Riders yang sudah mengalami "kejenuhan" akan mencari hal-hal baru. Ini
terjadi pada komunitas sepeda H4 (Ha Ha Hi Hi), komunitas yang didirikan
pada tahun 2000 dengan ciri khas dari candaan dan celaannya sesuai
slogan mereka "no recet". 21 Agustus lalu mengadakan sepedaan malam hari sampai subuh di Rindu Alam Puncak sampai Gadog.
Perjalanan ke Gunung Tambora NTT. Bukan petualang tetapi mencari tantangan, bersama 4 rekan sepeda mencoba mendaki gunung Tambora dengan sepeda. Butuh perjalanan selama 4 hari menuju rute Gunung Tambora. Peralatan tidak kurang dari 30kg, bahkan sepeda harus di angkat sampai digendong dan ditarik. Pemandangan yang indah di ketinggian 2.800m dari permukaan laut
Satu lagi jalur sepeda khusus atau disebut Longhorn Bike Park, berada
di Cidokom Bogor. Ditujukan sebagai tempat pengemar sepeda untuk bermain di area
khusus (bike park). Dilengkapi jalur sepeda XC sampai Downhill. Longhorn Bike Park
Cidokom baru resmi dibuka pada Agustus 2010 mendatang, tetapi sudah dapat
dicoba ketika soft opening oleh komunitas pencinta sepeda pada 12 Juni
2010 lalu. Longhorn Bike Park dimiliki oleh Pak Agus yang ingin membuat
bike park untuk sepeda.
Perjalanan Ciwidey – Londok – Cihalimun - Cidaun. Dibagi menjadi 2 bagian. Hari pertama ditempuh dari Perkebunan Rancabolang Ciwidey ke Desa Londok dan Desa Londok – Desa Cihalimun. Awal perjalanan memasuk kebun teh. Trek pertama paling berat ketika memasuki hutan Cihalimun. Medan jalan yang dilalui adalah tanah bubur. Trek hari kedua adalah Cihalimun – Kabupaten Cianjur Selatan ke Cidaun. Total perjalanan mencapai 68 km
Trek sepeda gunung Telaga Warna Bagong, bersembunyi diantara jalan
menuju Danau Telaga Warna. Telaga Warna Bagong atau disebut TW Bagong
hanya memiliki panjang sekitar 2km. Tetapi jalur sepeda ini lumayan
menegangkan, mengingat trek sepeda gunung tersebut adalah jalur baru.
Kontur trek menurun melewati punggung bukit. Jalan yang dilalui adalah
jalan setapak, dan hanya cukup untuk 1 sepeda.
Jalur Kondangan Tengah Rindu Alam adalah trek sepeda gunung yang lebih
ringan dan singkat. Memotong diantara jalur Ngehe 2 Piramid dan jalur
kondangan. Jalur sepeda gunung Kondangan Tengah. Jalurnya separuh
berada di jalur Kondangan, sehingga disebut juga jalur Kondangan Tengah. Dari titk menanjak dari Taman Safari biasanya biker akan menghadapi
tanjakan super yaitu tanjakan Ngehe 1. Dari titik tersebut akan dipecah
menjadi 3 lintasan untuk sepeda gunung.
Rute sepeda gunung di Rindu Alam dan Telaga Warna dapat dinikmati
secara bersamaan. Bila biker mencoba melewati jalur Mini Downhill
Telaga Warna , maka akan turun di lapangan bola Migas. Biasanya biker
akan turun melalui jalan raya puncak, lalu melanjutkan naik ke arah
Taman Safari melalui jalan besar biasa yang ramai. Ada jalan singkat
memotong atau menyeberang di jalan raya Puncak, lalu kembali masuk ke jalur XC Kebun Teh
Gunung Mas. Hanya memotong 200 meter dan kembali menemukan jalan ke
arah kebun teh.
Jalur sepeda gunung memiliki 1 jalur tambahan yang khusus menuju ke
danau Telaga Warna dan disebut jalur Seger Alam. Banyak biker mengambil rute tersebut sebagai jalur
tambahan, dibanding langsung mengambil ke arah pintu masuk Telaga Warna. Rute
menuju danau Telaga Warna sekarang sudah rapi, dengan jalan batu yang
padat. Diawali dengan tanjakan keatas lalu turun menuju danau Telaga
Warna.
Rute Jakarta Bekasi ke Sukabumi dengan sepeda solo. Total 8 jam 32 menit dengan istirahat 2 jam, perjalanan berakhir di kota Sukabumi. Jarak tempuh 105 km lebih. Titik terberat ketika 20 km mendekati kota Sukabumi, dimana jalan menanjak sepanjang 20 km terakhir yang harus dilalui.
