, akan terlihat pemandangan seperti dibawah ini. Hamparan perkebunan teh