Diawali dari "apakah chain line", memiliki hubungan dalam memasang crank dan bottom bracket. Chainline adalah garis rantai yang lurus pada posisi tengah gigi crank depan dan posisi gigi 5 belakang. Membentuk arah sejajar atau paralel dengan titik tengah frame sepeda. Apa hubungannya antara rantai dengan posisi gigi depan dan belakang sepeda dan frame sepeda.

Tujuannya untuk mengoptimalkan posisi rantai pada letak gigi (crank & cassette) sepeda. Dan berlaku untuk sepeda dengan multi speed dan single speed.
Khusus untuk sepeda yang memiliki perpindahan gigi, diperlukan data dari ukuran BB shell pada frame sepeda, berapa panjang tempat kedudukan bottom bracket / BB shell dan menentukan jumlah ring spacer yang akan dipasang pada bottom bracket. Sehingga gerakan lintasan rantai tidak perlu bergeser terlalu besa.

Posisi rantai sepeda terhadap gigi depan dan belakang akan mengikuti arah gerakan derailleur, tetapi sudut yang dibuat oleh rantai dirancang seminimal mungkin agar tidak bergeser terlalu besar antara crank (gigi depan) dan cassette (gear belakang). Pemasangan crank dan bottom bracket yang kurang tepat, membuat garis / jalur rantai miring dan dapat membentur gigi crank depan. Disini alasan mengapa diperlukan ring spacer pada bottom bracket.

Fungsi lainnya adalah untuk memberikan tempat pada kedudukan bottom bracket ketika frame perlu menambah perlengkapan dibagian drivetrain.

Dasar teknik


Tempat bottom bracket pada frame sepeda MTB memiliki beberapa ukuran standar, seperti lebar 68mm, 70mm, 73mm, 83mm dan 100mm.
Saat ini produsen sepeda dan komponen lebih banyak mengunakan ukuran 68 mm dan 73mm untuk kedudukan bottom bracket sepeda gunung.

Bagaimana mengukur kedudukan tempat BB pada frame sepeda, cukup mengunakan pengaris untuk mengetahui berapa lebar kedudukan bottom bracket pada frame sepeda. Gambar dibawah ini sebagai contoh untuk mengukur kedudukan bottom bracket. Sebagai contoh pada gambar dibawah ini, BB shell atau kedudukan BB memiliki panjang 68mm



Apakah kedudukan dari bottom bracket tersebut
Kedudukan Bottom bracket adalah tempat untuk menanam BB ke rangka sepeda. BB berfungsi untuk menahan posisi crank gear depan sepeda.
Bottom bracket modern umumnya memiliki 3 bagian utama
  • Mangkok BB drive (ukuran panjang), dipasangkan tepat disebelah crank.
  • Mangkok BB non-drive
  • Ring spacer, umumnya diberikan 3 buah dengan tebal 2.5mm
Dapat dilihat pada gambar dibawah ini (contoh bottom bracket Shimano Deore). Pada gambar bawah , ada 3 ring spacer ikut disertakan ketika membeli bottom bracket . Bagaimana dan untuk apa ring spacer bottom bracket tersebut.




Mengapa diberikan 3 buah ring spacer pada bottom bracket.

Bottom bracket umum sertakan juga 3 buah ring spacer. Tebal ukuran standar adalah 3 x 2.5mm, tetapi beberapa produsen pembuat BB ada yang memiliki ukuran berbeda, misalnya 2.0mm, 1.0mm dan lainnya. Ring Spacer adalah standar rancangan bottom bracket sepeda secara umum. Jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan yang ada sesuai prosedur dari disain masing masing produsen.

Mengapa ada bagian ring spacer tersebut
Produsen komponen sepeda ingin membuat produk mereka kompatibel, dan mengikuti standar ukuran dari industri sepeda.
Tetapi perkembangan teknologi sepeda gunung merubah satu standar menjadi lebih kompatibel dan fleksibel. Misalnya Bottom bracket 68mm bisa dipasang pada kedudukan bottom bracket berukuran 73mm atau 70mm. Disini fungsinya ring spacer, sehingga ukuran bottom bracket yang lebih kecil dapat dipasang pada kedudukan bottom bracket lebih besar

Hal lain untuk mengadaptasi bagi frame sepeda yang tidak biasa, atau dirancang dengan fungsi khusus.
Sepeda dengan tiang seat tube biasa (misalnya jenis hardtail) tidak memerlukan perlakuan khusus. Tetapi beberapa teknologi sepeda, khususnya sepeda full suspensi memiliki disain tersendiri bahkan unik. Posisi pemindah gigi depan / Front derailleur tidak bisa dipasang dibagian bawah seat tube seperti biasa. Komponen Front derailleur harus ditempatkan ke tempat lain, misalnya posisi Front derailleur ditanam langsung ke samping bottom bracket. Bentuknya disebut E-type, dimana pemindah gigi / Front derailleur mengantung pada bracket jenis E-type dan bukan pada tiang tengah dari frame sepeda.
Atau peralatan lain seperti Chainguide bisa ditanam ke bagian Bottom bracket.

Pada gambar dibawah ini beberapa bentuk Front derailleur dan chain guard yang dipasang pada bottom bracket