Rute klasik untuk sepeda di Bandung sampai ke Lembang pulang pergi.
Mulai banyak penggemar sepeda sebagian besar pernah melewati rute ini.
Tak heran setiap sabtu dan minggu pagi ratusan gowesers dari berbagai
kelompok umur memadati jalur klasik tersebut. Jaraknya kurang lebih 12
km dimulai dari dari Bandung kota sampai di Pasar Lembang. Bahkan jalur
tersebut dijadikan ajang untuu kejuaraan balap sepeda nasional tanjakan
Alpen Thropy yang rutin diselenggarakan pada setiap tahunnya.
Track Rindu Alam di Telaga Warna bukan melalui jalan berbatu saja. Ada satu jalur yang disebut Mini Downhill. Isinya, jalan yang minim tanjakan dan lebih banyak turunan. Disebut juga jalur Happy, tidak terlalu berkeringat tetapi tetap dinikmati. Jalur tersebut berakhir di sebuah lapangan bola dibawah kebun teh. Laporan kali ini menceritakan jalur sepeda dari titik Mini Downhill ala CrossCountry di Telaga Warna sampai menembus jalan aspal Gadog.
Track sepeda gunung Papandayan Pengalengan dari team Esia. Rute 36KM, diawali dari puncak gunung Papandayan. Awal perjalanan di kawah gunung Papandayan lebih banyak melakukan dorong sepeda. Titik ketinggian 2.400m dari permukaan laut. Rute yang dilewati termasuk permukaan kawah gunung Papandayan, jalur singletrack, melewati hutan tropis dan kebun teh. Track sepeda gunung Papandayan termasuk salah satu rute sepeda dengan pemandangan terindah di Jawa Barat.
Rute sepeda gunung Tajur Halang memiliki beberapa jalur. Kali ini team
Brocolli hanya melakukan perjalanan dengan waktu terbatas sampai jam 11
siang. Rute Tajur Halang di tempuh melewati kampung (umumnya melewati
jalan raya), menyusuri tanjakan aspal dan berbatu di sisi jalan raya.
Targetnya hanya mencapai patung kuda di ketinggian 650m. Perjalanan
dimulai dari jalan Semeru Bogor, mengambil arah ke taman hiburan
Jungle. Sampai di akhir titik jalan bertemu jalan kecil untuk memasuki
rute kampung.
Trek Rindu Alam, lagi lagi di lintasi oleh Brocolli dari Goesbike.com tanggal 6 Februari 2010. Kali ini di nikmati Full Ojek, agar lebih santai. Kebetulan berteme dengan Goweser dari Jerman dari baru 3 minggu di Indonesia. Langsung mencoba Trek Rindu Alam. DItambah seorang senior lebih tua, berumur 50 tahun-an. Buat Mr Gary si Biker Jerman bahkan rencananya hendak ke Bali dengan sepeda.
Jalur sepeda Cikole, Sukawana, Situ Lembang dan kembali ke Parongpong. 100 biker dari komunits Esia Goweser, Cijantung Cycle - Special Force Indonesia, Lintas Artha, Astra Group dan Goesbike. Persiapan dengan peserta sebanyak itu memang tidak mudah, bahkan sudah disiapkan team evakuasi bila terjadi sesuatu dari 100 biker lebih. Start 8:30 sampai jam 16.00
Main sepeda di Car Free Day Jakarta sudah biasa. Kalau jalan jalan dengan Segway bersama keluarga, mungkin ini yang pertama. Lihat saja
tampilan video dari team Brocolli, mengambil satu rekan bersama
keluarganya jalan jalan dengan Segway.
Bahkan sempat diabadikan di salah satu stasiun televisi JakTV pada hari
Minggu 31 Januari 2010 jam 19:20, terkait liputan Car Free Day Jakarta.
Car Free Day Jakarta 31 Januari 2010. Rintik rintik tidak menghentikan
suasana bebas kendaraan. Yang jam karet tetap saja ngaret, tetapi tetap
datang. Pagi pagi cuma om Ishak doang yang nongol, disusul Budi. Ternyata sudah ada yang lebih pagi. Agung juga nyusul dari HI "gue dari jam 6 pagi di Hotel Indonesia man". Jam 7 boo. Bali ngebut bareng keluarga sampai di depan FX. Porky dan Ocep entah kemana, masih on the way. Om Paul juga stand-by di HI, sudah menyiapkan kaos pertama Brocolli team.